GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Video Gaib Ungkap Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Begini Fakta-faktanya

Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan tewas di mobil Alphard yang diparkir di depan rumah mereka.
Selasa, 14 September 2021 - 09:09 WIB
Yosep, Suami dari Tuti Suhartini yang Ditemukan Tewas Bersama Anak Kandungnya, Amalia di Subang
Sumber :
  • Agung Prasetiyo

Subang, Jawa Barat – Video pengungkapan identitas pelaku pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Jawa Barat, melalui media gaib, viral di jagat maya. Kasus tersebut memang menjadi perhatian publik karena hampir satu bulan berlalu, tetapi polisi belum mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas kejahatan tersebut. Dalam video, penggungah menyebut mediator dirasuki jin qorin dan mengungkapkan sejumlah hal dalam perkara itu.

Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan tewas di mobil Alphard yang diparkir di depan rumah mereka, di Jalan Kampung Ciseuti, Desa Cagak, Subang, Jabar pada 18 Agustus lalu. Jasad mereka ditumpuk di dalam mobil mewah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang bukti di rumah korban, di antaranya papan penggilasan bernoda darah dan pakaian korban.

Hasil Autopsi Jasad Korban

Polisi memastikan Tuti dan Amalia tewas dibunuh. Dari hasil autopsi, ditemukan luka akibat benturan benda tumpul di bagian tengkorak kepala korban.

“Hasil autopsi sementara, kedua korban ini mengalami patah tulang di bagian tengkorak kepala dan memar, itu diperkirakan akibat benturan benda tumpul," kata Kapolsek Jalan Cagak Kompol Supratman, Kamis (19/8).

Polisi juga mendapati terdapat luka yang berbeda antara kedua korban.

“Ada luka robek di bagian bibir ibunya. Kita di tkp juga mengamankan pisau,” kata Supratman.

Peristiwa Terjadi Malam Hari

Pada penyelidikan awal, polisi memperkirakan peristiwa terjadi ketika hari masih gelap.

 “Ketika kami ke tkp, itu diperkirakan sudah lima jam, jadi kejadian diperkirakan dini hari,” ujar Kapolsek Jalan Cagak.

Ada Rekaman CCTV

Polisi bakal menganalisis rekaman kamera pengawas yang terpasang di sekitar rumah korban. Video tersebut akan membantu polisi dalam mengungkap kasus kematian Tuti dan Amel.

“Kita akan minta rekaman CCTV,” ujar Supratman.

Gara-gara tak kunjung terungkap, warga menggunakan cara yang tidak biasa untuk menjawab misteri kematian Tuti dan Amel. Video yang diunggah oleh Madura Ghoib Chanel di YouTube kini viral.

“Harapan kami dapat membantu para petugas sebagai sumber non-teknis selain dari bukti nyata di lapangan. Semoga sesuai atau sinkron dengan adanya kejadian yang ada di lapangan,” kata seorang pria berambut gondrong.

Dia kemudian minta maaf bila ada kesalahan dari apa yang disebutkan dalam video tersebut.

“Sebelumnya kami mohon maaf juga kepada para petugas, ya, Pak ya, yang di sana. Jika video ada kesalahan, kami hanya manusia biasa dan ini juga pengakuan bahwa jin qorin asli, tidak ada rekayasa,” tambahnya.

Mereka beralasan ingin membantu petugas yang sedang berusaha mengungkap kasus tersebut. Pengunggah juga menyatakan tak memiliki niat menuduh siapapun.

“Kita hanya membantu petugas, tidak ada niatan untuk menuduh sebenarnya, kami cuma ingin memberi petunjuk,”

Mereka berharap bila pelaku terbukti bersalah, akan mendapat hukuman yang pantas.

“Semoga almarhumah tenang di alam sana,” kata seorang lelaki lain.

Kemudian video beralih ke adegan empat orang yang terdiri dari tiga lelaki yang melakukan ritual terhadap seorang perempuan yang disinyalir sebagai mediator dengan alam gaib.

“Assalamualaikum,” kata seorang lelaki.

Kemudian wanita yang jadi mediator itu menangis.

“Ibu dibunuh ayah,” katanya wanita tersebut.

“Ini dengan ibu siapa? Ibu Tuti ya? Ibu Tuti Suhartini ya?” tanya si lelaki.

“Ibu dibunuh ayah,” ujar wanita itu lagi.

Mereka kemudian membacakan Alfatihah untuk arwah almarhuham

“Ayah jahat, ayah jahat,” kata mediator.

“Kami turut prihatin ya, Bu. Ibu dipukul apanya, Bu?”

“Ibu dibunuh ayah,” kata wanita tersebut sambil terus menangis dan memegang bagian belakang kepalanya, “ayah jahat, ayah jahat.”

“Yang sabar ya Bu, ya, semoga cepat terungkap, tertangkap atau menyerahkan diri. Saat itu istri mudanya apa yang dilakukan pada ibu juga?”

“Ibu dikeroyok.”

“Tkpnya di mana Ibu, di ruang tamu ibu atau di kamar?”

“Di kamar.”

Kemudian lelaki itu berbicara kepada seseorang yang tidak terlihat di kamera.

“Tuh kita kan enggak ngomong ya tadi. Informasi yang terjadi ibunya di kamar, anaknya (ditemukan) berantakan di luar. Karena anaknya keluar mungkin subuh mau salat. Ketahuan jadinya ribut, itu yang terjadi,” ujarnya.

Tanya jawab dengan mediator kembali berlanjut.

“Ibu dipukul kira-kira jam berapa?

“Jam sebelas,”

“Betul Pak, jam sebelas,” kata lelaki itu kepada seseorang di belakang kamera,

“Bapak, suami ibu itu, kembali ke rumah sama istri mudanya itu, itu naik apa Bu?” lelaki tersebut kemudian melanjutkan lagi tanya jawabnya.

“Ditaruh di luar kendaraannya,”

“Sepeda motor atau mobil?”

“Sepeda,”

“Sepeda motor,” koreksi lelaki itu, “bawa helm? Berarti yang tertinggal itu punya istrinya?”

Wanita mediator itu mengangguk.

“Setelah dipukul, ibu caranya dimasukkan ke mobil itu bagaimana? Habis dicuci dibukain bajunya semuanya, ya Bu, ya?”

Wanita itu mengangguk dan menangis

“Ibu diapakan? Digotong atau digeret?”

“Digeret,”

“Badannya besar ini Pak, digeretlah sama itu (pelaku). Yang geret berdua,” kata lelaki tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengunggah berharap tanya jawabnya ini bisa mengungkap pembunuhan tersebut.

“Apabila ada kesalahan kami tidak luput dari kesalahan, manusia biasa, kami mohon maaf. Kalau ada sesuai dan sinkron mudah-mudahan itu petunjuk dari Gusti Allah SWT sehingga dapat mengungkap misteri pembunuhan yang sadis tersebut,” katanya. (act)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Karena Marah, Iwa K Ungkap Alasan Klarifikasi Rumor Ayah Biologis Ressa Anak Denada

Bukan Karena Marah, Iwa K Ungkap Alasan Klarifikasi Rumor Ayah Biologis Ressa Anak Denada

Bukan karena marah, Iwa K ungkap alasan klarifikasi rumor ayah Ressa anak Denada. Ia menegaskan isu itu spekulasi liar dan ingin meluruskan agar tak merembet..
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Bayi dalam Kardus Dibuang di Jember, Ditemukan Sepucuk Surat Diduga dari Orang Tua: Kalau Sudah Besar Tolong Pakaikan Jepit di Rambutku

Bayi dalam Kardus Dibuang di Jember, Ditemukan Sepucuk Surat Diduga dari Orang Tua: Kalau Sudah Besar Tolong Pakaikan Jepit di Rambutku

Bayi perempuan ditemukan di salah satu teras rumah warga di Jalan Arowana, Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Rabu (11/2/2026). 
Wagub Ungkap Aturan Jam Kerja ASN DKI Selama Ramadan, Pulang Lebih Cepat dari Biasanya

Wagub Ungkap Aturan Jam Kerja ASN DKI Selama Ramadan, Pulang Lebih Cepat dari Biasanya

Sementara, setiap Jumat para ASN bekerja sampai pukul 15.00 WIB. Kemudian, jadwal masuk kerja tetap pukul 08.00 WIB.
Greenland 2: Migration, Perjuangan Keluarga Garrity Mencari Harapan di Dunia Pascabencana

Greenland 2: Migration, Perjuangan Keluarga Garrity Mencari Harapan di Dunia Pascabencana

Greenland 2: Migration merupakan sekuel dari Greenland (2020) yang kembali digarap oleh sutradara Ric Roman Waugh. Film ini dikembangkan sebagai kelanjutan langsung kisah keluarga Garrity setelah peristiwa bencana komet. 
Tekanan Hidup Meningkat, Pakar Ingatkan Pentingnya Menjaga Keseimbangan Tubuh

Tekanan Hidup Meningkat, Pakar Ingatkan Pentingnya Menjaga Keseimbangan Tubuh

Dinamika kehidupan modern yang semakin cepat mendorong meningkatnya perhatian terhadap kesehatan biologis dan stabilitas psikologis masyarakat usia produktif. 

Trending

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT