GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Dapat Restu, Lelaki Siram Kekasih dengan Air Keras

"Saya melakukannya karena cinta. Kami telah menjalin hubungan agak lama. Tetapi orang tuanya tidak setuju,” tutur Sukarji.
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:49 WIB
Ditolak menikah, pacar siram air keras
Sumber :
  • Erda Suhaimi

Palembang, Sumatera Selatan – Seorang Guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Belitang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), nyaris mengalami kebutaan akibat disiram air keras oleh kekasihnya. Pelaku sakit hati karena tak mendapat restu dari orang tua korban saat mempersunting pujaan hatinya itu.

Pelaku yang bernama Sukarji (34) ditangkap anggota unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel di tempat pelariannya, di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim). Saat dibekuk, Sukarji tidak melawan dan petugas langsung membawanya ke Polda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mungkin karena aku enggak ada kerjaan dan enggak punya apa-apa,” kata Sukarji ketika ditanya apa yang membuat keluarga korban menolak.

Di hadapan polisi, pria yang pernah dipenjara atas kasus penggelapan ini juga mengaku nekat mengusapkan air keras ke wajah pacarnya, Mely Handayani, karena korban menolak diajak kawin lari. Penyiraman air keras tersebut dilakukan di sekolah TK tempat Mely bekerja. .

Sukarji yang mengaku saat ini bekerja sebagai kuli bangunan sengaja menyakiti kekasihnya agar t idak ada lagi yang mau menikahi korban.

"Saya melakukannya karena cinta. Kami telah menjalin hubungan agak lama. Tetapi orang tuanya tidak setuju,” tutur Sukarji.

Dia menyatakan siap bertanggung jawab menikahi Mely, bila korban mau dipersunting olehnya.

"Kalau saya sanggup, saya akan tanggung jawab,” katanya lagi.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Cristopher S. Panjaitan mengatakan, Sukarji terancam pasal berlapis karena merencanakan kejahatannya. Dia bakal dikenakan pasal 351, 353, dan 355 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tersangka sudah merencanakan dengan membawa satu botol cuka para. Pada saat mengajak korban, cuka parah ini tumpah dan korban sempat menanyakan, itu apa? Dan tersangka menyatakan itu minuman keras. Dari pernyataan tadi korban mengambil untuk membersihkan, ambil kain pel, saat korban kembali tersangka sudah mengambil cuka para yang jatuh dan mengusapkannya dengan sarung tangan,” ungkap Cristopher.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti di antaranya sarung tangan yang terbakar akibat air keras dan botol plastik tempat penyimpanannya. (act/erda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Terjunkan 260 Personel Perkuat Penanganan Dampak Gempa M7.7 Flores

Polri Terjunkan 260 Personel Perkuat Penanganan Dampak Gempa M7.7 Flores

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan sebanyak 137 personel diberangkatkan menuju Flores dalam tahap awal pada Sabtu (15/8) malam.
Lensa Berbicara: Semarak Kemerdekaan, Puluhan Pohon Pinang Disiapkan di Ancol

Lensa Berbicara: Semarak Kemerdekaan, Puluhan Pohon Pinang Disiapkan di Ancol

Sejumlah pekerja merakit pohon pinang untuk persiapan perlombaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ancol.
Sementara Wilayah Ini Paling Terdampak Gempa NTT, Warga Alami Kerusakan Rumah

Sementara Wilayah Ini Paling Terdampak Gempa NTT, Warga Alami Kerusakan Rumah

Media sosial sempat dibuat heboh dengan kabar gempa di NTT. Berikut informasi lengkap dari BNPB soal wilayah dan jumlah korbannya.
Detik-Detik Kajian Ustaz Abu Qotadah di Masjid Bima Terhenti saat Gempa M7,7 NTT, Jemaah Berhamburan Keluar

Detik-Detik Kajian Ustaz Abu Qotadah di Masjid Bima Terhenti saat Gempa M7,7 NTT, Jemaah Berhamburan Keluar

Detik-detik Kajian Safari Dakwah Ustaz Abu Qotadah Al Atsary di Masjid Sundari Mutmainah, Bima, NTB terhenti saat gempa bumi M7,7 di NTT, Sabtu (15/8/2026).
Link Live Streaming UFC 330: Tarung Siang Ini, Ada Duel Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry

Link Live Streaming UFC 330: Tarung Siang Ini, Ada Duel Perebutan Gelar Juara Islam Makhachev Vs Ian Machado Garry

Link live streaming UFC 330, di mana ada duel seru antara Islam Makhachev vs Ian Machado Garry di perebutan gelar juara kelas welter.
Pemerintah Targetkan 10 Ribu Renovasi Puskemas di Seluruh Indonesia

Pemerintah Targetkan 10 Ribu Renovasi Puskemas di Seluruh Indonesia

Menteri Kesehatan mengatakan, puskesmas yang akan diperbaiki dengan kriteria rusak berat, wilayah yang belum memiliki sarana kesehatan serta jumlah penduduk yang sudah terlalu banyak.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Keren! Dedi Mulyadi Gagas 5 Desa di Bekasi Mengembangkan Budaya Sunda

Gubernur Dedi Mulyadi memiliki tekad dalam menjaga budaya sunda di wilayahnya. Terlebih pada kawasan industri, simak selengkapnya di bawah ini.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral