News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Fordow, Natanz, Isfahan: 3 Jantung Nuklir Iran yang Dibidik AS

Militer AS bom tiga situs nuklir Iran: Fordow, Natanz, dan Isfahan. Inilah kondisi fasilitas nuklir Iran terkini dan ancaman yang membayangi dunia.
Senin, 23 Juni 2025 - 11:13 WIB
Fasilitas nuklir Iran.
Sumber :
  • Anadolu

Fasilitas Nuklir yang Diserang: Inilah Profil Lengkapnya

1. Natanz

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kompleks utama pengayaan uranium Iran yang terletak di dataran berbatu, dekat kota Qom. Terdiri dari:

  • FEP (Fuel Enrichment Plant): Pabrik pengayaan bawah tanah dengan kapasitas 50.000 sentrifus. Sebelum serangan, 16.000 sentrifus telah dipasang, dan 13.000 di antaranya beroperasi untuk memurnikan uranium hingga 5%.

  • PFEP (Pilot Fuel Enrichment Plant): Terletak di atas tanah. Iran memperkaya uranium hingga 60% di fasilitas ini.

Natanz telah menjadi sasaran gangguan sebelumnya, termasuk ledakan dan sabotase yang diduga dilakukan oleh Israel pada 2021. Situs ini pertama kali terungkap ke publik pada 2002 oleh kelompok oposisi Iran yang diasingkan, dan sejak itu menjadi titik pusat perhatian internasional.

2. Fordow

Fasilitas ini dibangun dalam gua bawah tanah dekat Qom, dirancang untuk kebal terhadap serangan udara. Diketahui memiliki:

  • Sekitar 2.000 sentrifus, mayoritas IR-6—sentrifus generasi baru.

  • Sekitar 350 sentrifus digunakan untuk pengayaan hingga 60%.

Penting dicatat, JCPOA 2015 melarang Iran melakukan aktivitas pengayaan uranium di Fordow. Namun, Iran kembali mengaktifkan situs ini setelah AS keluar dari kesepakatan tersebut.

3. Isfahan

Kompleks nuklir terbesar kedua di Iran ini berisi:

  • Fasilitas konversi uranium, yang memungkinkan pengubahan bahan mentah menjadi uranium heksafluorida untuk disuntikkan ke sentrifus.

  • Pabrik pembuatan logam uranium, komponen sensitif dalam desain bom atom.

  • Fasilitas ini juga menyimpan stok uranium hasil pengayaan.

Pada 2022, IAEA mengonfirmasi adanya lokasi baru di Isfahan untuk produksi komponen sentrifus.

Situs Nuklir Tambahan yang Diawasi Ketat

4. Khondab (dahulu Arak)

Reaktor air berat yang dulunya sangat berisiko karena mampu menghasilkan plutonium, bahan alternatif selain uranium untuk bom atom. Berdasarkan JCPOA, reaktor ini telah:

  • Didesain ulang untuk tidak menghasilkan plutonium tingkat senjata.

  • Inti reaktornya dibongkar dan diisi beton.

Namun, Iran telah memberi tahu IAEA bahwa reaktor akan mulai beroperasi kembali pada 2026.

5. Pusat Penelitian Nuklir Teheran

Menyimpan sejumlah fasilitas riset nuklir dan reaktor penelitian. Meski skalanya kecil, fasilitas ini tetap mendapat pengawasan ketat internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Bushehr

Satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir yang beroperasi secara penuh di Iran. Dilengkapi dengan sistem bahan bakar Rusia yang dikembalikan ke Rusia setelah digunakan, mengurangi risiko proliferasi senjata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Selengkapnya

Viral