GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Akhiri Konflik, ASEAN Sepakat Tak Undang Myanmar Hadiri KTT

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sepakat untuk tidak mengikutsertakan pemimpin junta Myanmar dalam KTT yang dijadwalkan pada 26-28 Oktober.
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 13:18 WIB
ASEAN sepakat tidak undang pemimpin junta Myanmar dalam KTT
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Kuala Lumpur - Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sepakat untuk tidak mengikutsertakan pemimpin junta Myanmar dalam KTT yang dijadwalkan pada 26-28 Oktober.

Para menlu ASEAN membuat keputusan itu dalam pertemuan khusus yang dilaksanakan secara virtual pada Jumat malam (15/10), untuk membahas kegagalan militer Myanmar menjalankan proses perdamaian guna mengakhiri krisis berdarah yang dipicu kudeta terhadap pemerintahan terpilih Myanmar pada 1 Februari 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima sumber yang mengetahui tentang pertemuan itu mengatakan, pemimpin junta Myanmar Min Aung Hlaing tidak akan diundang dalam KTT ASEAN. Sebagai gantinya, ASEAN mengharapkan kehadiran seorang tokoh non-politik Myanmar. Jika pengaturan seperti itu tidak diterima oleh militer Myanmar, para menlu ASEAN sepakat untuk mengosongkan kursi Myanmar dalam KTT ASEAN, kata dua sumber lain kepada Reuters.

ASEAN belum merilis pernyataan resmi tentang pertemuan para menlu, sedangkan juru bicara militer Myanmar juga belum memberi komentar tentang keputusan tersebut. Keputusan untuk mengecualikan pemimpin junta akan menjadi langkah bersejarah bagi ASEAN, yang memiliki kebijakan untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri satu sama lain.

ASEAN juga telah lama tidak menggunakan sanksi atau tindakan keras lain untuk mengisolasi Myanmar. Tekanan internasional telah memicu ASEAN untuk mengambil sikap yang lebih keras atas kegagalan Myanmar untuk mengambil langkah-langkah yang disepakati untuk mengakhiri kekerasan, memungkinkan penyaluran bantuan kemanusiaan, dan memulai dialog perdamaian dengan semua pihak.

Myanmar telah menjadi salah satu masalah yang paling memecah belah ASEAN sejak negara itu bergabung dengan perhimpunan pada 1997. Kediktatoran militer yang dikecam oleh Barat karena aturan tangan besinya, menguji persatuan ASEAN dan merusak kredibilitas internasionalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amerika Serikat, Australia, Kanada, Korea Selatan, Inggris, dan Uni Eropa, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengungkapkan keprihatinan tentang "situasi mengerikan" di Myanmar sambil mendukung upaya mediasi yang diupayakan ASEAN. "Kami menegaskan kembali dukungan kuat kami terhadap upaya berkelanjutan ASEAN untuk memetakan jalan keluar dari krisis saat ini," demikian pernyataan itu yang dirilis pada Jumat.

Pernyataan bersama itu juga mendesak Myanmar untuk bekerja sama dengan utusan khusus ASEAN untuk Myanmar Erywan Yusof. Erywan telah memutuskan untuk tidak mengunjungi Myanmar bulan ini, kata beberapa sumber.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Pelatih Timnas Asal Brasil Putar Arah, Kini Kembangkan Talenta Sepak Bola Putri Indonesia

Eks Pelatih Timnas Asal Brasil Putar Arah, Kini Kembangkan Talenta Sepak Bola Putri Indonesia

Eks pelatih Timnas Indonesia asal Brasil Jacksen Tiago kini fokus mengembangkan talenta sepak bola putri lewat program usia dini di berbagai kota.
Heboh Wanita 20 Tahun Coba Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Kondisinya Sekarang

Heboh Wanita 20 Tahun Coba Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Kondisinya Sekarang

Polisi ungkap kondisi terkini seorang wanita berinisial J (20) yang diduga akan melakukan aksi bunuh diri di depan Istana Merdeka, Minggu (22/3/2026) lalu.
Sherly Tjoanda Laos Kembali Disorot, Harta Nyaris Rp1 Triliun hingga Dugaan Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Sherly Tjoanda Laos Kembali Disorot, Harta Nyaris Rp1 Triliun hingga Dugaan Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Sherly Tjoanda Laos kembali disorot, dari kekayaan Rp972 miliar hingga dugaan tambang ilegal dengan denda Rp500 miliar.
Anggota Polisi Bernama Brigadir Fajar Meninggal Dunia saat Jalankan Tugas di Arus Mudik, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Beri Pesan Menyentuh

Anggota Polisi Bernama Brigadir Fajar Meninggal Dunia saat Jalankan Tugas di Arus Mudik, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Beri Pesan Menyentuh

Baru-baru ini Dedi Mulyadi menyampaikan kabar duka cita atas meninggalnya anggota kepolisian.
Derby Persita di Level Internasional Gagal Terjadi Akibat Konflik Timur Tengah

Derby Persita di Level Internasional Gagal Terjadi Akibat Konflik Timur Tengah

Adalah dua punggawa Persita, pemain Kirgistan, Tamirlan Kozubaev yang akan melawan pemain Guinea Khatulistiwa, Pablo Ganet yang gagal berpartisipasi dalam laga uji coba yang berlangsung di Antalya, Turki, pada Rabu (25/3/2026). 
Putri KW Naik Level di Eropa, Dua Faktor Ini Jadi Evaluasi PBSI Usai Belum Bawa Gelar Juara

Putri KW Naik Level di Eropa, Dua Faktor Ini Jadi Evaluasi PBSI Usai Belum Bawa Gelar Juara

Putri KW jadi salah satu pebulutangkis tunggal putri tumpuan Indonesia untuk meraih gelar juara.

Trending

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Sebanyak 15 pemain telah bergabung dalam latihan terbuka untuk media ini. Seluruh pemain dari Super League dan beberapa pemain Timnas Indonesia abroad pun telah bergabung. 
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal kegagalannya bersama Timnas Indonesia. Singgung soal target ke Piala Dunia 2026 sangat berat.
Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Nama bintang voli Idnoensia yang berasal dari Jember, Megawati Hangestri, belakangan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.
Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Jelang FIFA Series 2026, Ivan Kolev Beri Prediksi Strategi John Herdman: Dia Akan Andalkan

Ivan Kolev memprediksi debut John Herdman bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 akan beri lebih banyak kesempatan kepada pemain lokal untuk bersinar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT