News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perjalanan Hidup Seorang Koes Hendratmo

Koes Hendratmo sudah menggeluti dunia tarik suara sejak umur 15 tahun. Hendratmo pernah bergabung dengan salah satu band lokal bernama 'Riang Ria' di Yogyakarta, Jawa Tengah.
Selasa, 7 September 2021 - 18:46 WIB
Koes Hendratmo Memiliki Senyum yang Khas
Sumber :
  • www.pendopokoeshendratmo.com

Jakarta - Lahir di Kediri, Jawa Timur pada tanggal 9 Februari 1943, Koes Hendratmo sudah menggeluti dunia tarik suara sejak umur 15 tahun. Hendratmo pernah bergabung dengan salah satu band lokal bernama 'Riang Ria' di Yogyakarta, Jawa Tengah. Hendratmo bersama bandnya sering mengikuti kompetisi band seperti kompetisi musik internasional Elvis Presley, Louis Armstrong, Andy Williams, Matt Monroe dan iko pop Indonesia Rahmat Kartolo dan Onny Suryono.

Pada tahun 1964, Hendratmo kemudian pindah dari Yogyakarta ke Jakarta. Hendratmo kemudian bergabung dengan band di Jakarta bernama 'Dharma Putra Kostrad' pada tahun 1967 dan menjadi vokalis utama. Pada tahun yang sama Hendratmo merilis rekaman pertamanya yang berjudul 'Lambaian Bunga' di bawah label Elshinta Records. Pada tahun 1968 rekaman keduanya dirilis Ramayana Records berjudul 'Wanita Wanita - Koes Hendratmo Pop Indonesia Vol.1'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari empat dekade bergelut di dunia musik, Hendratmo akhirnya ditawari pertunjukan dan peran film yang tak terhitung jumlahnya. Pada akhir 1970-an, bersama dengan mentor dan teman dekatnya Kris Biantoro, Hendratmo membintangi film berjudul "Magelang Kembali" sebagai seorang prajurit. Film tersebut menggambarkan perjuangan mempertahankan Magelang dari penjajah Belanda.

Meskipun telah membintangi banyak film, hasrat Hendratmo ternyata masih di bidang musik. Hendratmo memiliki bakat untuk meniru banyak suara penyanyi terkenal termasuk Engelbert Humeperdink, Tom Jones, Andy Williams, Johnny Mathis, Louis Armstrong, Elvis Presley dan Mario Lanza. Antara tahun 1970 - 1980, Hendratmo kemudian menggelar konser keliling Indonesia. Sejak saat itu, karirnya pun naik hingga ke taraf Internasional.

Koes Hendratmo juga terkenal sebagai pembawa acara profesional. Pada tahun 1986 Hendratmo dipanggil oleh Ratu Kuis senior Indonesia, Ani Sumadi untuk mengambil bagian sebagai pembawa acara salah satu acara kuis yang baru dibuatnya yang disebut Berpacu Dalam Melodi. Acara tersebut menjadi fenomena sekaligus menorehkan nama Koes Hendratmo sebagai salah satu MC terpopuler dan bergaji tinggi di Indonesia. Acara kuis yang menampilkan berbagai pertanyaan trivia mulai dari notasi musik hingga sinopsis lagu itu menguji wawasan peserta akan pengetahuan musiknya. Pesertanya beragam, mulai dari tokoh masyarakat, artis hingga profesional.

Berpacu Dalam Melodi akhirnya menjadi tontonan seluruh keluarga di Indonesia dan bertahan selama 18 tahun ketika ditayangkan di TVRI. Di waktu senggangnya, Hendratmo bahkan menjaga staminanya dengan bermain tenis dan golf. Kemudian pada tahun 2000, Hendratmo menandatangani kontrak baru dengan salah satu Stasiun TV Swasta Indonesia, di mana ia menjadi pembawa acara salah satu variety show paling populer, PESTA (Pentas Sejuta Aksi). 

Pada tahun 2002, kemudian salah satu stasiun TV swasta Indonesia membeli hak siar 'BERPACU DALAM MELODI' dan 'PELANGI KHATULISTIWA'. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koes Hendratmo juga seorang ayah dari tiga orang anak, Hendra Perdana, Bonita dan Candisa. Kini, Hendratmo menikmati hidupnya bersama pasangannya yang memiliki passion yang sama di dunia MC, Aprilia Soebroto, mantan reporter/pembawa berita TVRI dan pembawa acara Talk Show CNA Singapore.

Pasangan ini kemudian memulai sejumlah bisnis baru seperti Event Organizer bernama KHAS (Koes Hendartmo-Aprilia Soebroto), katering, sejumlah produk dan lain-lain. Dua tahun kemudian mereka mewujudkan passion mereka sebagai Instruktur Menyanyi dan MC melalui sebuah kelas bernama "Klinik Bernyanyi & Master of Ceremony Koes Hendratmo" dimana keduanya mengajar untuk menyempurnakan bakat menyanyi dan keterampilan MC orang-orang.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral