News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Negeri Haramkan LGBT Diserang Terorisme, Ratusan Orang Jadi Korban

Keadaan negara yang mengharamkan LGBT kini diserang oleh sekelompok terorisme. Bahkan puluhan warganegaranya tewas dan kondisi ratusan warganya terluka-luka.
Senin, 25 Maret 2024 - 00:05 WIB
Detik-detik Negeri Haramkan LGBT Diserang Terorisme, Ratusan Orang Jadi Korban
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com  - Mencuat kabar soal detik-detik negeri yang haramkan kelompok LGBT diserang terorisme di media sosial hingga media massa luar negeri.

Dari kabar yang beredar, aksi terorisme itu terjadi di Gedung Konser, Moskow, Rusia, Sabtu (23/3/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mirisnya, sebanyak 60 orang tewas dan 147 lainnya luka-luka karena serangan terorisme yang terjadi di dekat ibukota Rusia.

"Menurut data awal, serangan teroris ke kompleks Crocus City Hall menyebabkan 60 orang tewas dan 147 lainnya cedera," demikian menurut otoritas penyelidikan Rusia.

tvonenews

Kemudian, dari data Kementerian Penanganan Situasi Darurat Rusia, bangunan Crocus City Hall runtuh akibat kebakaran yang terjadi. 

Sebelum runtuh, sebuah ledakan terjadi dalam serangan ke gedung teater tersebut sehingga menimbulkan kebakaran besar yang melahap sepertiga bangunan tersebut.

Serangan tersebut terjadi kala kelompok musik setempat Piknik akan tampil. Kelompok musik tersebut dilaporkan selamat.

Kejaksaan Agung Rusia menyebut sekelompok orang tidak dikenal tiba-tiba melancarkan tembakan sebelum konser dimulai. 

Sementara itu, komisi penyelidikan setempat menyatakan kejadian tersebut sebagai "serangan teroris".

Sementara itu, lebih dari 100 orang berhasil dievakuasi dari bangunan tersebut, dengan banyak pengunjung gedung konser lainnya menunggu dievakuasi di atap bangunan.

Pasukan khusus, polisi, dan dinas pemadam kebakaran setempat, serta sekitar 50 mobil ambulans, langsung diterjunkan ke lokasi untuk memulihkan keamanan dan menolong para korban.

Merespons serangan tersebut, otoritas Moskow seketika meningkatkan pengamanan. 

Warga kota digeledah sebelum diizinkan masuk ke sejumlah fasilitas publik, seperti stasiun kereta bawah tanah.

Hal tersebut dilakukan menyusul laporan bahwa pelaku penembakan berhasil melarikan diri.

Juru bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov menyatakan Presiden Vladimir Putin terus menerima informasi terbaru terkait serangan itu.

Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev juga menyerukan seluruh pelaku dieksekusi mati dan seluruh keluarganya diperiksa.

Sementara itu, Gubernur Oblast Moskow Andrey Vorobyov mengumumkan sebuah gugus tugas akan didirikan untuk menangani peristiwa itu.

Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin menyatakan belasungkawa terhadap korban tewas maupun luka-luka dalam serangan teroris itu.

"Sebuah tragedi mengerikan terjadi di Crocus City Hall hari ini. Saya berbelasungkawa terhadap para keluarga korban. Saya juga sudah memerintahkan supaya semua hal yang diperlukan diberikan kepada mereka yang cedera," kata Sobyanin.

Sobyanin juga memerintahkan pembatalan seluruh acara konser di daerahnya sepanjang akhir pekan.

Untuk diketahui, Rusia merupakan negara yang mengaharamkan adanya kelompok LGBT. 

Bahkan, kelompok LGBT masuk daftar hitam organisasi terorisme dan ekstremis di RUsia. 

Langkah Rusia ini sejalan dengan keputusan Mahkamah Agung pada November lalu yang menetapkan aktivis LGBT sebagai kelompok ekstremis.

Tindakan Pemerintah Rusia itu kini menimbulkan kekhawatiran dari kelompok LGBT. Mereka takut akan ditangkap oleh penegak hukum Rusia. 

Daftar organisasi teroris Rusia dikelola oleh badan Rosfinmonitoring. Badan ini punya wewenang membekukan aset dan entitas yang masuk daftar terorisme.

“Daftar baru ini mengacu pada gerakan sosial LGBT internasional dan unit strukturalnya,” ujar kantor berita RIA seperti dikutip dari AFP. 

Selama satu dekade terakhir Presiden Vladimir Putin menekan ekspresi orientasi seksual dan identitas gender rakyat Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan dia menyebutkan nilai-nilai keluarga Rusia berbeda dengan Barat. 

Selain itu, Putin juga mengeluarkan Undang Undang yang melarang promosi hubungan seksual sejenis, serta melarang perubahan gender. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Berdayakan Warga Lewat Bioflok dan Urban Farming Terpadu

Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Berdayakan Warga Lewat Bioflok dan Urban Farming Terpadu

Sebagai upaya memperkuat kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, Pertamina Patra Niaga tengah menggencarkan program bioflok dan urban farming.
Bahasa Tubuh Sarwendah Jadi Sorotan Pakar Mikro Ekspresi, Katanya Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hanya Pura-pura Sedih

Bahasa Tubuh Sarwendah Jadi Sorotan Pakar Mikro Ekspresi, Katanya Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hanya Pura-pura Sedih

Pakar mikro ekspresi menilai, bahwa ucapan dengan bahasa tubuh yang diperlihatkan Sarwendah dalam video permintaan maafnya tidak sinkron dan dinilai tak tulus.
Jason Donovan Yusuf Kalahkan Rekornya Sendiri di GBK

Jason Donovan Yusuf Kalahkan Rekornya Sendiri di GBK

Indonesia Short Courae Emerging Series secara resmi telah rampung. Sejumlah rekor nasional (rekornas) pun tercatat berhasil terpecahkan seperti yang dilakukan Jason Donovan Yusuf.
Komentar Denise Chariesta soal Permintaan Maaf Sarwendah, Pilih Berbeda dari yang Lain: Dia itu Single Mom

Komentar Denise Chariesta soal Permintaan Maaf Sarwendah, Pilih Berbeda dari yang Lain: Dia itu Single Mom

Denise Chariesta ikut mengomentari video permintaan maaf mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah Tan soal ucapan kontroversi yang berujung viral di media sosial.
Mensesneg Tanggapi Usul Pigai soal Jabatan Nonoperasional Polri Diisi oleh Sipil: Lihat Baik Buruknya!

Mensesneg Tanggapi Usul Pigai soal Jabatan Nonoperasional Polri Diisi oleh Sipil: Lihat Baik Buruknya!

Menurut Prasetyo Hadi, usulan Natalius Pigai soal jabatan nonoperasional Polri diisi oleh sipil sah saja, tetapi perlu mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan.
Kisah Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi yang Niatnya Jadi TKI Tiba-tiba Direkrut Klub Sepak Bola Eropa

Kisah Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi yang Niatnya Jadi TKI Tiba-tiba Direkrut Klub Sepak Bola Eropa

Slamet Santoso, seorang pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, berniat mengadu nasib ke Eropa sebagai pekerja migran, malah berakhir menjadi pemain sepak bola profesional di Polandia.

Trending

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya Bocorkan Data Puluhan Orang Terlibat Korupsi MBG: Nama-nama Itu Tokoh Besar

Sony Sonjaya melalui pengacaranya Elza Syarief, bocorkan data puluhan orang yang terlibat kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di BGN.
Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Selain Bocorkan Otak Korupsi MBG, Sony Sonjaya Beberkan Ciri-cirinya hingga Jabatannya

Setelah dibekuk Kejagung terkait kasus dugaan korupsi tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya bocorkan fakta
Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai Dadan Hindaya Pakai Rompi Tahanan, Sejumlah Kebijakan MBG Berubah

Usai eks Kepala BGN, Dadan Hindayana dibekuk Kejagung hingga mengenakan rompi tahanan. Kini sejumlah kebijakan rogram makan bergizi gratis (MBG) alami perubahan
Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap Hasil Tim ASEAN di FIFA Matchday: Hanya Timnas Indonesia yang Menang, Thailand Imbang dan Singapura Keok

Rekap hasil FIFA Matchday pada Jumat (05/06/2026) menghadirkan nasib berbeda bagi sejumlah wakil Asia Tenggara. Hanya Timnas Indonesia yang berhasil menang.
Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman Merasa Tertipu Usai Dikalahkan Timnas Indonesia 3-0: Tidak Mencerminkan Peringkat Mereka di FIFA

Pelatih Oman, Tarik Sektioui, mengaku merasa tertipu dengan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Hal itu ia ungkapkan setelah timnya kalah telak dari skuad Garuda.
Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Omongan Media Timur Tengah Jadi Kenyataan, Timnas Indonesia Benar-benar Bikin Oman Tak Berkutik di GBK

Sebelum pertandingan digelar, media Timur Tengah sudah lebih dulu memberikan peringatan kepada tim nasional mereka soal kekuatan Timnas Indonesia melawan Oman.
Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia di GBK, Sebut Debut Pelatih Tarik Sektioui Mengecewakan

Media Oman soroti debut buruk Tarik Sektioui setelah timnya dihancurkan Timnas Indonesia 0-3 di FIFA Matchday. Bahkan media setempat mengakui kualitas Garuda.
Selengkapnya

Viral