News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter Gadungan di Sleman Tipu Janda Luar Dalam, Begini Modusnya

Kasus bermula saat EM dan MA berkenalan lewat media sosial Facebook pada Desember 2020. Ketika itu, EM mengaku sebagai dokter.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 20 Agustus 2021 - 14:40 WIB
Polisi Tunjukkan Barang Bukti yang Dipakai Dokter Gadungan, EM, untuk Menipu Korbannya
Sumber :
  • Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Seorang janda berinisial MA (40) warga Pakem, Sleman, Yogyakarta, tertipu oleh pria yang dikenalnya lewat media sosial. Korban ditipu luar dalam hingga mengalami kerugian hingga Rp46 juta oleh pelaku EM (44) yang mengaku sebagai dokter.

"Mengaku sebagai dokter di daerah Bandung sana," kata Kapolsek Pakem Sleman Kompol Nuning Sukarminingsih, kepada tvOnenews, Jumat (20/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus bermula saat EM dan MA berkenalan lewat media sosial Facebook pada Desember 2020. Ketika itu, EM mengaku sebagai dokter yang bertugas di Dinas Kesehatan Bandung, Jawa Barat.

Bulan Februari 2021, pelaku datang ke rumah korban dan berjanji akan menikahinya. Namun, ia mengaku harus pindah tugas atau mutasi ke Yogyakarta terlebih dahulu sebelum menikah.

Korban yang percaya kemudian dimanfaatkan pelaku untuk dimintai uang sebagai syarat memuluskan mutasinya.

"Dimintai sejumlah uang untuk keperluan kepindahan si dokter (gadungan) ini, akan pindah ke sini (Yogyakarta) kemudian menikah," imbuh Kapolsek.

Agar semakin meyakinkan korban, pelaku yang seorang duda ini bahkan meminta korban keluar dari pekerjaannya.

"Sampai disuruh keluar dari pekerjaannya si cewek ini, pegawai negeri (ASN) di salah satu instansi di Pakem sini," jelasnya.

Setelah korban menyerahkan uang, pelaku seolah hilang dan tak bisa dihubungi. Merasa menjadi korban penipuan, MA lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Pakem Sleman.

Pelaku akhirnya bisa ditangkap unit Reskrim Polsek Pakem Sleman pada Minggu (8/8), saat berada di jalan Pakem-Cangkringan. Pelaku EM mengaku nekat menjadi dokter gadungan karena terobsesi menjadi dokter.

"Ya, ini aja memang terinspirasi jadi dokter, aslinya wiraswasta, sudah berkeluarga, anak ada, istri sudah pisah," kata pelaku EM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uang hasil penipuan digunakan untuk membelikan hadiah kepada korban, serta untuk keperluan pribadi. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti seperti pakaian korpri, baju dokter, pin ASN, kartu tanda pengenal dokter palsu, ponsel, dan uang sisa penipuan.

Pelaku akan dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Andri Prasetyo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Selengkapnya

Viral