News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow! Pabrik Obat Keras Ilegal di Yogyakarta Produksi 2 Juta Pil Dalam Sehari

Hasil produksi pabrik obat keras illegal yang berada di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul Yogyakarta mencapai dua juta butir perhari dengan omzet Rp2 miliar.
Senin, 27 September 2021 - 16:53 WIB
Polisi Jaga Lokasi Tempat Pembuatan Obat Keras Ilegal di Bantul, Yogyakarta (27/9/21)
Sumber :
  • tim tvOne/Santosa Santos

Bantul, Yogyakarta – Hasil produksi pabrik obat keras illegal yang berada di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul Yogyakarta mencapai dua juta butir perhari. Obat-obat itu diproduksi dengan menggunakan tujuh mesin. Omzet yang diperoleh pengelola mencapai Rp2 miliar.

“Ini dari perkiraan harga per butir pil satu ribu rupiah," ungkap kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dalam konferensi pers yang digelar di tempat kejadian perkara di Jalan IKIP PGRI 158, Desa Ngestiharjo, Senin pagi (27/6)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H. Siregar dalam penjelasannya mengatakan kasus ini bermula dari tertangkapnya 13 orang pengedar obat keras dan psikotropika di Cirebon, Indramayu, Majalengka, Bekasi dan Jakarta Timur.

“Dari tangan para tersangka ini, Polri  menyita lima juta pil siap edar yang berjenis Hexymer, Trihex, DMP, Tramadol, double L, dan Alprazolam,” terang Brigjen Pol Krisno. 

Setelah pendalaman, pada Rabu (22/9) dini hari, tim dari Mabes Polri menggerebek pabrik yang ada di Kasihan  Bantul.  Di pabrik tersebut polisi menangkap Wisnu. Kemudian dari keterangan Wisnu polisi menangkap pimpinan pabrik Leonardus Kincoro alias Daud.

Saat diperiksa, tersangka Daud membenarkan dia sebagai pengelola dua pabrik atas perintah kakaknya yang bernama Joko Slamet Riyadi. Tersangka Joko kemudian  ditangkap di pabrik obat ilegal yang berada di Gamping, Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keterangan para tersangka yang sudah ditangkap polisi berhasil menangkap Sri Astuti pemasok bahan baku pembuatan obat keras ilegal tersebut.

Pabrik pembuatan pil obat keras dan ilegal yang berbahaya ini berhasil dibonka Ditreskrim Narkoba Mabes Polri dan Polda DIY berawal ketika sejumlah wilayah menangkap tersangka jual beli obat keras. Berdasarkan pengakuan para tersangka, pasokan obat berasal dari Yogyakarta.(Santosa Santos/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Pada Rabu Ini Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,680 Juta/gr

Harga Emas Antam Pada Rabu Ini Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,680 Juta/gr

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, di Jakarta, Rabu pukul 9.29 WIB turun Rp30.000 ke angka Rp2.680.000 dari semula Rp2.710.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) juga turun ke angka Rp2.516.000 per gram
Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo

Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo

Kinerja positif sejumlah BUMN sepanjang semester pertama tahun ini menjadi salah satu prestasi yang paling disorot dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
KPK Gandeng BPKP dalam Pemeriksaan Rudy Tanoe, Hitung Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos

KPK Gandeng BPKP dalam Pemeriksaan Rudy Tanoe, Hitung Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) alias Rudy Tanoe, Selasa (11/8/2026).
Rupiah Menguat ke Rp17.848 per Dolar AS, Pasar Soroti Pencalonan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI dan Tinjauan MSCI

Rupiah Menguat ke Rp17.848 per Dolar AS, Pasar Soroti Pencalonan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI dan Tinjauan MSCI

Rupiah menguat ke Rp17.848 per dolar AS seiring pasar menyoroti pencalonan Destry Damayanti menjadi Gubernur BI dan tinjauan MSCI. 
Bukan Masjid Istiqlal yang IPO, Pakar Ungkap Risiko di Balik Wakaf Masuk Pasar Modal

Bukan Masjid Istiqlal yang IPO, Pakar Ungkap Risiko di Balik Wakaf Masuk Pasar Modal

Wacana pengelolaan dana wakaf Masjid Istiqlal melalui pasar modal syariah dinilai sebagai inovasi positif untuk memperkuat ekonomi syariah nasional
Tiga Kilometer Demi Air, Warga Situbondo Rela Meniti Jalan Terjal untuk Isi Galon

Tiga Kilometer Demi Air, Warga Situbondo Rela Meniti Jalan Terjal untuk Isi Galon

Bagi warga Dusun Langai, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, air bersih kini menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral