News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Pertama Kali, Mengapa Israel Serang Al-Aqsa?

Sejak Yerusalem jatuh ke Israel pada 1967, kompleks Masjid Al-Aqsa diketahui telah berulang kali jadi sasaran penyerangan, baik oleh pemukim ataupun tentara.
Minggu, 17 April 2022 - 02:14 WIB
Warga Palestina Sedang Berjalan di Depan Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem
Sumber :
  • ANTARA

Yerusalem, Palestina - Pasukan Israel menggerebek kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Jumat (15/4/2022).

Bukan hanya melukai para jemaah, pasukan Israel juga menangkapi puluhan orang jemaah yang sedang berada di Masjid Al-Aqsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 152 orang telah dievakuasi dari masjid dan dipindahkan ke rumah sakit terdekat, termasuk banyak yang mengalami luka di tubuh bagian atas. 

Sementara menurut Direktur Masjid al-Aqsa Sheikh Omar al-Kiswani mengatakan, ada sekitar 400 orang ditangkap dalam serangan itu.

Petugas Medis Dilarang Masuk

Penggerebekan dimulai sesaat setelah selesai sholat subuh, sekitar pukul 05.30 WIB, dan berlanjut hingga sekitar pukul 09.30 WIB.

Pasukan Israel menyerbu halaman masjid dari beberapa gerbang, memanjat atap aula kiblat–bangunan utama di situs tempat shalat berjamaah–dan mulai menembaki jemaah, mencegah petugas medis mengakses gedung untuk merawat para jemaah yang terluka.

Rekaman yang dibagikan secara online menunjukkan gas air mata dan granat kejut ditembakkan di dalam aula doa berkubah perak.

Akibat serangan pasukan Israel itu, bangunan-bangunan di dalam kompleks Masjid AL-Aqsa rusak. Beberapa jendela bersejarahnya juga dihancurkan oleh pasukan Israel, menurut saksi mata.

Penyerangan kali ini diakui sebagai eskalasi besar, dikarenakan polisi Israel masuk ke dalam gedung.

Bukan Pertama Kalinya

Sejak Yerusalem jatuh ke tangan Israel pada 1967, kompleks Masjid Al-Aqsa diketahui telah berulang kali menjadi sasaran penyerangan, baik itu oleh pemukim, polisi, ataupun tentara Israel.

Kemudian pada 1996, Israel memutuskan untuk membuka pintu masuk baru di sebelah barat kompleks Masjid Al-Aqsa. 

Hal ini memicu bentrokan hingga kemudian menewaskan lebih dari 80 orang dalam tiga hari.

Lalu pada September 2000, saat pemimpin oposisi sayap kanan Israel Ariel Sharon mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsa, terjadi perlawanan Palestina kedua atau biasa disebut Infitada kedua.

Infitada kedua dimulai pada September 2020 dan berakhir pada 2005.Infitada kedua dikenal juga sebagai Infitada Al-Aqsa.

Infitada kali ini jauh lebih berdarah dari Infitada pertama, karena menewaskan lebih dari 4.300 orang, rasio kematian Israel dan Palestina saat itu sekitar tiga banding satu.

Pada akhir 2005 kekerasan sudah mulai mereda, namun Palestina terus terlihat memburuk.

Salah satunya, otoritas Palestina kehilangan dukungan karena tuduhan korupsi yang mulai meluas. Hal inilah yang kemudian membuat Hamas mampu memenangi pemilu 2006 dan mengambil alih kekuasaan pada 2007.

Selanjutnya pada 2017, tiga orang Arab-Israel melepaskan tembakan ke polisi Israel di dekat Masjid Al Aqsa, hal ini menewaskan dua polisi Israel.

Ketiga orang Arab-Israel tersebut kemudian melarikan diri ke kompleks suci, namun tak lama kemudian mereka ditembak mati oleh pasukan keamanan.

Pada 2019 polisi Israel kembali mengalami bentrokan dengan jemaah di kompleks Masjid Al-Aqsa, hal ini menyebabkan puluhan warga Palestina terluka selama acara penting Muslim dan Yahudi.

Kemudian pada 2021 saat bulan Ramadhan kekerasan kembali terjadi di Kompleks Masjid Al Aqsa.

Bentrokan terjadi antara polisi Israel dan jemaah muslim Palestina. Bentrokan kemudian berkembang menjadi peperangan antara kelompok Hamas dengan Israel selama 11 hari.

Peperangan tersebut menewaskan lebih dari 250 orang dimana sebagian besar terjadi di Gaza.

Apa Motif Penyerangan Israel?

Salah satu motif yang menenggarai penyerangan Israel terhadap Kompleks Masjid Al-Aqsa adalah diakuinya kompleks tersebut sebagai situs tersuci bagi Yahudi, karena menampung situs kuil pertama dan kuil kedua Yahudi.

Selain itu, Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya yang tidak terbagi, yang di mana mereka menganggap Kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan wilayah mereka.

Hal ini berbanding terbalik dengan Palestina yang menginginkan sektor timur sebagai ibu kota negara mereka ke depannya.

Diketahui, setelah Ka'bah yang terletak di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi di Madinah, kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan tempat suci ketiga bagi umat Islam. Sebelum Ka'bah menjadi kiblat, dahulu shalat merujuk ke kompleks Al Aqsa.

Selain itu, bagi umat Islam, kompleks Masjid Al-Aqsa adalah salah satu tempat suci dan diyakini menjadi bagian dari rangkaian Isra Mi'raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dimana saat itu turun perintah shalat lima waktu.

Berdasarkan sejarah islam, kompleks Masjid Al-Aqsa dibangun pada abad ketujuh Masehi oleh Umar bin Khattab di kawasan reruntuhan Kuil Kedua Yahudi yang dihancurkan oleh Romawi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara bagi umat Yahudi, kompleks Masjid Al Aqsa disebut sebagai Temple Mount atau juga disebut sebagai Har HaBayit, Bukit Bait Suci, dalam bahasa Ibrani.

(act/mg3/put)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terancam Degradasi! De Zerbi Pilih Fokus Laga Demi Laga Bersama Tottenham

Terancam Degradasi! De Zerbi Pilih Fokus Laga Demi Laga Bersama Tottenham

Pelatih anyar Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, menegaskan memilih fokus menjalani pertandingan demi pertandingan di tengah ancaman degradasi yang menghantui mereka pada Liga Inggris musim 2025/2026.
Lama Menghilang dari Layar Kaca, Begini Kabar Terbaru Arya Saloka, Masih di Dunia Hiburan?

Lama Menghilang dari Layar Kaca, Begini Kabar Terbaru Arya Saloka, Masih di Dunia Hiburan?

Absennya Arya Saloka dari layar kaca dalam waktu cukup lama memunculkan berbagai asumsi. Sebagai aktor yang pernah memiliki popularitas tinggi, keputusannya untuk tida
Bukan Sekadar Menang, Bhayangkara Presisi Punya Misi Lain Usai Kalahkan Garuda Jaya di Final Four Proliga 2026

Bukan Sekadar Menang, Bhayangkara Presisi Punya Misi Lain Usai Kalahkan Garuda Jaya di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi semakin mendekati gelar putaran pertama Final Four Proliga 2026.
Usai Dedi Mulyadi Ancam Tindak Tegas Pungli di Jembatan Cirahong, Polisi Turun Tangan Beri Penjelasan

Usai Dedi Mulyadi Ancam Tindak Tegas Pungli di Jembatan Cirahong, Polisi Turun Tangan Beri Penjelasan

Video pungli di Jembatan Cirahong viral, Dedi Mulyadi ancam tindakan tegas. Polisi turun tangan beri klarifikasi soal pungutan yang disebut sukarela.
Detik-detik Jenazah Mayor Zulmi Aditya Tiba dan Disemayamkan di Cimahi

Detik-detik Jenazah Mayor Zulmi Aditya Tiba dan Disemayamkan di Cimahi

Jenazah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar tiba di rumah duka di Cimahi, Jawa Barat, Sabtu malam sekitar pukul 21.15 WIB dan langsung disemayamkan
Setelah Ukir Sejarah Mengejutkan, Kieran Trippier Pilih Angkat Kaki dari Newcastle United

Setelah Ukir Sejarah Mengejutkan, Kieran Trippier Pilih Angkat Kaki dari Newcastle United

Kabar mengejutkan datang dari Newcastle United. Bek senior, Kieran Trippier, dipastikan bakal meninggalkan klub pada akhir musim ini setelah kontraknya berakhir

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral