News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-Gara Pandemi, Banyak Janda di Kotawaringin Timur 

Kebanyakan usia perkawinan ini relatif masih muda. Pasangan yang bercerai rata-rata usia 20 tahun hingga 30 tahun. 
Jumat, 8 Oktober 2021 - 10:21 WIB
Angka Perceraian Tiggi di Kotawaringin Timur Picu Kenaikan Jumlah Janda
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah - Angka perceraian di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di masa pandemi Covid-19 meningkat. Terhitung sejak Januari 2021 hingga Oktober 2021 tercatat 658 kasus yang diterima oleh Pengadilan Negeri Agama Sampit, dan 619 kasus yang putus dalam persidangan. Akibatnya, ada banyak wanita berstatus janda di provinsi ini.

"Kasus perceraian ini didominasi oleh faktor ekonomi, namun ada juga yang disebabkan oleh perselingkuhan dan KDRT," kata Sondy Ari Saputra, Wakil Ketua Pengadilan Agama Sampit, Kamis (7/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sondy juga menegaskan, sebenarnya perceraian ini tidak mesti dikaitkan dengan pandemi Covid-19, hanya saja perceraian tersebut bertepatan dengan waktu pandemi.

Kebanyakan usia perkawinan ini relatif masih muda. Pasangan yang bercerai rata-rata usia 20 tahun hingga 30 tahun. 

"Banyaknya usia perkawinan yang masih muda. Angka perceraian di Kotim merupakan yang tertinggi di Kalteng, dan tahun ini ada kenaikan sekitar 20 persen jika dibandingkan tahun lalu," ungkapnya.

Disebutkannya, perkara gugatan perceraian yang diajukan ke PA Sampit lebih banyak dari pihak perempuan ketimbang gugat talak yang diajukan pria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait tingginya angka perceraian di Kotim, menurutnya selain faktor jumlah penduduk Kotim paling banyak dibanding 13 Kabupaten/Kota se-Kalteng, juga terkait faktor ekonomi, faktor moral, ilmu, dan ibadah.

“Untuk itu peran semua pihak untuk meminimalisir tingginya angka perceraian di Kotim dengan membantu melakukan mediasi dalam keluarga,” harap Sondy. (Didi Syachwani/act)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Krim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Menpora Targetkan Kontingen Indonesia Bawa Pulang Empat Medali Emas

Krim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Menpora Targetkan Kontingen Indonesia Bawa Pulang Empat Medali Emas

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, membeberkan target yang diberikan kepada federasi pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar, Kubu Eks Jampidsus Sebut Kesaksian Tan Kian Hanya Dugaan

Dugaan Aliran Dana Rp40 Miliar, Kubu Eks Jampidsus Sebut Kesaksian Tan Kian Hanya Dugaan

Kubu eks Jampidsus, Febrie Adriansyah meragukan kabar yang menyebut Jaksa Agung ST Burhanuddin turut menerima aliran dana senilai Rp40 miliar.
Banggar DPR Soroti Bunga Cicilan KDMP Rp13,4 Triliun: APBN Jangan Sampai Terbebani

Banggar DPR Soroti Bunga Cicilan KDMP Rp13,4 Triliun: APBN Jangan Sampai Terbebani

Banggar DPR menyoroti bunga cicilan pinjaman KDMP Rp13,4 triliun yang dinilai membebani APBN di tengah ruang fiskal pemerintah yang terbatas.
Respons Pernyataan AHY soal Kekuasaan, NasDem Harap Semua Parpol Koalisi Pemerintah Tetap Solid

Respons Pernyataan AHY soal Kekuasaan, NasDem Harap Semua Parpol Koalisi Pemerintah Tetap Solid

Partai NasDem menghormati sikap politik Partai Demokrat dan pernyataan AHY yang jadi sorotan. Namun, Saan Mustopa mengingatkan bahwa semua pihak harus tetap menjaga kebersamaan.
Resmi Dilepas Presiden Prabowo ke Asian Games 2026, Sejumlah Atlet Indonesia Ini Sudah Siap Tempur di Nagoya

Resmi Dilepas Presiden Prabowo ke Asian Games 2026, Sejumlah Atlet Indonesia Ini Sudah Siap Tempur di Nagoya

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2026.
Sorot Gagasan Pembentukan PPHN MPR RI, Ini Sorotan Pakar Hukum

Sorot Gagasan Pembentukan PPHN MPR RI, Ini Sorotan Pakar Hukum

MPR RI serius menggulirkan kembali gagasan pembentukan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Selengkapnya

Viral