GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Fordow, Natanz, Isfahan: 3 Jantung Nuklir Iran yang Dibidik AS

Militer AS bom tiga situs nuklir Iran: Fordow, Natanz, dan Isfahan. Inilah kondisi fasilitas nuklir Iran terkini dan ancaman yang membayangi dunia.
Senin, 23 Juni 2025 - 11:13 WIB
Fasilitas nuklir Iran.
Sumber :
  • Anadolu

Jakarta, tvOnenews.com – Dunia kembali dibuat geger. Amerika Serikat (AS) resmi melakukan serangan militer terhadap tiga fasilitas nuklir utama milik Iran, Minggu (22/6/2025), di tengah konflik yang kian memanas antara Iran dan Israel.

Serangan ini dilancarkan sebagai tanggapan atas meningkatnya ketegangan sejak Israel memulai gelombang serangan ke Iran pada 13 Juni lalu. Kali ini, Washington terjun langsung dalam konflik dan memilih sasaran yang sangat sensitif: program nuklir Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu target utama yang dibom adalah Fordow, fasilitas pengayaan uranium berteknologi tinggi yang terletak di bawah gunung, wilayah selatan Teheran. Presiden AS Donald Trump mengklaim dalam pernyataan di media sosial: “Fordow sudah tidak ada lagi.”

Selain Fordow, dua situs lainnya yang diserang adalah Natanz – jantung pengayaan uranium Iran, dan Isfahan – pusat konversi dan penyimpanan uranium serta komponen penting sentrifus.

Bagaimana Kondisi Program Nuklir Iran?

Menurut laporan dari Reuters, program nuklir Iran tersebar di berbagai lokasi. Meski ancaman serangan udara dari Israel dan AS telah berlangsung selama dekade terakhir, hanya beberapa fasilitas yang memiliki perlindungan bawah tanah yang cukup kokoh.

Apakah Iran Pernah Membuat Senjata Nuklir?

Pemerintah Iran dengan tegas membantah pernah memiliki atau berencana membuat senjata nuklir. Namun, badan pengawas nuklir internasional, termasuk IAEA dan intelijen AS, menyatakan bahwa Iran sempat menjalankan program senjata nuklir terkoordinasi hingga tahun 2003 sebelum akhirnya dihentikan.

Sebagai bagian dari kesepakatan nuklir internasional tahun 2015—yang dikenal sebagai JCPOA (Joint Comprehensive Plan of Action)—Iran setuju membatasi aktivitas nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi.

Namun, pakta itu ambruk pada 2018 setelah AS di bawah Presiden Trump menarik diri secara sepihak, membuat Iran mulai meninggalkan pembatasan-pembatasan penting dalam kesepakatan tersebut.

Iran Percepat Pengayaan Uranium, Ancaman Bom Nuklir Makin Nyata?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak runtuhnya JCPOA, Iran semakin agresif memperluas pengayaan uranium. Saat ini, Iran memperkaya uranium hingga 60% kemurnian fisil, mendekati 90%—tingkat yang digunakan untuk senjata nuklir.

Menurut IAEA, dengan volume uranium yang diperkaya hingga 60%, jika ditingkatkan lebih lanjut, Iran secara teoritis sudah memiliki bahan baku cukup untuk membuat enam bom nuklir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral