News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Texas cabut syarat pemakaian masker di sekolah, abaikan pedoman CDC AS

Pencabutan penggunaan masker disejumlah negara bagian akan segera diberlakukan
Rabu, 19 Mei 2021 - 11:54 WIB
Migran dari Amerika Tengah yang tiba dengan penerbangan yang disewa dari Brownsville, Texas, AS, dan diusir ke Meksiko
Sumber :
  • ANTARA

Washington, 19/5  - Ssebagian besar gubernur yang telah mengabaikan perintah bermasker di tingkat negara bagian telah mengizinkan pemerintah daerah, distrik sekolah, dan bisnis untuk menerapkan kebijaksanaan dalam memilih kapan dan bagaimana melonggarkan persyaratan mereka sendiri.

Gubernur Texas Greg Abbott pada Selasa (18/5) memerintahkan semua distrik sekolah umum di negara bagiannya untuk mencabut persyaratan mengenakan masker bulan depan, yang bertentangan dengan pedoman terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS demi keselamatan siswa di tengah wabah COVID-19..

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perintah eksekutif Abbott juga melarang lembaga pemerintah lokal lainnya di negara bagian itu untuk terus mesyaratkan pemakaian penutup wajah mulai Jumat (21/5), yang menggaungkan langkah serupa awal bulan ini oleh sesama Gubernur Republik Ron DeSantis dari Florida.

Abbott mengatakan Texas sedang mengambil langkah melawan pandemi COVID-19 melalui vaksinasi, terapi antibodi, dan praktik keselamatan kesehatan sukarela, sehingga persyaratan masker pemerintah tidak lagi diperlukan.

"Kami dapat terus mengurangi COVID-19 sambil mempertahankan kebebasan orang Texas untuk memilih apakah mereka bermasker atau tidak," katanya dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan perintah eksekutif itu.

Texas, negara bagian terpadat kedua di AS, sekarang menjadi yang paling agresif dalam membebaskan pemakaian masker bersama.

Mulai Jumat, pemerintah atau pejabat lokal yang mencoba menerapkan wajib masker atau pembatasan lain yang bertentangan dengan perintah eksekutif terbaru Abbott akan dikenakan denda hingga $ 1.000 (Rp14,5 juta).

Distrik sekolah umum telah diberi lebih banyak waktu untuk mematuhi, tetapi setelah 4 Juni, "tidak ada siswa, guru, orang tua atau anggota staf pengunjung lainnya yang dapat diwajibkan untuk memakai masker saat berada di kampus," kata pengumumannya.

Abbott dan banyak politisi Republik lainnya telah menganggap wajib bermasker sebagai pengenaan pembatasan kebebasan pribadi, meskipun mereka dengan enggan mensyaratkan bermasker pada puncak pandemi karena rawat inap dan kematian melonjak di luar kendali.

Texas mencabut perintah resmi kewajiban bermasker di negara bagian yang diberlakukan selama 10 minggu lalu ketika krisis mulai surut. Negara bagian itu kemudian menggugat pejabat di Austin, ibu kota Texas, karena menolak untuk mengikuti pencabutan pembatasan tersebut.

Perintah Selasa menandai peningkatan dalam tekad Abbott untuk memaksa pemerintah lokal lainnya agar sejalan dengan kebijakannya ihwal tanpa masker di tingkat negara bagian.

Ini juga membuat Texas berselisih dengan pedoman terbaru CDC yang merekomendasikan siswa di sekolah-sekolah di seluruh Amerika Serikat memakai masker untuk tahun akademik 2020-2021 karena tidak semua siswa akan diinokulasi terhadap virus corona ketika pemelajaran di dalam kelas dilanjutkan.

Kebijakan di Texas itu diambil ketika negara bagian di seluruh negeri telah bergerak untuk mengakhiri atau melonggarkan keharusan mengenakan masker di sebagian besar tempat umum lainnya, sesuai dengan pedoman CDC dalam beberapa pekan terakhir. Rekomendasi tersebut mencerminkan penurunan stabil dalam infeksi virus vorona, kedatangan pasien di rumah sakit dan kematian saat kampanye vaksinasi AS mendapatkan momentum.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengumumkan pada Senin bahwa negara bagiannya akan mencabut persyaratan masker wajah di sebagian besar ruang publik untuk individu yang divaksinasi, sementara sesama Gubernur Demokrat Gavin Newsom dari California mengatakan dia akan tetap memerintahkan pemakaian masker untuk satu bulan lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlepas dari mandat pemerintah yang ada, jajak pendapat Ipsos baru yang dilakukan untuk Reuters selama akhir pekan menunjukkan lebih dari setengah orang Amerika menyatakan keengganan untuk segera kembali ke perilaku normal sebelum pandemi.

Dari mereka yang disurvei, hanya 17% yang mengatakan bahwa mereka bermaksud untuk segera kembali ke rutinitas sebelumnya. 28% lainnya mengatakan mereka sudah melakukannya, angka yang mencakup 42% dari Partai Republik yang disurvei.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Kakorlantas Polri terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama di perlintasan sebidang kereta api.
Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap rahasia agar wilayah Jakarta dan Bekasi terbebas dari bencana banjir.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Hadirkan Keluarga Aman Yani, KDM Temukan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Hilang sejak 2016

Hadirkan Keluarga Aman Yani, KDM Temukan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Hilang sejak 2016

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendapat 5 fakta terbaru kasus pembunuhan satu keluarga Haji Syahroni di Indramayu setelah menghadirkan keluarga Aman Yani.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat ada ketegangan, tim dokter Richard Lee ungkap kejadian sebelum Hanny Kristianto cabut sertifikat mualaf, lengkap dengan klarifikasi Koh Hanny.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Selengkapnya

Viral