News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Baswedan Pernah Tawarkan Mahasiswa Jadi Politikus Tapi Ditolak

Eks Gubernur DKI Anies Baswedan menghadiri acara peresmian program 'NasDem Memanggil' milik Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022). 
Senin, 17 Oktober 2022 - 22:52 WIB
Anies Baswedan menghadiri acara peresmian program NasDem Memanggil milik Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022)
Sumber :
  • tvOnenews/Syifa Aulia

Jakarta - Anies Baswedan menghadiri acara peresmian program NasDem Memanggil milik Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022). 

Dalam pidatonya, Anies Baswedan menceritakan pengalamannya bersama mahasiswa yang sudah mau lulus.
Eks Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, kala itu ia pernah bertanya kepada mahasiswa tentang tujuan setelah lulus. Mahasiswa tersebut lantas menjawab keinginannya untuk berbisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya punya pengalaman waktu di kampus (mahasiswa) yang sudah mau lulus. Saya tanya, 'nanti kalo sudah mau selesai kemana?' Terus dia jawab begini 'saya mau bisnis, Pak'," jelas Anies selaku capres dari NasDem di lokasi.

Eks Mendikbud itu kemudian kembali bertanya kepada mahasiswa tersebut dan menawarkan untuk menjadi politikus.

"Lalu saya tanya balik 'apa tidak berminat masuk politik?'," lanjut Anies.

Sayangnya, mahasiswa itu menolak untuk menjadi politikus. Ia tetap teguh pada pendiriannya untuk menggapai cita-citanya menjalankan bisnis.

"[Mahasiswa menjawab] 'wah enggak pak' ekpresinya cepat sekali, 'kenapa?', 'politik itu kotor pak'. Jadi saya jawab balik, 'kalo bisnis itu bersih ya?'," tutur dia.

Melanjutkan cerita tersebut, Anies mengatakan bahwa persoalan bersih dan kotor bukan berdasarkan sektor pekerjaan. Namun, ia menegaskan semua itu disesuaikan dengan cara yang ditempuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bersih dan kotor itu bukan masalah sektor. Bersih dan kotor adalah soal cara bagaimana kita menjalankan apa yang dibebankan kepada kita," kata Anies.

"Di sektor manapun bisa bersih, dan bisa kotor. Itu adalah pilihan, karena itu kita sekarang harus merubah mindset. Jika kita ingin republik lebih baik, jika ingin keputusan lebih baik maka orang-orang baik baru mau masuk ke dalam politik," pungkas dia. (saa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral