News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kualitas Data Ilmiah Dukung Efektivitas Industri Obat Obesitas Global

Industri terapi obesitas global tengah memasuki fase kompetisi yang berbeda yang telah bergeser pada kualitas data ilmiah untuk mendukung efektivitas terapi.
Minggu, 12 Juli 2026 - 03:16 WIB
Ilustrasi Obesitas
Sumber :
  • VIVA

Jakarta, tvOnenews.com - Industri terapi obesitas global tengah memasuki fase kompetisi yang berbeda yang telah bergeser pada kualitas data ilmiah untuk mendukung efektivitas terapi. 

Data klinis bukan lagi sekadar pelengkap proses penelitian, tetapi telah menjadi aset strategis yang dapat memengaruhi keputusan tenaga kesehatan, regulator, sistem pembiayaan kesehatan, hingga penerimaan pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu perkembangan terbaru datang dari analisis yang dipresentasikan pada European Congress on Obesity (ECO) 2026. 

Berdasarkan laporan CNBC International, analisis tersebut menunjukkan bahwa sebagian pasien yang menggunakan Wegovy dosis 7,2 miligram mengalami penurunan berat badan rata-rata hingga 27,7 persen setelah menjalani terapi selama 72 minggu. 

Hasil tersebut berasal dari kelompok pasien yang memberikan respons lebih cepat terhadap pengobatan atau dikenal sebagai early responders.

Laporan CNBC International menjelaskan bahwa capaian penurunan berat badan hingga 27,7 persen diperoleh pada kelompok pasien yang menunjukkan respons awal yang lebih cepat terhadap terapi.

Kelompok tersebut adalah pasien yang telah kehilangan sedikitnya 15 persen berat badan dalam 24 minggu pertama sejak memulai pengobatan.

Namun, hasil tersebut tidak menggambarkan seluruh peserta penelitian. 

Jika seluruh pasien yang menerima Wegovy dosis 7,2 miligram dihitung bersama rata-rata penurunan berat badan mencapai hampir 21 persen setelah 72 minggu terapi.

Analisis terbaru juga menegaskan bahwa respons terhadap terapi obesitas tidak seragam pada setiap individu.

Menurut data yang dipresentasikan, sekitar satu dari empat pasien yang menerima Wegovy dosis 7,2 miligram termasuk dalam kelompok early responders. 

Sementara itu, pasien lain tetap memperoleh manfaat terapi dengan rata-rata penurunan berat badan sebesar 15,4 persen.

Dalam rilis yang dikutip CNBC International, Associate Clinical Professor of Internal Medicine pada Faculty of Medicine and Health Sciences, Tel Aviv University, Dr. Dror Dicker menyatakan bahwa kelompok pasien tersebut tetap mengalami penurunan berat badan yang substansial dan bermakna secara klinis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa penelitian tidak hanya berupaya mencari hasil terbaik, tetapi juga memahami mengapa setiap pasien dapat memberikan respons yang berbeda terhadap terapi yang sama.

CNBC International juga melaporkan bahwa Novo Nordisk menyampaikan tiga pengelola manfaat farmasi terbesar di Amerika Serikat telah memasukkan Wegovy dosis 7,2 miligram ke dalam formularium standar sebagai bagian dari lini terapi Wegovy. Langkah tersebut menunjukkan bahwa bukti ilmiah dapat berkontribusi terhadap proses adopsi suatu inovasi di sistem layanan kesehatan.(raa)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Sementara Satu Orang, Polisi Tak Tutup Kemungkinan Pihak Lain Terlibat

Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Sementara Satu Orang, Polisi Tak Tutup Kemungkinan Pihak Lain Terlibat

Terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, sementara berjumlah satu orang. Namun, tidak menutup kemungkinan apabila ada pihak-pihak lainnya yang terlibat. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami keterangan terduga pelaku.
Persija Jakarta Menang Comeback atas Persik Kediri, Kata-Kata Shin Tae-yong di Ruang Ganti Dibongkar Rizky Ridho

Persija Jakarta Menang Comeback atas Persik Kediri, Kata-Kata Shin Tae-yong di Ruang Ganti Dibongkar Rizky Ridho

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkap instruksi khusus Shin Tae-yong yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Macan Kemayoran melakukan comeback atas Persik Kediri.
Empat Atlet Para Balap Sepeda Indonesia Terbang ke Belanda, Bidik Poin Paralimpiade 2028

Empat Atlet Para Balap Sepeda Indonesia Terbang ke Belanda, Bidik Poin Paralimpiade 2028

Sebanyak empat atlet para balap sepeda Indonesia langsung bertolak ke Belanda setelah menyelesaikan perjuangan di Asian Para Games 2026 di Jepang. Keempat atlet tersebut akan unjuk gigi di UCI Para-cycling Track World Championships 2026.
Niat Menghilangkan Jejak, Polisi Ungkap Tersangka Pembunuhan di Madiun Berencana Buang Jasad Istri Siri ke Laut

Niat Menghilangkan Jejak, Polisi Ungkap Tersangka Pembunuhan di Madiun Berencana Buang Jasad Istri Siri ke Laut

Kasus pembunuhan istri siri di madiun menuai perhatian publik. Sejauh ini, kepolisian Jawa Timur masih mendalami motif tersangka yang kini telah diamankan.
tvOne Hadirkan Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045

tvOne Hadirkan Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045

tvOne menggelar Program Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, dengan menghadirkan pemerintah daerah, BUMN/BUMD, sektor swasta, dan tokoh publik yang mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Selengkapnya

Viral