GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Covid-19 Melonjak 6.000 Per Hari di Singapura, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional

Kasus Covid-19 kembali melonjak di sejumlah negara hingga Bandara Soetta Tangerang, Banten memperketat pengawasan terhadap kedatangan penumpang internasional.
Minggu, 30 Oktober 2022 - 17:37 WIB
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap penumpang di salah satu terminal di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Sumber :
  • (ANTARA/Azmi Samsul Maarif)

Tangerang - Kasus Covid-19 kembali melonjak di sejumlah negara, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten memperketat pengawasan terhadap kedatangan penumpang internasional.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuha (KKP) Bandara Soetta Tangerang Naning Pranoto melalui keterangan tertulisnya, mengatakan pengawasan tersebut dilakukan setelah adanya lonjakan Covid-19 di Singapura yang mencapai 6.000 kasus per hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Prinsipnya sama, varian apapun pengawasan kami karena yang paling penting asal melakukan prokes (protokol kesehatan), maka akan terhindar," katanya.

Ia menyebutkan dalam proses pengawasan kali ini dilakukan dengan cara menyiagakan thermal scanner di pintu masuk kedatangan bandara internasional.

Jika nantinya terdapat penumpang dari luar negeri yang ditemukan suhu tubuhnya melebihi 37,5 derajat Celsius, maka akan langsung disarankan melakukan tes usap.

"Jadi thermal scanner itu sebagai garda depan dalam deteksi dini penumpang yang terpapar Covid-19 atau tidak," ujarnya.

Ia menerangkan bagi penumpang yang ditemukan positif terpapar virus corona, selanjutnya akan dilakukan tes PCR oleh petugas kantor kesehatan setempat dengan berkoordinasi bersama Kemenkes RI.

"Kalau kami kan bersama Kemenkes koordinasi ke Soetta dirujuk ke Jakarta, setelah PCR positif dilanjutkan ke pemeriksaan, untuk mengetahui variannya apa," jelasnya.

Dalam deteksi melalui pemasangan thermal scanner di terminal, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terkait dengan ciri-ciri atau gejala terhadap penumpang.

"Jika ada penumpang yang mengeluh sakit batuk pilek dan suhu di atas 37 derajat Celsius, maka petugas bakal mengobservasi lebih lanjut," ungkap dia.

Muncul Subvarian Baru Omicron XBB

Pandemi Covid-19 belum usai, 24 negara di dunia termasuki Indonesia kembali melaporkan kasus baru Covid-19 varian XBB, subvarian dari Omicron.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman Kemkes.go.id, subvarian XBB menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi di Singapura. Dilaporkan pada pekan lalu, kasus Covid-19 meningkat lebih dari dua kali lipat dalam sehari, dari 4.700 pada Senin (17/10/2022) menjadi 11.700 pada hari Selasa (18/10/2022).

"Peningkatan kasus gelombang XBB di singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2," jelas  Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. M. Syahril.
 
Sementara di Indonesia, Omicron XBB pertama kali teridentifikasi pada seorang perempuan 29 tahun, asal Surabaya, Jawa Timur. Ia tertular setelah melakukan perjalanan dari Lombok, Nusa Tenggara Timur. Dan ini merupakan kasus pertama subvarian XBB dengan penularan transmisi lokal.
 
Tak berbeda jauh dengan subvarian Covid-19 lainnya, para ahli menyebut gejala yang di timbulkan oleh subvarian ini cenderung ringan. Sebagaimana yang dialami oleh pasien pertama Omicron XBB di Indonesia, gejala yang dialami pasien adalah batuk, pilek, demam.
 
"Ada gejala seperti batuk, pilek, dan demam. Ia [pasien] kemudian melakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September," jelas Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril, dikutip dari  laman Sehat Negeriku Kemenkes.
 
Pasien kemudian dinyatakan sembuh pada 3 Oktober lalu, setelah menjalani beberapa waktu isolasi. Namun, meski gejala yang muncul cenderung ringan masyarakat perlu tetap waspada  karena subvarian satu ini lebih mudah menular dibandingkan subvarian lainnya.
 
Melansir lama Kemenkes, adapun cara mencegah infeksi subvarian Omicron XBB, mirip dengan penegahan subvariant lain dari Covid-19, yakni :
 
1. Memakai masker dengan benar
2. Menghindari kerumunan
3. Mencuci tangan dengan air dan sabun
4. Melakukan testing jika mengalami tanda dan gejala Covid-19
5. Segera melakukan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap virusnya.
 
Kementrian Kesehatan juga melakukan langkah pencegahan dengan meningkatkan pengawasan terhadap kedatangan WNI dan WNA ke Indonesia. (mg9/mii/ant/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Memang Boleh Sudah Nazar Kurban Memakan Daging Hewan Kurbannya Sendiri? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya

Memang Boleh Sudah Nazar Kurban Memakan Daging Hewan Kurbannya Sendiri? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya

Buya Yahya mengupas hukum makan daging kurban sendiri dari hasil nazar kurban. Mengacu mazhab Imam Syafi'i sangat dilarang karena ibadah kurbannya jadi wajib.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
5 Fakta Aksi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul oleh Ormas, Respons Tegas Pengurus GMS hingga Sri Sultan HB X

5 Fakta Aksi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul oleh Ormas, Respons Tegas Pengurus GMS hingga Sri Sultan HB X

Sebuah video viral di media sosial menampilkan aksi pembubaran paksa ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) menimbulkan reaksi keras dari publik dan netizen
Fakta Keji Pembunuhan Wanita di Bogor: Terungkap Alasan Pelaku Buang Korban dari Flyover Tol Yasmin

Fakta Keji Pembunuhan Wanita di Bogor: Terungkap Alasan Pelaku Buang Korban dari Flyover Tol Yasmin

Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap fakta keji di balik kasus pembunuhan wanita berinisial AA (25) yang jasadnya ditemukan di kawasan Tanahsareal. 
Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Tolak Tawaran Banyak Negara ASEAN, Ini Alasan Park Hang-seo Pilih Klub Liga 2 Thailand

Park Hang-seo akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya menerima tawaran Kanchanaburi FC. Padahal, mantan pelatih Timnas Vietnam itu nolak banyak negara.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.

Trending

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Nasib kontras yang sangat dramatis harus dialami oleh penjaga gawang Emil Audero Mulyadi pada laga pamungkas kompetisi Serie A Liga Italia. Emil gagal selamat-
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

Panggung sepak bola Eropa musim depan dipastikan akan terasa sangat spesial bagi publik sepak bola tanah air. Tiga penggawa diaspora Timnas Indonesia, yaitu ...
Misteri Pocong Bekasi Terbongkar, Polisi Ungkap Sosok di Balik Foto Viral

Misteri Pocong Bekasi Terbongkar, Polisi Ungkap Sosok di Balik Foto Viral

Teka-teki mengenai foto viral penampakan pocong yang sempat menggemparkan warga Kabupaten Bekasi akhirnya terjawab. 
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Mulai Sekarang Perhatikan Cara Jual Beli Tanah yang Aman dari Masalah Sengketa, BPN: Pastikan Statusnya Jelas

Mulai Sekarang Perhatikan Cara Jual Beli Tanah yang Aman dari Masalah Sengketa, BPN: Pastikan Statusnya Jelas

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berbagi tips/cara jual beli tanah yang aman dan terhindar masalah sengketa ke depannya.
Selengkapnya

Viral