News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rasamala Aritonang, Eks Pegawai KPK Memilih Jadi Petani

"Begitu banyak prestasi Rasamala di KPK. Ia bahkan pernah mendampingi 5 Pimpinan KPK saat membahas RUU KUHP bersama Presiden di Istana."
Senin, 11 Oktober 2021 - 14:54 WIB
Mantan Kabag Perancangan Peraturan dan Produk Hukum KPK, Rasamala Aritonang.
Sumber :
  • twitter @@paijodirajo

Jakarta - Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang kini menjadi petani. Profesi itu dilakukan usai Aritonang dipecat sepihak oleh pimpinan KPK. 

Mantan penyelidik KPK Aulia Postiera yang mengungkap hal itu melalui akun Twitternya @paijodirajo. Aulia menyebut Rasamala kini memilih pulang kampung untuk membantu keluarganya bertani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rasamala Aritonang nama lengkapnya. Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK. Salah seorang anak muda jenius dan pakar hukum KPK. Pasca pemecatan 30 September 2021, memilih pulang kampung dan membantu keluarganya bertani," tulis Aulia dikutip pada Senin.

"Begitu banyak prestasi Rasamala di KPK. Ia bahkan pernah mendampingi 5 Pimpinan KPK saat membahas RUU KUHP bersama Presiden di Istana," kata Aulia.

Aulia mengatakan, Rasamala merupakan sosok yang kerap menghadapi gugatan praperadilan dari koruptor yang tidak terima dijadikan tersangka oleh KPK. "Pernah menjadi andalan KPK ketika menghadapi banjir pra-peradilan yang diajukan oleh koruptor sejak tahun 2015," tulis Aulia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat di KPK, Rasamala dikenal sebagai salah seorang pegawai yang aktif menolak revisi UU KPK. Salah satu argumennya bila revisi dilakukan dengan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) maka tidak lagi independen. Pun, wadah pegawai juga akan hilang.

Selain itu, dengan revisi, KPK juga mesti meminta izin kepada Dewan Pengawas untuk penyadapan, penyitaan, dan penggeledahan. (ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Airlangga Sebut Pupuk Urea Indonesia Diburu India–Filipina, Australia Sudah Kunci 250 Ribu Ton

Airlangga Sebut Pupuk Urea Indonesia Diburu India–Filipina, Australia Sudah Kunci 250 Ribu Ton

MenkoPerekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, beberapa negara menyampaikan minat resmi untuk mengimpor pupuk dari Indonesia, termasuk India dan Filipina.
Front Persatuan Rakyat Indonesia Laporkan Defiyan Cori ke Polda Metro Jaya

Front Persatuan Rakyat Indonesia Laporkan Defiyan Cori ke Polda Metro Jaya

Front Persatuan Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
Bukan Sekadar Skill, Jay Idzes Akhirnya Bongkar Rahasia Jadi Tembok Kokoh Timnas Indonesia

Bukan Sekadar Skill, Jay Idzes Akhirnya Bongkar Rahasia Jadi Tembok Kokoh Timnas Indonesia

Performa impresif yang terus ditunjukkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya terjawab setelah ia mengungkap sendiri rahasia di balik konsistensinya.
Pengungkapan Korupsi Kuota Haji Bergulir, KPK Periksa Khalid Basalamah Untuk Dalami Hal Ini

Pengungkapan Korupsi Kuota Haji Bergulir, KPK Periksa Khalid Basalamah Untuk Dalami Hal Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap saksi setelah penetapan dua tersangka baru dari pihak swasta di kasus korupsi kuota haji.
GS Caltex Resmi Rekrut Pemain Asia Baru, Thanacha Sooksod Hengkang dari Expressway Hi-Pass di Liga Voli Korea 2026-2027

GS Caltex Resmi Rekrut Pemain Asia Baru, Thanacha Sooksod Hengkang dari Expressway Hi-Pass di Liga Voli Korea 2026-2027

GS Caltex resmi merekrut pemain kuota Asia baru untuk Liga Voli Korea 2026-2027 yakni Thanacha Sooksod yang sebelumnya membela Expressway Hi-Pass.
STY Ungkap Komentar Pelatih Jepang soal Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026

STY Ungkap Komentar Pelatih Jepang soal Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026

Shin Tae-yong mengungkap adanya komentar dari pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, yang menilai Timnas Indonesia memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Selengkapnya

Viral