GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekolah Sedang Diperbaiki, Siswa Terpaksa PTM di Pos Ronda

Meski harus belajar tatap muka dengan kondisi seadanya, puluhan siswa tampak antusias mengikuti setiap mata pelajaran yang diberikan oleh guru mereka.
Kamis, 30 September 2021 - 08:58 WIB
Siswa SDN 009 Indo Makkombong Belajar di Pos Ronda
Sumber :
  • Rasman Abdul Rahman

Polewali Mandar, Sulawesi Barat – Setelah sempat belajar tatap muka daring selama lebih dari satu tahun, sejumlah sekolah di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat sudah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah. Namun lain halnya dengan ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Indo Makkombong yang terpaksa belajar mengajar di Pos Ronda serta teras rumah warga. Kondisi ini disebabkan gedung Sekolah SDN 009 Indo Makkombong yang rusak parah tengah menjalani rehabilitasi total.

Meski harus belajar tatap muka dengan kondisi seadanya, puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri 009 Indo Makkombong tampak antusias mengikuti setiap mata pelajaran yang diberikan oleh guru mereka. Hawa panas dan terik matahari tidak membuat semangat mereka untuk menuntut ilmu kendor. Agar seluruh siswa dapat mengikuti PTM pihak sekolah juga memanfaatkan beberapa teras rumah warga meski harus menggunakan meja pingpong pengganti meja belajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Murni Usman salah seorang siswi SDN 009 Indo Makkombong mengaku sangat senang sudah bisa mengikuti proses belajar tatap muka meski harus di pos ronda. Pasalnya ia dan teman-temannya sudah bosan belajar daring selama lebih dari satu tahun. 

"Saya sangat senang sudah bisa belajar tatap muka langsung setelah selama ini belajar online, senang bisa kembali menggunakan seragam, bertemu teman-teman dan guru-guru,” ungkap Murni

Proses belajar mengajar tatap muka di luar sekolah yang digelar pihak SDN 009 Indo Makkombong terpaksa dilakukan lantaran bangunan sekolah yang sebelumnya rusak parah dan tidak layak ditempati, sementara dalam proses rehabilitasi. Diperkirakan proses pengerjaan gedung sekolah akan memakan waktu tiga sampai empat bulan. 

“Ya terpaksa murid-murid kami belajar di pos ronda hingga teras rumah warga karena gedung sekolah masih dalam tahap rehabilitasi total, kemungkinan akan selesai 3 sampai 4 bulan,” ungkap Suryani salah seorang guru SDN 009 Indo Makkombong.

Meski belajar diluar sekolah, pihak sekolah tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat terhadap siswa, mereka diwajibkan mencuci tangan sebelum memasuki tempat belajar, selalu menjaga jarak selama belajar serta tidak diperkenankan melepaskan masker. (Rasman Abdul Rahman/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Debut Maarten Paes Dikeluhkan Kiper Ketiga Ajax Amsterdam, Peran Jordi Cruyff Diungkap Jurnalis Belanda

Debut Maarten Paes Dikeluhkan Kiper Ketiga Ajax Amsterdam, Peran Jordi Cruyff Diungkap Jurnalis Belanda

Jurnalis Belanda mengungkap adanya peran Jordi Cruyff di balik debut Maarten Paes di Ajax Amsterdam. Kehadiran sang penjaga gawang Timnas Indonesia mengecewakan untuk Joeri Heerkens.
Dua Kali Diperiksa Sebagai Tersangka Ijazah Palsu, Polisi Ungkap Alasan Belum Tahan Wagub Babel

Dua Kali Diperiksa Sebagai Tersangka Ijazah Palsu, Polisi Ungkap Alasan Belum Tahan Wagub Babel

Ada beberapa pertimbangan yang menentukan tersangka dilakukan penahanan.
Berita Foto: Harga Cabai Merah Turun di Pekan Kedua Ramadhan, Pembeli di Jakarta Timur Merasa Lega

Berita Foto: Harga Cabai Merah Turun di Pekan Kedua Ramadhan, Pembeli di Jakarta Timur Merasa Lega

Memasuki pekan kedua bulan Ramadhan, harga cabai merah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami penurunan signifikan. 
Ayah-Anak Aniaya Tetangga Akibat Tegur Main Drum di Jakbar Jadi Tersangka, Polisi: Langsung Ditahan

Ayah-Anak Aniaya Tetangga Akibat Tegur Main Drum di Jakbar Jadi Tersangka, Polisi: Langsung Ditahan

Polisi menetapkan tersangka terhadap dua pria yang melakukan penganiayaan terhadap tetangganya, berinisial D usai menegur bermain drum, di Jalan Dahlia III, No. 11 Rt.04/09, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (7/2/2026).
Pelajar Diduga Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Duga Motifnya Seputar Masalah Keluarga

Pelajar Diduga Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Duga Motifnya Seputar Masalah Keluarga

Seorang pelajar berinisial MAH (16) diduga memukul kakak kandungnya MAR (22) pakai palu hingga tewas di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (24/2/2026). 
Kabar Bahagia! Menaker Pastikan Driver Ojol Dapat 'THR' Tahun Ini, Cek Jadwal Pencairannya

Kabar Bahagia! Menaker Pastikan Driver Ojol Dapat 'THR' Tahun Ini, Cek Jadwal Pencairannya

Ia menyampaikan, pemerintah saat ini masih melakukan pembahasan intensif dengan perusahaan terkait

Trending

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketika Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ditanya kenapa memilih bersurat ke UNICEF ketimbang ke DPR soal MBG dan anak SD bunuh diri di NTT, dia menjawab karena ada kemampatan. 
Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Baru-baru ini mencuat kabar terkait sebagian publik soroti menu makan bergizi gratis (MBG). Sontak, hal ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Padahal Belum Dinaturalisasi, Winger Muda Australia Ini Sudah Sebut-Sebut soal Suporter Timnas Indonesia

Padahal Belum Dinaturalisasi, Winger Muda Australia Ini Sudah Sebut-Sebut soal Suporter Timnas Indonesia

Padahal belum dinaturalisasi, winger muda Australia ini sudah sebut-sebut soal atmosfer suporter Timnas Indonesia di lapangan. Ada apa?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT