News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi: Berjalan Lancar, Aman, dan Tertib

Polda Metro Jaya menyebut unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM dari berbagai elemen masyarakat berlangsung aman dan kondusif.
Selasa, 27 September 2022 - 22:19 WIB
Sejumlah Personel Brimob Polda Metro Jaya Mengendarai Sepeda Motor Saat Mengamankan Aksi dari Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Polda Metro Jaya menyebut unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM dari berbagai elemen masyarakat di depan Komplek Parlemen Senayan Jakarta Selatan dan Bundaran Patung Kuda Jakarta Pusat berlangsung aman dan kondusif.

“Alhamdulillah aksi unjuk rasa hari ini di depan gedung DPR/MPR dan Patung Kuda hari ini berjalan lancar, aman, dan tertib," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Selasa (27/9/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zulpan mengungkapkan konsentrasi massa terbanyak berada di depan gedung DPR/MPR yang terdiri dari massa Komite Nasional Pembaharuan Agraria (KNPA) yang berjumlah kurang lebih 2.570 orang, dan massa dari BEM SI berjumlah 200 orang.

Sementara itu massa yang melakukan demo di Patung kuda, Jakarta Pusat berasal dari berbagai aliansi buruh.

Massa mulai membubarkan diri dengan tertib dari depan gedung DPR/MPR sekitar pukul 17.00 WIB. Sedangkan di Patung Kuda sekitar pukul 16.00 WIB.

"Semua berkat kerja sama yang baik dari para massa aksi, dan juga personel Polri yang berjaga, yang mengedepankan tindakan humanis dan persuasif," kata Zulpan.

Untuk pengamanan aksi unjuk rasa hari ini, Polda Metro Jaya bersama TNI menurunkan 4.400 personel gabungan dalam rangka pengamanan aksi demonstrasi.

Polda Metro Jaya juga menurunkan 30 personel kepolisian dari 'Pasukan Basmallah' untuk mengawal jalannya aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tugas 'Pasukan Basmallah' dari Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Metro Jaya adalah melantunkan doa dan selawat agar aksi berlangsung lancar, tertib dan tidak ada aksi anarkis.

Adapun tuntutan massa aksi hari ini adalah agar pemerintah mengoreksi Proyek Strategis Nasional, menghentikan kriminalisasi petani, nelayan, masyarakat adat dan aktivis, serta menuntut reformasi agraria, serta menolak kenaikan harga BBM. (ant/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gangguan Listrik Berdampak Bagi UMKM

Gangguan Listrik Berdampak Bagi UMKM

Gangguan pasokan listrik yang terjadi selama dua pekan terakhir telah membawa dampak besar bagi kelangsungan dunia usaha khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Antusiasme Masyarakat Isi Libur Sekolah Gunakan Kereta dengan Tiket Diskon 30 Persen

Antusiasme Masyarakat Isi Libur Sekolah Gunakan Kereta dengan Tiket Diskon 30 Persen

PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat lebih dari sepuluh ribu pelanggan telah memanfaatkan program diskon tiket 30 persen sejak hari pertama pelaksanaan.
Draman Roy Suryo dan Dokter Tifa, Tolak Pakai Baju Tahanan hingga Tanda Tangan Dokumen Penahanan

Draman Roy Suryo dan Dokter Tifa, Tolak Pakai Baju Tahanan hingga Tanda Tangan Dokumen Penahanan

Kuasa hukum Roy Suryo dan dokter Tifa, Ahmad Khozinudin, mengungkapkan kliennya memilih tidak menandatangani berita acara pengalihan penahanan dari kepolisian ke kejaksaan.
Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Jalan Cimanuk Maktal, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditangkap usai menganiaya ayah tirinya menggunakan pisau dapur hingga tewas. 
Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Penutupan Konferensi Besar (Konbes) Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) rencananya digelar di Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (23/6) esok.
Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara terbuka terang-terangan menjagokan Timnas Argentina untuk keluar sebagai kampiun dan merengkuh trofi emas pada...

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, tak menutupi kekecewaannya usai kalah dari Spanyol 0-4 di Piala Dunia 2026. Ia mengakui The Green Falcons kalah kualitas.
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Selengkapnya

Viral