News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aliansi BEM Seluruh Indonesia Geruduk Istana Negara Hari Ini, Tolak Kenaikan Harga BBM

Gelombang aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus meningkat di Tanah Air, khususnya di pusat pemerintahan, Jakarta.
Kamis, 15 September 2022 - 10:26 WIB
Ilustrasi mahasiswa demo
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOne

Jakarta - Gelombang aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus meningkat di Tanah Air, khususnya di pusat pemerintahan, Jakarta.

Kali ini, giliran mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan melangsungkan aksinya kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator Pusat Aliansi BEM Seluruh Indonesia Muhammad Yuza Augusti mengungkapkan pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

Dia mengatakan aksi dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Yuza mengajak seluruh mahasiswa, masyarakat dan buruh untuk hadir dalam aksi penyampaian aspirasi itu.

"Kami dari Aliansi BEM Seluruh Indonesia memanggil mahasiswa, masyarakat, buruh dan siapapun yang siap melakukan perlawanan. Lantangkan suara dan tumpahkan segala kekecewaan," ucap Yuza, Kamis (15/9/2022).

"Kami mengajak kawan-kawan semua untuk kembali melakukan aksi," tambah dia.

Aliansi BEM Seluruh Indonesia juga mengunggah sebuah poster digital di akun Instagram-nya berupa seruan untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia seraya bergabung dengan aksinya.

Dalam poster yang berlatar warna merah tersebut, tampak tulisan "Harga BBM Naik, Jokowi Bohong Lagi" sebagai background poster.

Adapun kalimat ajakan dalam poster tersebut, yakni "Seruan Aksi Nasional II" #IndonesiaGawatDarurat #TolakKenaikanBBM #RakyatBangkitMelawan.

"Kamis 15 September 2022 11.00 WIB - Selesai di Istana Negara," tulisnya dalam poster.

Menurutnya, aksi ini kembali digelar guna menindaklanjuti ultimatum pada aksi demonstrasi sebelumnya.

"Lagi-lagi kami dibuat kecewa dengan ketidakadaannya pemenuhan tuntutan oleh pemerintah," ucapnya, saat dihubungi tvOnenews.com.

Dia menjelaskan pada tanggal 8 September 2022 lalu Aliansi BEM Seluruh Indonesia turun aksi menolak kenaikan harga BBM bersubsidi di Istana Negara.

"Sayangnya presiden beserta pihak pemerintah tidak menemui massa aksi sehingga tuntutan tidak tersampaikan dengan baik," tuturnya.

Dengan keadaan yang demikian, kata Yuza, Aliansi BEM Seluruh Indonesia memberikan ultimatum kepada pihak pemerintah selama 7x24 jam dimulai sejak tanggal 8 September 2022 untuk memenuhi tuntutan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila tidak dipenuhi maka Aliansi BEM Seluruh Indonesia akan kembali turun aksi dengan massa yang lebih banyak lagi.

Yuza menyebut aksi yang akan digelar pada siang hari ini akan menghadirkan massa dari berbagai kampus di Jabodetabek dan luar pulau. Dia memperkirakan massa aksi yang hadir sekitar 6.000 orang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Selengkapnya

Viral