News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Ton Limbah Medis Covid-19 Mengancam Kesehatan dan Lingkungan

WHO memperingatkan bahwa puluhan ton limbah medis yang terdiri dari bekas jarum suntik, alat uji, dan botol vaksin selama pandemi Covid-19 mengancam kesehatan manusia dan lingkungan.
Selasa, 1 Februari 2022 - 16:39 WIB
Puluhan Ton Limbah Medis Covid-19 Mengancam Kesehatan dan Lingkungan
Sumber :
  • antara

Jenewa, Swiss - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa puluhan ton limbah medis yang terdiri dari bekas jarum suntik, alat uji, dan botol vaksin selama pandemi Covid-19 mengancam kesehatan manusia dan lingkungan.

Barang-barang bekas yang sebagian dapat menularkan virus corona itu berpotensi menimbulkan luka bakar, luka tertusuk jarum suntik, dan kuman penyakit terhadap para petugas kesehatan, demikian laporan WHO yang dirilis pada Selasa (01/02/2022) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

WHO juga memperingatkan masyarakat yang dekat dengan tempat pembuangan sampah yang dikelola dengan buruk juga dapat terpengaruh melalui udara yang terkontaminasi dari pembakaran sampah, kualitas air yang buruk, atau hama pembawa penyakit.

Laporan tersebut menyerukan reformasi dan investasi termasuk melalui pengurangan penggunaan kemasan yang menyebabkan tumpukan plastik dan bahan yang dapat didaur ulang.

Diperkirakan sekitar 87.000 ton alat pelindung diri (APD) atau setara dengan berat beberapa ratus paus biru, telah dipesan melalui portal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga November 2021. Sebagian besar APD diperkirakan berakhir sebagai limbah. Laporan itu juga menyebutkan sekitar 140 juta alat uji berpotensi menghasilkan 2.600 ton sebagian besar sampah plastik dan limbah kimia yang cukup untuk mengisi sepertiga kolam renang Olimpiade.

Selain itu, diperkirakan bahwa sekitar 8 miliar dosis vaksin yang disalurkan secara global telah menghasilkan tambahan 144.000 ton limbah dalam bentuk botol kaca, jarum suntik, jarum, dan kotak pengaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan WHO tidak menyebutkan contoh spesifik di mana penumpukan limbah paling mengerikan terjadi, tetapi merujuk pada tantangan seperti pengolahan dan pembuangan limbah resmi yang terbatas di pedesaan India serta sejumlah besar lumpur tinja dari fasilitas karantina di Madagaskar.

Bahkan sebelum pandemi, sekitar sepertiga fasilitas kesehatan tidak dilengkapi untuk menangani beban limbah yang ada, kata WHO.(chm/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mentan Amran: Ada El Nino Godzilla Tak Masalah, Stok Beras Kita Menuju 5 Ton

Mentan Amran: Ada El Nino Godzilla Tak Masalah, Stok Beras Kita Menuju 5 Ton

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memberikan jaminan bahwa fenomena cuaca ekstrem "Godzilla El Nino" tidak akan menggoyahkan ketahanan pangan Indonesia.
Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengambil tindakan tegas dengan menyegel tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Sriamur, Kecamatan Tambun Utara. 
Demi Naik Haji Sampai Jual Rumah, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Demi Naik Haji Sampai Jual Rumah, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bolehkah menjual rumah demi berangkat haji? Ustaz Syafiq Riza Basalamah memberikan penjelasan lengkap soal hukumnya dan prioritas dalam Islam.
Ayah di Garut Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Terancam Hukuman Berat

Ayah di Garut Tega Cabuli Anak Kandung Sejak SD, Terancam Hukuman Berat

Kepolisian Resor (Polres) Garut mengamankan seorang pria berinisial S (43) atas dugaan tindak asusila terhadap anak kandungnya yang masih berusia 12 tahun. 
Penjelasan Sumardji soal Akhirnya Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah Insiden 'Tendangan Kungfu'

Penjelasan Sumardji soal Akhirnya Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 setelah Insiden 'Tendangan Kungfu'

Aksi tidak terpuji mewarnai jalannya kompetisi Elite Pro Academy Super League U-20. Seorang mantan pemain Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 Fadly Alberto ...
Pep Guardiola ke Timnas Italia? Pernyataan Bonucci Bikin Heboh

Pep Guardiola ke Timnas Italia? Pernyataan Bonucci Bikin Heboh

Mantan bek timnas Italia, Leonardo Bonucci, mengungkapkan harapannya agar Pep Guardiola bisa menjadi pelatih baru Gli Azzurri.

Trending

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Abaikan Peringatan, TPS Ilegal di Tambun Utara Resmi Disegel Pemkab Bekasi

Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengambil tindakan tegas dengan menyegel tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, Sriamur, Kecamatan Tambun Utara. 
Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Selengkapnya

Viral