News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Selidiki Dugaan Tabrak Lari oleh Bus Trans Jakarta di Ciputat yang Tewaskan Siswa SMK

Sat Lantas Polres Tangsel melusuri insiden kecelakaan atau dugaan tabrak lari oleh truk boks dan Bus Trans Jakarta yang tewaskan pemotor bernama Agam (18).
Minggu, 5 Februari 2023 - 00:28 WIB
Ilustrasi - tabrakan truk tonton dengan minibus
Sumber :
  • Istimewa

Banten, tvOnenews.com - Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku tengah menelusuri insiden dugaan tabrak lari oleh truk boks dan Bus Trans Jakarta yang menewaskan pemotor bernama Agam (18) selaku siswa SMK Negeri 4 Kota Tangsel di Jalan RE Martadinata, Ciputat, Rabu (1/2/2023).

Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama mengkonfirmasi adanya insiden kecelakaan yang menewaskan seorang siswa SMKN 4 Kota Tanssel itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sementara perkara masih dalam penyelidikan," kata Nanda dalam keterangannya, Kota Tangsel, Banten, Sabtu (4/2/2023).

Nanda menuturkan korban dinyatakan meninggal dunia akibat terlibat insiden laka lantas tersebut. 

Menurutnya terdapat luka serius pada pemotor tersebut hingga nyawanya tak dapat tertolong saat dilarikan ke rumah sakit terdekat. 

"Akibat kecelakaan tersebut  pengendara Sepeda motor Honda Beat atas nama saudara A (Agam) mengalami luka memar di bagian perut, lecet pada tangan kanan dan dilarikan ke RS Sari Asih Ciputat dan dinyatakan meninggal dunia dalam penanganan RS Sari Asih Ciputat," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, sebuah video viral pada sejumlah akun instagram memperlihatkan satu unit motor matic dengan kondisi hancur lebur serta pengendara terkapar usai terlibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan RE Martadinata, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. 

Akibat laka lantas tersebut pemotor bernama Agam (18) seorang siswa SMK Negeri 4 Kota Tangsel tewas seketika akibat sejumlah luka parah yang dialaminya saat insiden kecelakaan maut tersebut terjadi. 

Tak berbeda dengan kasus Mahasiswa UI Hasya Athallah yang tewas usai insiden laka lantas, sang keluarga korban Agam turut serta menyiarkan kabar tersebut ke sejumlah media massa untuk menemui titik terang peristiwa tersebut. 

RR selaku kakak korban mengungkap kronologis tewasnya sang adik saat terlibat laka lantas di kawasan Ciputat, Kota Tangsel itu. 

Menurutnya sang adik tewas usai terlibat kecelakaan dengan dua kendaraan yang diduga truk boks dan bus Trans Jakarta pada Rabu (1/2/2023) pagi. 

"Sekitar pukul 06.10 WIB terjadi kecelakaan di seberang Pizza Hut Jalan RE Martadinata. Kecelakaan ini diduga melibatkan 3 kendaraan yaitu motor Beat hitam (atas nama Saya kakaknya), Bus TransJakarta dan Truk Wing Box (ini menurut kepolisian)," ungkap RR dalam keterangannya kepada Tvonenews.com, Kota Tangsel, Banten, Sabtu (4/2/2023).

RR mengisahkan kronologi laka lantas yang menewaskan sang adik tercintanya saat menuju sekolahnya yakni SMK Negeri 4 Kota Tangsel. 

Kala itu sang adik yang mengendarai motornya terlibat kecelakaan hingga tewas akibat dugaan terlindas oleh dua kendaraan besar tersebut. 

Naas, dua kendaraan yakni truk boks dan bus TransJakarta itu pergi begitu saja meninggalkan pemotor yang terkapar usai insiden laka lantas itu terjadi. 

"Setelah kecelakaan tersebut adik saya terkapar sendiri di tengah jalan. Kedua kendaraan yang terlibat kemudian pergi begitu saja. Karena masih pagi dan agak gerimis, belum banyak warga dan toko yang buka. Beberap saksi yang lihat kejadian secara langsung, teriak untuk kejar mobilnya," kata RR. 

"Tapi karena warga sedikit jumlahnya, dan bingung mobil mana yang harus dikejar truk atau bus maka kedua kendaraan tersebut berhasil pergi tanpa ada yang catat nopolnya. (Ini berdasarkan saksi yaitu mas Wahyu yang bawa adik saya ke RS) kondisi lalu lintas saat itu juga belum begitu ramai sehingga masih bisa kabur," sambungnya. 

RR menjelaskan warga sekitar hanya Dapat melakukan pertolongan terhadap sang korban yang telah terkapar di sisi jalan. 

Alhasil, warga yang sempat berteriak kepada dua pengemudi kendaraan besaritu tak sempat melakukan pengejaran hanya terkous untuk melakukan pertolongan terhadap siswa SMK Negeri 4 Kota Tangsel itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Naasnya, nyawa siswa SMKN 4 Negeri Kota Tangsel itu tak dapat tertolong usai dilarikan warga dan saksi ke rumah sakit terdekat. 

"Kemudian mas Wahyu berinisiatif menyetop angkot (beberapa angkot enggak mau berhenti karema takut kali ya, tapi untungnya ada 1 yang mau) dan membawa Agam ke RS Sari Asih Ciputat. Sampai sana, diusahakan untuk pertolongan pertama tapi sudah tidak bisa karena adik saya sudah meninggal. Entah di pinggir jalan atau pas di angkot tersebut," pungkasnya. (raa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral