News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow! 48 Juta Butir Pil Koplo Sitaan Pabrik Obat Ilegal Dimusnahkan Bareskrim

Petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan lebih dari 48 juta butir obat keras jenis pil koplo. Pemusnahan dilakukan di dua tempat berbeda pada Jumat 15 Oktober 2021.
Jumat, 15 Oktober 2021 - 19:23 WIB
Bareskrim Polri memusnahkan sebanyak 48 juta butir pil koplo di Polda DIY, Jumat (15/10/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Petugas Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan lebih dari 48 juta butir obat keras jenis pil koplo. Pemusnahan dilakukan di dua tempat berbeda pada Jumat 15 Oktober 2021.

"Sesi yang pertama dilaksanakan di Polda Yogyakarta, yang kedua akan kita laksanakan pemusnahan di kota Semarang karena di Yogyakarta belum ada fasilitas pengolahan limbah yang cukup memadai untuk memusnahkan barang bukti yang cukup banyak," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Jayadi di Polda DIY, Jumat (15/10/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Jayadi, pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari penyidikan yang dilakukan terhadap penggerebekan pabrik obat keras di Bantul dan Sleman beberapa waktu lalu. Dari dua lokasi tersebut, pihaknya berhasil menyita barang bukti pil koplo siap edar seperti Hexymer, Trihex, DMP, maupun bahan baku serta alat pembuatan obat keras.

"Dari dua TKP ini berhasil kita mengamankan barang bukti sejumlah 48.188.000 butir dalam bentuk obat jadi dan 8.465 kg dalam bentuk bahan baku," jelasnya.

Lebih lanjut Jayadi menyatakan, Mabes Polri juga sudah menetapkan 25 orang sebagai tersangka dengan berbagai peran. Saat ini ke-25 tersangka tersebut sudah ditahan di Bareskrim Mabes polri.

"Ada yang berperan sebagai aktor intelektual, ada berperan sebagai penyuplai bahan baku, kemudian ada yang berperan sebagai penanggungjawab pabrik dalam rangka memproduksi obat-obat ilegal, kemudian kita juga mengamankan beberapa distributor yang merupakan kepanjangtanganan dari pabrik ilegal ini dari beberapa propinsi Jawa Barat, Bogor kemudian Depok, Jakarta dan beberapa tempat lainnya," beber Jayadi.

Adapun proses pemusnahan puluhan juta butir pil koplo ini dilakukan menggunakan alat incenerator. Narkoba dimasukkan dalam mesin lalu akan terjadi proses pembakaran hingga tak tersisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Kepala BPOM DIY Dewi Prawitasari mengatakan, obat yang dimusnahkan ini masuk kategori ilegal karena sudah dicabut izin edarnya. Obat keras ini jika dikonsumsi dapat mempengaruhi sistem saraf pusat sehingga bisa berdampak para perilakunya.

" Jika dikonsumsi lama, penggunanya akan diliputi perasaan ingin bunuh diri, euforia dan rasa senang secara terus menerus," ucapnya. (Andri Prasetiyo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lihat Potensi Menjanjikan dari Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Prediksi Garuda Bisa Tembus Piala Dunia

Lihat Potensi Menjanjikan dari Timnas Indonesia, Pelatih Mozambik Prediksi Garuda Bisa Tembus Piala Dunia

Juru taktik asal Afrika itu secara terbuka meyakini Timnas Idonesia memiliki peluang besar untuk tampil di Piala Dunia 2030.
Chatib Basri Ungkap Penyebab Utama Rupiah Terus Keok Meski Mata Uang Regional Lain Stabil

Chatib Basri Ungkap Penyebab Utama Rupiah Terus Keok Meski Mata Uang Regional Lain Stabil

Menteri Keuangan RI periode 2013-2014 sekaligus ekonom senior Chatib Basri jelaskan penyebab rupiah jatuh, meski mata uang negara regional stabil.
KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Muara Enim

KPK Ungkap Modus Korupsi Bupati Muara Enim

-Bupati Muara Enim Edison (EDS) diduga memerintahkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani (ABN) menerima setoran dari para rekanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Paspor Diduga Milik Jemaah Haji Berserakan di Tangerang Selatan, Ini Jawab Polisi

Paspor Diduga Milik Jemaah Haji Berserakan di Tangerang Selatan, Ini Jawab Polisi

Polisi buka suara soal sejumlah paspor yang berserakan di samping Halte Bus BSD, Jalan Letjen Sutopo, dekat Pasar Modern BSD dan Santa Ursula, Kota Tangerang Selatan, yang diduga bekas milik jemaah haji.

Trending

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Vietnam Tersingkir dari Piala AFF U-19 usai Kamboja Tahan Imbang Australia

Vietnam Tersingkir dari Piala AFF U-19 usai Kamboja Tahan Imbang Australia

Sepanjang babak penyisihan Grup A, Vietnam mencatatkan hasil impresif dengan dua kemenangan atas Timor Leste dan Myanmar sampai akhirnya dikalahkan oleh Timnas Indonesia U-19 di laga pamungkas Piala AFF U-19. 
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Australia dan Kamboja menjadi dua tim terakhir yang bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 dan Thailand yang sudah lebih dahulu menyegel slot babak semifinal Piala AFF U-19 2026. 
Sony Sonjaya Disebut Kantongi Lebih 20 Nama Terlibat Kasus Korupsi BGN, Ini Komentar Menohok DPR RI

Sony Sonjaya Disebut Kantongi Lebih 20 Nama Terlibat Kasus Korupsi BGN, Ini Komentar Menohok DPR RI

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya disebut mengantongi lebih dari 20 nama yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usaha Pelatih Vietnam Kim Sang-sik Mata-matai Timnas Indonesia Ternyata Percuma, John Herdman: Dia Datang Tonton Tim yang Berbeda

Usaha Pelatih Vietnam Kim Sang-sik Mata-matai Timnas Indonesia Ternyata Percuma, John Herdman: Dia Datang Tonton Tim yang Berbeda

‎Kim Sang-sik yang merupakan pelatih Vietnam tertangkap basah hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Klasemen Akhir Babak Penyisihan Grup Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 dan Thailand Kompak Sapu Bersih

Klasemen Akhir Babak Penyisihan Grup Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 dan Thailand Kompak Sapu Bersih

Piala AFF U-19 memilih tiga juara grup dan satu runner up terbaik untuk bersaing di fase knock out babak semifinal.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Selengkapnya

Viral