GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Romantis! Begini Cerita BJ Habibie Saat Pertama Kali 'PDKT' dengan Ainun

Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie, dikenal sebagai sosok yang jenius dan juga memiliki rasa cinta yang besar kepada sang istri, Hasri Ainun Besari.
Senin, 11 Juli 2022 - 05:52 WIB
Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie dan sang Istri Hasri Ainun Besari
Sumber :
  • Habibie Center via JawaPos

tvOnenews - Mantan Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie, dikenal sebagai sosok yang jenius dan juga memiliki rasa cinta yang besar kepada sang istri, Hasri Ainun Besari.

Keromantisan dan perjalanan cinta keduanya, menjadi salah satu kisah yang cukup menginspirasi bagi sebagian pasangan di tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu dari sekian banyak bentuk romantis BJ Habibie untuk Ainun adalah dengan menulis banyak puisi dan bahkan menulis sebuah buku.

Selain itu, ada satu kisah menarik yang pernah Habibie ceritakan yaitu momen ketika ia pertama kali mendekati Ainun.

Dilansir dari dokumentasi wawancara tim tvOne dengan BJ Habibie yang diunggah di kanal YouTube tvOneNews (12/9/2019), Habibie menceritakan satu kisahnya dan Ainun di masa pendekatan atau PDKT.

Sebelum mulai mendekati Ainun, Habibie terlebih dahulu memastikan Ainun memiliki teman dekat. Hal tersebut ia akui karena tidak mau mengganggu jika memang Ainun sudah ada yang mendekati.

"Karena saya ga mau mengganggu dia, kan tidak fair toh kalo dia punya teman dekat dan saya ganggu-ganggu begitu. Kan saya rasa tidak baik." ujar Habibie dalam wawancara tersebut, dikutip pada Senin (11/7).

Habibie kemudian menceritakan secara detail bagaimana kisah pendekatannya dengan sang istri.

"Waktu itu kami berjalan, begini saya cerita, saya ke rumahnya ibu (Ainun), terus bertemu dengan Ainun, malam takbiran di rumahnya Ainun, saya pandangan mata beberapa kali, terus saya kembali ke rumah.” pungkas Habibie.

“Keesokan harinya saya dan ibu saya datang ke rumah-rumah kenalan ibu saya. Ibu saya sebagai orang tua sekaligus dia kenalkan dengan anaknya dong. Mungkin bisa ketemu jodohnya. Wajar kan?" lanjutnya.

Habibie juga menceritakan bahwa, saat itu ia berusia 24 tahun sedangkan Ainun berusia 23 tahun.

"Saya waktu itu usianya 25 tahun, 24 mau 25, terus ibu (Ainun) 23 mau 24. Tapi sebelumnya saya bilang sama Ainun, bagaimana kalo besok kita nonton barengan? Yes mau menonton, oke." ujar pria kelahiran Parepare tersebut.

"Terus saya datang ke rumahnya ibu pas lebaran. Waktu itu cuacanya baik, terus saya bilang ga usah nonton deh, kita jalan aja. Jadi saya (bilang) lumayan nih bisa jalan di luar.” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Habibie berinisiatif untuk menanyakan kepada Ainun apakah dia sudah memiliki teman dekat atau belum.

“Kita Jalan, buat ambil rute ke SMA Kristen di Bandung, cuacanya enak kan? Waktu sambil jalan itu, saya tanya sama dia 'eh ngomong-ngomong kamu udah punya kawan dekat ya?' (saya) tanya gitu. Dia diam.” tutur Habibie.

“Saya bilang 'begini deh, kita kawan. Antara kawan, kita itu harus terbuka. Tapi ada batas-batasnya. Dan saya tidak mau mengganggu masa depan kamu, karena itu saya tanya ya tulus aja apa adanya. Kamu harus jujur saja, tidak usah malu'.”

Habibie juga sempat mengungkapkan bagaimana ia terpukau ketika Ainun melihat ke arahnya, dan pandangan mereka bertemu.

“terus saya jalan, terus dia diem, dia berdiri dia lihat saya. Waktu dia liat nengok kepada saya, saya lihat kesekian kalinya wajah yang memukau, mata(nya) melihat ke mata saya.

Pria kelahiran 25 Juni 1936 itu pun merasa senang ketika Ainun mengatakan bahwa ia tidak memiliki seseorang yang sedang mendekati.

“Saya lihat, saya kaget, terus dia bilang 'saya tidak punya kawan dekat'.” ujar Habibie.

“Bagi saya, seperti lampu hijau” lanjutnya sambil tertawa.

“Itu, (waktu) terus bergulir” lanjutnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pendekatan tersebut, hubungan keduanya berlanjut sampai pada tahap hidup bersama hingga ajal menjemput.

Sang istri, Hasri Ainun Besari wafat di München, Jerman pada tanggal 22 Mei 2010. Sedangkan BJ Habibie wafat pada tanggal 11 September 2019 di Jakarta. (Mzn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Andrew Jung Bicara Jujur soal Situasi Sebenarnya ketika Bobotoh Invasi Lapangan di Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi

Andrew Jung Bicara Jujur soal Situasi Sebenarnya ketika Bobotoh Invasi Lapangan di Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi

Striker Persib Bandung, Andrew Jung, memberikan reaksi setelah Bobotoh menginvasi lapangan di laga kontra Ratchaburi. Duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sempat ricuh.
Penyidik Kejati Sumsel OTT Anggota DPRD Muara Enim Beserta Anak Kandungnya 

Penyidik Kejati Sumsel OTT Anggota DPRD Muara Enim Beserta Anak Kandungnya 

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan laksanakan operasi tanggap tangan (OTT) terhadap anggota DPRD inisial KT dan anak kandungnya KT berinisial RA.
Red Sparks Resmi Pertama Kalinya Cetak Sejarah Buruk di Liga Voli Korea, Tim Besutan Ko Hee-jin Kian Terpuruk

Red Sparks Resmi Pertama Kalinya Cetak Sejarah Buruk di Liga Voli Korea, Tim Besutan Ko Hee-jin Kian Terpuruk

Red Sparks untuk pertama kalinya mencetak sejarah buruk usai mantan tim Megawati Hangestri kembali menelan kekalahan di Liga Voli Korea 2025-2026.
Kasus Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Berakhir Damai, Pengemudi Siapkan Ganti Rugi Rp25 Juta

Kasus Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Berakhir Damai, Pengemudi Siapkan Ganti Rugi Rp25 Juta

Sementara itu, Murodih menegaskan usai adanya mediasi dari keduanya, saat ini perkara tengah dihentikan.
Di Hadapan Investor AS, Prabowo Pamer Rekam Jejak RI: Tak Pernah Sekali Pun Gagal Bayar Utang

Di Hadapan Investor AS, Prabowo Pamer Rekam Jejak RI: Tak Pernah Sekali Pun Gagal Bayar Utang

Pemerintahan baru, kata dia, tetap menghormati kewajiban yang dibuat rezim sebelumnya, bahkan jika berasal dari rival politik.
Pramono Berharap Tawuran Perang Sarung saat Ramadhan Tidak Terjadi di Jakarta

Pramono Berharap Tawuran Perang Sarung saat Ramadhan Tidak Terjadi di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta mengantisipasi terjadinya hal-hal yang membahayakan selama bulan Ramadhan.

Trending

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT