GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Dasar Mengucapkan Selamat Natal dalam Islam, Begini Kata Cendikiawan Muslim

Cendikiawan Muslim Indonesia, Bambang Saputra mengungkap dasar mengucapkan selamat Natal bagi seorang muslim dalam Al-Qur'an, dalam Alquran surat Yusuf ayat 111
Minggu, 25 Desember 2022 - 16:46 WIB
Cendikiawan Muslim Indonesia, Bambang Saputra
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Cendekiawan Muslim Indonesia, Bambang Saputra mengungkap dasar mengucapkan selamat Natal bagi seorang muslim dalam Alquran.

Menurutnya, dalam Alquran surat Yusuf ayat 111, terdapat beberapa penjelasan soal kisah-kisah terdahulu sebagai pelajaran bagi mereka pada masa sekarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penjelasan kitab suci itu menegaskan tentang betapa pentingnya kesadaran sejarah, sehingga menyampaikan kepada manusia kepada kesadaran spiritualnya akan Tuhan," kata Bambang seusai dihubungi, Minggu (25/12/2022).

Bambang menjelaskan dalam surat Ali Imran ayat 23 mengatakan memang kebanyakan orang-orang yang telah diberi kitab terdahulu, telah banyak mendustakan dan mengingkari kebenaran.

Namun, dia menyebutkan umat Islam selayaknya tidak mudah tersulut untuk enggan mengakui keberadannya.

Sebab, Bambang mengatakan salah satu rukum Iman ialah beriman kepada para Nabi dan Rasul Allah SWT.

"Konsekuensi logis dari beriman kepada para nabi dan rasul itu adalah berikut dengan kitab suci mereka. Akan terasa kurang sempurna keimanan seorang jika hanya mengimani para nabi dan rasul, tapi enggan mengakui kitab suci yang dibawanya," jelasnya.

Selain itu, dia menuturkan hal yang kerap menjadi kontroversial ketika mengucapkan selamat atas kelahiran Isa Almasih, dengan mengucapkan selamat Natal.

Menurutnya, hal tersebut sama halnya dengan merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh keiklasan, karena merupakan utusan Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia.

"Ayat Alquran yang selalu menjadi dasar perdebatan mengenai kapan persisnya Isa Almasih dilahirkan terdapat dalam Surah Maryam ayat 25: 'Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu'," tambahnya.

Menurutnya, dalam ayat Alquran ini menggelitik sebagian para pemikir Islam untuk menafsirkan bahwa Isa Almasih dilahirkan pada musim panas. Menurut ilmu alam, pohon kurma berbuah dan siap dipanen itu hanya pada musim panas, yaitu sekitar bulan Juni hingga Agustus.

Bambang mengungkapkan penafsiran demikian itu dalam teori ilmu pertanian modern sekarang sebenarnya tidaklah relevan.

Sebab, kecanggihan teknologi pertanian telah dapat merekayasa kapan pun tanaman bisa berbuah pada masa tertentu sesuai yang diinginkan.

"Apalagi ayat itu jika dipandang secara teologis, Tuhan Maha Kuasa atas segalanya, takdir seluruh alam berada dalam genggaman-Nya, segala makhluk tunduk atas perintah-Nya. Maka, tidak begitu relevan kalau cuman sekadar menggeserkan waktu berbuah pada pohon kurma dari musim panas ke musim dingin, seperti banyak pendapat yang dikemukakan orang," imbuhnya.

Terlepas dari adanya perbedaan pendapat itu, Bambang menekankan yang jelas Alquran dalam surah Al-Ahzab ayat 56 mengatakan, 'Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya'.

Ayat ini ditujukan untuk Nabi Muhammad SAW sebagai ucapan selamat sejahtera atasnya.

Demikian pula ucapan selamat yang tidak berbeda atas Isa Almasih dalam surah Maryam ayat 33.

“Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.”

Lantunan bunyi ayat ini menegaskan bahwa adanya ucapan selamat sejahtera atas kelahiran Isa Almasih. Namun, kebanyakan umat Islam enggan melakukannya, atau bahkan walau hanya sekadar mengucakan selamat atas kelahirannya.

Padahal kitab suci Alquran pun telah menyontohkan ucapan selamat sejahtera atas kelahiran Nabi yang terlahir tanpa seorang bapak tersebut.(lpk/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Balas Proposal Damai AS dengan Tuntutan Tegas, Minta Blokade Dicabut hingga Aset Dibekukan Dibuka

Iran Balas Proposal Damai AS dengan Tuntutan Tegas, Minta Blokade Dicabut hingga Aset Dibekukan Dibuka

Iran menuntut pencabutan blokade AS dan pembebasan aset yang dibekukan sebagai respons proposal damai Amerika Serikat di tengah konflik yang memanas.
Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut polemik penutupan Tambang di Kabupaten Bogor. Sontak membuat Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan klarifikasi tegas mengenai isu ketidakharmonisan
Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Kabar kembalinya sang Megatron, Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung V-League Korea Selatan langsung memicu guncangan hebat di media olahraga Negeri Gingseng.
Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah seorang debt collector di Desa Alasumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilempar bondet oleh orang tak dikenal pada Senin dini hari.
Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral