GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menjelajahi Dubai, Simbol Peradaban Modern dan Kreativitas Manusia

Dubai sebagai tujuan perjalanan modern dan futuristik dengan daya tarik tersendiri. Pusat hiburan di UAE tersebut jadi destinasi populer bagi pelaku perjalanan dunia
Rabu, 16 Maret 2022 - 17:57 WIB
Museum of the Future di Dubai
Sumber :
  • (ANTARA/Aria Cindyara)

Dubai, Uni Emirat Arab - Udara panas dan lembab ala negara Sahara serta berbagai hiburan mewah acap kali dibayangkan saat seseorang menyebut Dubai. Namun di luar itu, Dubai dapat dibilang sebagai tujuan perjalanan modern dan futuristik dengan daya tarik tersendiri.

Pusat hiburan di Dubai, Uni Arab Emirat (UAE) tersebut menjadi destinasi populer di kalangan pelaku perjalanan dunia. Pada 2019 lalu, otoritas pariwisata setempat melaporkan 16,73 juta wisatawan mengunjungi kota dengan beragam pilihan tujuan wisata itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut ini adalah sejumlah destinasi yang dapat menjadi pilihan city tour bagi para pelaku perjalanan yang ingin menjelajahi Dubai.

Menikmati suasana marina di Bluewaters Island

Pulau buatan Bluewaters Island menjadi rumah bagi salah satu observatory wheel tertinggi di dunia, Dubai Ain.

Dari ketinggian 250 meter di titik teratas Dubai Ain, para pengunjung dapat melihat pemandangan Palm Jumeirah, rangkaian pulau reklamasi di Dubai yang dibuat menyerupai pohon palem. Pulau itu menjadi ikon kemampuan manusia di Dubai dan UAE selama kehadirannya yang hampir 21 tahun.

Dari kawasan ini, para pengunjung juga dapat melihat suasana di pantai buatan di Jumeirah Beach Residences yang dipenuhi wisatawan dan penikmat wisata olah raga air.

Para pecinta makanan-makanan unik ala food truck juga dapat menikmati berbagai pilihan yang terletak di kawasan Dubai Ain yang luas.

Harga tiket masuk Dubai Ain mulai dari 130 dirham UAE (sekitar Rp505.525), namun saat ini Dubai Ain tengah menjalani renovasi yang akan berlangsung selama satu bulan ke depan.


Berimajinasi masa depan di Museum of the Future

Desain unik menyerupai oval dengan ruang hampa di tengahnya menjadikan gedung Museum of the Future pemandangan yang mencolok di kota Dubai, terutama di antara gedung-gedung lain yang berlokasi di Jalan Sheikh Zayed itu.

Warna perak gedung tersebut dibalut oleh pulasan kaligrafi Arab di sekeliling eksteriornya. Tulisan indah tersebut adalah kutipan tentang masa depan dari Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UAE, juga pemimpin Dubai.

Kaligrafi yang dirancang seniman Mattar bin Lahej itu terpampang jelas di bagian luar gedung museum dan membawa pesan kuat yang mencerminkan nilai utama museum tersebut.

“Kita mungkin tak akan hidup hingga ratusan tahun ke depan, namun hasil dari kreativitas kita akan meninggalkan warisan yang hidup jauh setelah kita tiada.”

“Masa depan adalah milik mereka yang dapat membayangkannya, merancangnya, dan mewujudkannya. Masa depan tidak menunggu. Masa depan dapat dirancang dan dibangun hari ini.”

“Rahasia pembaruan kehidupan, pembangunan peradaban dan kemajuan umat manusia terangkum dalam satu kata: Inovasi.”

Gedung yang dirancang oleh arsitek Shaun Killa itu merepresentasikan kemanusiaan dengan bentuk lingkaran, mencerminkan bumi dengan gundukan hijau di atas gedung, dan menggambarkan masa depan yang penuh misteri dengan ruang kosong di tengah bangunan.

Pengelola museum memadukan kegiatan pameran, teater, dan atraksi tematik untuk menciptakan "gerbang ke masa depan", di mana semua instalasi dibuat oleh perancang, seniman, dan pembuat film yang visioner.

Masing-masing instalasi dibuat untuk membuka pikiran para pengunjung museum, tentang berbagai kemungkinan, baik untuk diri mereka sendiri, untuk masa depan, maupun untuk dunia.

Mereka yang hendak mengunjungi museum ini perlu membeli tiket secara daring terlebih dahulu. Kunjungan sebaiknya direncanakan jauh-jauh hari karena tiket kerap kali habis terjual untuk beberapa hari, bahkan beberapa pekan ke depan.

Harga tiket untuk usia 3 tahun ke atas dipatok seharga 145 dirham (sekitar Rp564.756).

Menikmati matahari terbenam di ketinggian Burj Khalifa

Sebagai gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa dan observatori panorama At The Top, sudah tidak asing lagi bagi para pecinta travelling. Namun, ada sensasi tersendiri saat menikmati matahari yang perlahan terbenam dari lantai 124 dan 125 bangunan yang terletak di pusat kota Dubai itu.

Waktu di antara pukul 17.30 dan 18.30 menjadi saat yang tepat untuk menikmati sunset dari ketinggian, ketika nuansa jingga keemasan menyelimuti gedung-gedung pencakar langit lain di sekitar Burj Khalifa, yang jadi terlihat rendah dibandingkan gedung setinggi 828 meter tersebut.

Ada sedikit ketenangan di sekitar observatori yang selalu ramai oleh pengunjung kala mereka sibuk mengabadikan momen terbenamnya matahari.

Tiket masuk ke lantai 124 dan 125 Burj Khalifa dipatok seharga 150 dirham, namun di jam-jam ramai dari pukul 16.00 hingga 18.30, harga tiket sedikit lebih mahal yakni 234 dirham.


Melepas penat di Dubai Mall dan Dubai Fountain

Tersambung dengan pintu masuk dan keluar At The Top Burj Khalifa menjadikan Dubai Fountain dan Dubai Mall tempat yang strategis untuk mencari santap malam dan melepas penat usai berwisata selama satu harian penuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dubai Mall merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di dunia dengan ratusan merek-merek global ternama. Toko-toko suvenir hingga gerai-gerai barang mewah ada di sana. Namun, Dubai Mall tak hanya menjadi tempat berbelanja, tapi juga pusat keramaian yang menarik para turis dengan arsitektur megahnya.

Di area yang sama, para pengunjung dapat menikmati pemandangan ke arah air mancur Dubai Fountain. Setiap hari mulai pukul 18.00 petang hingga 23.00, pertunjukan air mancur yang diiringi suara musik berlangsung setiap 30 menit sekali.

Sambil menikmati minuman dingin, pertunjukan itu bisa disaksikan sambil memandang Burj Khalifa yang menjulang tinggi dan berkelap-kelip di belakangnya. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Pemerintah Soal Lebaran Sederhana, Golkar Singgung Dampak Geopolitik hingga Ajak Warga Berhemat

Dukung Pemerintah Soal Lebaran Sederhana, Golkar Singgung Dampak Geopolitik hingga Ajak Warga Berhemat

DPP Partai Golkar menyatakan dukungannya terhadap imbauan pemerintah agar perayaan Lebaran 2026 digelar secara sederhana. Seruan ini dinilai relevan dengan kondisi saat ini yang turut berdampak pada situasi dalam negeri.
Link Live Streaming Final Four Liga Voli Thailand: Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Jumpa Rivan Nurmulki

Link Live Streaming Final Four Liga Voli Thailand: Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Jumpa Rivan Nurmulki

Link live streaming final four Liga Voli Thailand 2025-2026, di mana ada big match antara Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC yang mempertemukan Doni Haryono dengan Rivan Nurmulki.
Diakui Bukan Mengakui, Pengamat Belanda Mulai Puji Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Diakui Bukan Mengakui, Pengamat Belanda Mulai Puji Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Maarten Paes mulai bangkit di Ajax Amsterdam usai sempat dikritik. Penampilan solidnya dapat pujian Hans Kraay Jr dan jadi sinyal positif di Eredivisie.
Mengenal Damian van Rensburg, Satu-satunya Gerbong Patrick Kluivert yang Dipertahankan John Herdman di Timnas Indonesia

Mengenal Damian van Rensburg, Satu-satunya Gerbong Patrick Kluivert yang Dipertahankan John Herdman di Timnas Indonesia

Damian van Rensburg, menjadi satu-satunya gerbong kepelatihan Patrick Kluivert yang dipertahankan oleh John Herdman untuk proyek barunya di Timnas Indonesia.
Red Sparks Resmi Berpisah dengan Elisa Zanette, Pengganti Megawati Hangestri Hanya Satu Musim di Liga Voli Korea

Red Sparks Resmi Berpisah dengan Elisa Zanette, Pengganti Megawati Hangestri Hanya Satu Musim di Liga Voli Korea

Red Sparks mengumumkan bahwa mereka resmi berpisah dengan Elisa Zanette, di mana opposite pengganti Megawati Hangestri itu hanya menjalani satu musim di Liga Voli Korea.
Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi di Pemalang Kejar Bus hingga Beda Kota

Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi di Pemalang Kejar Bus hingga Beda Kota

Aksi cepat tanggap ditunjukkan petugas kepolisian di Kabupaten Pemalang saat membantu seorang pemudik yang panik karena tasnya tertinggal di dalam bus.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT