News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Dilanda Tsunami Tonga Krisis Makanan dan Minuman, Dunia Kirim Bantuan

Internasional menanggapi seruan untuk pengiriman bantuan mendesak di Tonga. Kapal dan pesawat yang membawa bantuan akan tiba dalam beberapa hari mendatang.
Jumat, 21 Januari 2022 - 13:27 WIB
Kondisi Tonga Usai Dilanda Tsunami
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Lebih banyak kapal dan pesawat yang membawa bantuan akan tiba di Tonga dalam beberapa hari mendatang saat masyarakat internasional menanggapi seruan untuk pengiriman bantuan mendesak ke Tonga.

Negara kepulauan Pasifik itu telah dilanda bencana letusan gunung berapi dan tsunami yang menghancurkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerbangan pertama dari Australia dan Selandia Baru mendarat di Tonga pada Kamis (20/1/2022) dengan pasokan air yang sangat dibutuhkan untuk sanitasi dan kebersihan, tempat berlindung, peralatan komunikasi, dan generator listrik.

Sebuah kapal penopang maritim Selandia Baru HMNZS Aotearoa, yang membawa 250.000 liter air dan mampu menghasilkan 70.000 liter air per hari melalui proses desalinasi, diperkirakan akan tiba di Tonga pada Jumat.

Selain itu, pesawat pengirim bantuan kedua dari Australia, yang pada Kamis (20/1/2022) harus kembali karena masalah dalam penerbangan, sekarang diharapkan tiba pada Jumat di Tonga, kata Komisi Tinggi Australia di Tonga pada laman Facebook.

Lebih banyak bantuan sedang dalam perjalanan dengan HMAS Adelaide dalam perjalanan dari Brisbane dan akan tiba di Tonga pada pekan depan, kata komisi tinggi Australia itu.

Gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai meletus dengan ledakan yang memekakkan telinga pada Sabtu (15/1). Ledakan gunung itu memicu tsunami yang menghancurkan desa-desa, resor dan banyak bangunan dan memutus komunikasi bagi negara berpenduduk sekitar 105.000 orang itu.

Tiga orang dilaporkan tewas, kata pihak berwenang.

Abu telah menyelimuti negara pulau itu dan merusak sebagian besar sumber air minumnya.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pengarahan mengatakan bahwa Tonga telah meminta bantuan mendesak dan PBB terus berkomunikasi erat dengan pihak berwenang di Tonga.

"Tim penilai telah mencapai sebagian besar negara, termasuk pulau-pulau terpencil dan terisolasi," kata Dujarric.

"Kami tetap sangat prihatin mengenai akses ke air bersih untuk 50.000 orang di seluruh negeri. Pengujian kualitas air terus berlanjut, dan kebanyakan orang mengandalkan air kemasan," ujarnya.

Sekitar 60.000 orang telah terkena dampak kerusakan tanaman, ternak, dan perikanan akibat hujan abu, intrusi air asin dan potensi hujan asam, kata Dujarric.

Dia juga menyebutkan adanya laporan kelangkaan bahan bakar.

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne pada Jumat mengatakan bahwa sumbangan uang tunai dari Australia sebesar 1 juta dolar AS ke Tonga untuk bantuan kemanusiaan perlu diikuti dengan dukungan yang lebih substansial untuk pembangunan kembali di negara pulau itu.

"Dampak letusan gunung berapi ini dan tsunami berikutnya serta kerusakan akibat genangan banjir akan menjadi tantangan berkelanjutan bagi Tonga, khususnya terkait infrastruktur," kata Payne kepada radio Australia.

Dia menambahkan bahwa Selandia Baru dan Fiji juga bekerja sama dengan Tonga untuk menangani situasi.

Jalur-jalur komunikasi telepon antara Tonga dan dunia luar tersambung kembali pada Rabu malam (19/1) meskipun pemulihan layanan internet penuh kemungkinan akan memakan waktu satu bulan atau lebih.

Masyarakat Tonga telah beralih ke media sosial untuk mengunggah gambar-gambar tentang kondisi kehancuran akibat tsunami di negara itu dan menyampaikan pesan-pesan tentang keterkejutan mereka setelah ledakan besar gunung.

Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengatakan kekuatan letusan gunung itu diperkirakan setara dengan 5 hingga 10 megaton bom TNT, atau lebih dari 500 kali bom nuklir yang dijatuhkan Amerika Serikat di kota Hiroshima, Jepang pada akhir Perang Dunia Dua.(ant)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK OTT Pejabat Pajak di Kalimantan Selatan

KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini KPK menjaring pejabat pajak di wilayah Kalimantan Selatan.
IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD.
Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Berjasa Selama Hidupnya, Kapolri Usul Meri Hoegeng Dianugerahi Bintang Bhayangkara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan usulan supaya almarhumah istri Jenderal Hoegeng, Meriyati Hoegeng diberi Bintang Bhayangkara karena jasanya.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Malang: Mulai Besok! Big Match LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Pembuka

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Malang: Mulai Besok! Big Match LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi Jadi Pembuka

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 Seri Malang, yang akan langsung diramaikan oleh big match di sektor putra antara LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi. 
Prabowo Mau Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel: Upaya Lindungi Hutan dan Taman Nasional

Prabowo Mau Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel: Upaya Lindungi Hutan dan Taman Nasional

Hashim menyebut penambahan personel ini sebagai langkah kecil namun sangat signifikan dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup.
Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Ressa akhirnya buka suara soal tudingan tak nafkahi anak dan disamakan dengan Denada. Ia siap digugat dan menyinggung tindakan amoral sang mantan istri.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT