GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekolah Sungai Siluk, Potret Keberhasilan Masyarakat Kembangkan Eduwisata Binaan PLN di Bantul Yogyakarta

PT PLN (Persero) menyulap bantaran Sungai Siluk di wilayah Bantul menjadi salah satu eduwisata di Yogyakarta.
Rabu, 28 Desember 2022 - 20:10 WIB
PT PLN (Persero) menyulap bantaran Sungai Siluk di wilayah Bantul menjadi salah satu eduwisata di Yogyakarta.
Sumber :
  • Humas PLN

Bantul, Yogyakarta - PT PLN (Persero) menyulap bantaran Sungai Siluk di wilayah Bantul menjadi salah satu eduwisata di Yogyakarta. Melalui langkah ini, PLN bersama warga Desa Siluk membangun Sekolah Sungai Siluk (SSS) yang sekaligus dijadikan wadah pelestarian lingkungan dan budaya.

Pengelola SSS, Kuwat mengatakan PLN datang mengajak membangun SSS begitu tahu desa tersebut terkena banjir bandang yang merusak berbagai fasilitas pada tahun 2017. Ia bersyukur bantuan yang diberikan PLN tidak secara instan dan berupa uang tetapi dalam bentuk pendampingan serta pembinaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PLN mengajak kami pindah dari kolong jembatan ke pinggir sungai yang tak jauh dari situ. Kami pun menerima tawaran PLN demi keselamatan anak-anak dan pengunjung. Alhamdulillah, setelah kami pindah di sini membuat anak-anak semakin betah belajar," ungkapnya.     

Kuwat menjelaskan setelah mendapat dukungan PLN, program-program yang ada di SSS terus bertambah dan bertumbuh. Kehadiran SSS juga membuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan juga semakin baik, bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi, seni dan budaya masyarakat. 

"Saya mewakili teman-teman komunitas SSS menyampaikan banyak terima kasih kepada PLN dan semua tim yang terlibat. Tentu masih banyak mimpi yang ingin kami capai. Semoga apa yang kami lakukan bisa berdampak positif untuk masyarakat luas," kata Kuwat. 

Selain itu, kata Kuwat, kehadiran SSS berhasil menjadi inspirasi sejumlah pihak untuk mengembangkan tempat edukasi serupa di tempat lain. SSS juga menjadi rujukan mahasiswa maupun komunitas dalam melakukan penelitian ilmiah mulai dari skripsi, tesis maupun magang.

Apalagi, dengan sistem pembelajaran di SSS yang tidak membebankan biaya kepada para siswanya. Siswa maupun wali baik di kelas melukis, menari dan keterampilan lainnya hanya diminta berpartisipasi membawa botol bekas ketika masuk kelas.

"Kami senang dengan apa yang kami lakukan ini banyak menginspirasi teman-teman daerah lain yang pernah berkunjung ke SSS. SSS ini pernah menjadi tempat rujukan mahasiswa maupun komunitas di antaranya untuk magang sembilan kali, skripsi S1 tujuh kali, tesis S2 dua kali dan masih banyak lainnya dan edukasi yang berkunjung ke SSS. Belum lama ini mahasiswa UI dan Universitas Surabaya melakukan program pengabdian ke SSS," kata Kuwat.

Karena keberhasilannya tersebut, SSS juga berhasil meraih penghargaan nasional maupun internasional di bidang pendidikan, lingkungan dan kebudayaan. Penghargaan diantaranya penghargaan tertinggi Platinum dalam Indonesian Sustainable and Development Award 2022, Indonesia Green Award  (IGA) kategori penyelamatan sumber daya air 2019 dan Juara 3 tingkat Nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam kategori tempat belajar mengajar (TBM) kreatif rekreatif.

Kuwat melanjutkan, berkat kehadiran SSS ini juga membuat terjadinya perputaran ekonomi masyarakat sekitar Siluk hingga mencapai Rp 1,3 Miliar.

"Saya mewakili teman- teman SSS menyampaikan banyak terima kasih kepada PLN dan semua tim yang terlibat selama ini," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo beserta jajaran terjun langsung melihat progres dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan yang berlokasi di Desa Selopamioro Kapanewon Imogiri, Bantul tersebut.

"Saya tersentuh melihat perjuangan Mas Kuwat untuk mengangkat bentang alam berupa air dan juga budaya dengan merawat anak-anak di sini agar dalam kondisi apa pun tetap semangat. Berusaha bagaimana kehidupan di masa depan lebih baik daripada masa kini," kata Darmawan.

Dia mengatakan, semangat itulah yang kemudian memiliki resonansi dengan semangat PLN. Sehingga, PLN Peduli hadir di tahun 2019 dengan pembangunan infrastruktur dasar mulai dari joglo dan toilet, kemudian berlanjut pada tahun 2020 berupa jalan, flooring lantai, dan sejumlah fasilitas edukasi. Lalu pada 2021 memberi bantuan sepeda listrik, daya listrik, wifi dan lainnya.

"Semangatnya sama, anda menerangi kehidupan di sini, tugasnya PLN juga menerangi Indonesia. Kita semangatnya sama-sama menerangi. Karena di sini ada suatu resonansi dan kesamaan pandangan, maka kolaborasi ini menjadi hebat luar biasa," ungkap Darmawan.

Saat ini, SSS mengalami perkembangan yang sangat pesat mulai dari perpustakaan, e-library, taman bermain, galery dan cafe.

Darmawan berharap hadirnya SSS ini menjadi tempat terpadu untuk pemberdayaan pemuda dalam rangka menyelamatkan lingkungan, melestarikan kesenian dan kebudayaan. Selain itu, SSS ini diharapkan menjadi tempat tujuan wisata edukasi, kampung PLN Mobile dan pionir kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kita lihat award banyak. Award ini muncul bukan semata fisik, tapi juga karena ada tautan batin dan niatan untuk menghadapi tantangan apapun. Maka saya di sini bisa merasakan semangatnya seperti apa, itulah hakikat dari Sekolah Sungai Siluk," katanya. 

Tidak hanya terhadap Sungai Siluk Yogyakarta, PLN terus  melakukan pengembangan di berbagai wilayah di Indonesia. Komitmen ini menjadi upaya perseroan dalam upaya mewujudkan prinsip Enivironment, Social dan Government (ESG) pada tiap lini bisnis.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT