GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polsek Cimanggis Ciduk 4 Tersangka Pencetak & Pengedar Uang Palsu

Polsek Cimanggis, Depok menangkap 4 orang pencetak dan pengedar uang palsu sejumlah ratusan juta Rupiah di sejumlah wilayah berbeda.
Kamis, 30 September 2021 - 15:30 WIB
Barang Bukti Ratusan Juta Uang Palsu
Sumber :
  • Mely Kasna

Depok - Polsek Cimanggis, Depok menangkap 4 orang pencetak dan pengedar uang palsu sejumlah ratusan juta Rupiah di sejumlah wilayah berbeda. Tersangka masing - masing berinisial MP dan TS yang berperan sebagai pengedar ditangkap di Depok, Sementara 2 lainnya, H dan OD yang berperan sebagai pencetak uang palsu ditangkap di Bandung.

Salah satu tersangka yang sudah lansia, TS, mengaku dirinya terpaksa mengedarkan lantaran desakan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Uangnya saya belanjain beli singkong, soalnya saya sehari - hari jualan singkong tapi saya kurang modal," ujar TS lemah saat ditemui di Mapolrestro Depok, Kamis.

Tersangka lainnya, H yang berperan sebagai pencetak mengaku belajar dengan tersangka OD selama 6 bulan untuk memproduksi uang palsu. Ia sudah berkecimpung di aksi kriminal itu selama satu setengah tahun. Setiap bulannya, ia bisa mencetak uang palsu sejumlah 15 sampai 25 juta.

"Selama 1 tahun pandemi ini saya terlilit kebutuhan hidup," katanya.

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari tertangkapnya MP di Pasar Pal Depok usai menipu seorang pedagang pada 15 September lalu. Berbekal barang bukti 900 ribu rupiah, kepolisian kemudian mengembangkan kasus ini hingga tersangka lain, TS tertangkap juga di Kawasan Beji Depok dengan barang bukti 1,9 juta rupiah.

“Dilakukan pengembangan lagi dan tim berhasil menangkap pencetak uang palsu di Bandung yakni H dan OD dengan masing - masing barang bukti uang palsu sejumlah Rp 108 juta dan RP 64 juta. Jadi total yang kami amankan ini sebesar Rp 158 juta uang palsu siap edar," ujar Imran.

Tak hanya itu, Kepolisian juga mengamankan tiga kardus uang palsu yang belum dipotong beserta alat - alat pencetaknya.

 "Ada juga cairan untuk tanda airnya seperti di uang asli, Uangnya macam - macam, mulai dari pecahan Rp 5 ribu sampai Rp 100 ribu ada semua" tambahnya.

Modusnya, para tersangka ini membelanjakan uang palsu di warung - warung kecil yang terkadang lengah atau sibuk hingga tak sempat mengecek keaslian uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau belanja nominal besar, sama tersangka dicampur ada uang asli sama uang palsu. Jadi pas dicek benar asli, tapi ternyata sisanya palsu semua," tandas Imran.

Seluruh tersangka dijerat pasal 244 KUHP sub 245 dengan ancaman pidana 15 tahun. (mely/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia
Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Tutup Musim di Hadapan Publik Sendiri, Persik Incar 3 Poin Lawan Persija Sore Ini

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral