Pasca Ledakan, Karyawan PT SPS di Lamongan Gelar Doa Bersama untuk Para Korban Kecelakaan Kerja
- Moh Mahrus
Lamongan, tvOnenews.com – Pasca tragedi ledakan yang mengakibatkan empat korban jiwa dan tiga luka, PT Superior Prima Sukses Tbk menggelar doa sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas untuk para korban. Seluruh karyawan di lima lokasi pabrik yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah ikut mendoakan para korban secara serentak, Sabtu (26/26).
Kegiatan doa bersama tersebut dilaksanakan di lokasi kejadian yakni pabrik di Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, serta empat lokasi pabrik lainnya yang berada di Mojokerto, Sidoarjo, Sragen, dan Banjarnegara.
Suasana doa bersama berlangsung khidmat. Dari masing-masing lokasi, para karyawan memanjatkan doa agar para korban yang berpulang mendapatkan tempat terbaik di sisi tuhan, keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan, serta korban yang masih menjalani perawatan medis segera diberikan kesembuhan.
Selain itu, mereka juga berdoa agar seluruh karyawan senantiasa diberikan keselamatan dan perlindungan dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari.
SPI HRD GA PT Superior Prima Sukses Tbk, Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa kebersamaan dan empati mendalam dari seluruh jajaran manajemen serta karyawan atas musibah yang terjadi.
“Harapan kita dengan doa bersama ini menjadi penguat bagi kita maupun bagi keluarga korban. Semoga keluarga korban yang ditinggalkan diberi kekuatan, korban yang berpulang diterima di sisi Allah SWT, dan korban yang masih menjalankan perawatan diberi kesembuhan sehingga bisa bergabung lagi dengan kami,” ujar Wijaya.
Rasa duka mendalam juga dirasakan oleh para pekerja. Arif, salah seorang rekan kerja korban, mengungkapkan rasa kehilangan dan berharap agar seluruh korban serta keluarga diberikan yang terbaik.
Arif juga menjelaskan bahwa pihak manajemen perusahaan saat ini fokus memberikan dukungan penuh serta pendampingan bagi korban maupun keluarga korban yang terdampak.
“Sejauh yang saya tahu dan informasi dari rekan kerja saya juga, dari pihak perusahaan sangat mendukung terkait dengan kesembuhan melalui perawatan intensif dan melakukan pendampingan terhadap keluarga korban,” ungkap Arif.
Sebagai sesama pekerja, Arif menambahkan harapannya agar musibah ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ia berharap ke depannya prinsip keselamatan kerja senantiasa menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional di lingkungan perusahaan. (mmr/far)
Load more