News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamentan Sebut Program Gratieks Dukung Percepatan Pembangunan Pertanian Sulbar

Wamentan Harvick Hasnul Qolbi meresmikan pembangunan renovasi Kantor Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Sulawesi Barat (Sulbar) di Kabupaten Mamuju, Senin (30/1/2023).
Senin, 30 Januari 2023 - 18:19 WIB
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi meresmikan pembangunan renovasi Kantor Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Sulawesi Barat (Sulbar) di Kabupaten Mamuju, Senin (30/1/2023).
Sumber :
  • Istimewa

Mamuju, Sulawesi Barat - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi meresmikan pembangunan renovasi Kantor Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Sulawesi Barat (Sulbar) di Kabupaten Mamuju, Senin (30/1/2023).

Wamentan menuturkan peresmian ini merupakan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memberikan pelayanan kekarantinaan pertanian yang prima usai gempa di Sulbar pada tahun 2021 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peresmian ini sebagai bentuk wujud komitmen Kementerian Pertanian dalam memberikan pelayanan prima telah mengupayakan rehab Gedung kantor baru Karantina Pertanian Sulawesi Barat pasca gempa tahun 2021," katanya.

Usai meresmikan, Wamentan Harvick turut membuka Rapat Koordinasi Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) Komoditas Pertanian Sulbar. Ia mengatakan peran Strategis Kementan dalam mendukung percepatan pembangunan Pertanian di Sulawesi Barat (Sulbar) salah satunya dengan Program Gratieks.

Menurut Wamentan, Gratieks merupakan program unggulan Kementan kepada seluruh pemangku kepentingan (Stakeholder) agribisnis untuk melakukan gerakan bersama meningkatkan ekspor pertanian tiga kali lipat demi menopang perekonomian.

"Capaian ekspor komoditas pertanian Sulawesi Barat tahun 2022 sebesar Rp 5,61 Triliun, sedikit menurun 21,4 % dibanding tahun 2021 yang mencapai Rp 7,1 Triliun. Hal ini dikarenakan adanya wabah pandemi Covid-19 serta kebijakan sementara pemerintah yang melarang ekspor CPO," ujar mantan Komisaris Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulbar ini.

Wamentan menambahkan, Rapat Koordinasi ini guna mengevaluasi capaian pelaksanaan program dimaksud dan berharap dapat bersama-sama membangun pertanian Sulawesi Barat. 

Tentu saja diperlukan sinergitas dan koordinasi serta selaras Pemerintah daerah dengan pemerintah pusat agar Program GRATIEKS ini lancar, sukses dan berhasil serta mampu mewujudkan Pertanian yang Mandiri, Maju dan Modern demi sebesar-besarnya untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Sulawesi Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam kesempatan ini, saya mengajak jajaran pemerintah (stakeholder) di Sulawesi Barat, pelaku usaha dan petani/peternak untuk aktif dan partisipatif pada kegiatan ini agar kita mampu mencapai target kita bersama," tuturnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Akmal Malik mengungkapkan bahwa daerahnya memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Tak hanya itu, ia menyebut jika Sulbar turut berkontribusi terhadap beras nasional yang selalu surplus.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.
Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Petenis Indonesia Janice Tjen Dramatis Tembus Perempat Final Nomor Ganda di Abu Dhabi Open 2026

Dua petenis Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala berhasil menembus babak perempat final Abu Dhabi Open 2026.
Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan Resmi Dijatuhi Hukuman Berat dari Pemerintah Italia Imbas Insiden Lempar Petasan kepada Emil Audero

Inter Milan resmi dijatuhi hukuman berat oleh pemerintah Italia gara-gara insiden lempar petasan di laga kontra Cremonese. Insiden itu telah melukai kiper Timnas Indonesia, Emil Audero.
Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Prabowo Siapkan Reboisasi 12,7 Juta Hektare, Hashim Ungkap Rp2 Triliun Digelontorkan untuk Way Kambas

Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah besar di sektor lingkungan hidup dengan menargetkan reboisasi atau penghijauan kembali terhadap 12,7 juta hektare lahan kritis dan hutan rusak.
Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Penyelundupan Benih Lobster Ilegal yang Bisa Buat Rugi Negara Rp4,28 M Digagalkan, Begini Modusnya

Upaya penyelundupan puluhan ribu benih bening lobster (BBL) ilegal tujuan luar negeri berhasil digagalkan aparat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Kabar Penting Bagi Timnas Indonesia: Pelatih Elkan Baggott Ambil Keputusan Tegas, Ole Romeny Dapat Sinyal Positif

Kabar Penting Bagi Timnas Indonesia: Pelatih Elkan Baggott Ambil Keputusan Tegas, Ole Romeny Dapat Sinyal Positif

Kepastian masa depan Ole Romeny dan Elkan Baggott akhirnya terjawab jelang ditutupnya bursa transfer. Bagaimana nasib dua pemain Timnas Indonesia itu di Inggris

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT