GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gencatan Senjata Gaza Masih Tertahan, Hamas Bilang Ada Isu Soal...

Gencatan senjata Gaza kembali tertunda. Hamas ungkap alasan utama: perdebatan sengit soal daftar tahanan Palestina yang ingin dibebaskan.
Jumat, 10 Oktober 2025 - 08:53 WIB
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Harapan dunia untuk melihat perdamaian di Jalur Gaza kembali tertunda. Hamas mengungkapkan bahwa perjanjian gencatan senjata dengan Israel belum juga ditandatangani lantaran terjadi perbedaan pandangan soal daftar tahanan Palestina yang akan dibebaskan.

Juru bicara Hamas di Lebanon, Walid Kilani, menjelaskan kepada RIA Novosti, Kamis (10/10), bahwa persoalan utama terletak pada nama-nama pemimpin Palestina yang masih dipenjara oleh Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza belum ditandatangani karena ketidaksepakatan tentang daftar pemimpin Palestina yang diharapkan bisa dibebaskan dari penjara Israel,” ujarnya.

Beberapa nama yang disebut menjadi perdebatan adalah tokoh-tokoh besar Palestina seperti Marwan Barghouti, Abdullah Barghouti, Ahmad Saadat, Ibrahim Hamed, dan Hassan Salama. Kelima nama itu dianggap simbol perlawanan dan memiliki pengaruh besar dalam perjuangan rakyat Palestina.

Kilani juga menegaskan bahwa isu pelucutan senjata terhadap kelompok perlawanan seperti Hamas, serta soal pemerintahan di Jalur Gaza, tidak dibahas dalam tahap negosiasi tidak langsung yang difasilitasi Mesir.

Dari pihak Israel, seorang sumber kepada CNN membenarkan bahwa negosiasi masih berjalan, khususnya menyangkut pembebasan para tahanan Palestina. Namun, ia menambahkan bahwa jenazah dua pemimpin Hamas, Yahya Sinwar dan Mohammed Sinwar, yang disebut tewas dalam serangan sebelumnya, tidak akan dikembalikan sebagai bagian dari perjanjian tersebut.

“Tim masih menyusun daftar tahanan Palestina yang akan dibebaskan. Masalah ini belum terselesaikan,” kata sumber Israel itu.

Di tengah kabar negosiasi, situasi di lapangan masih mencekam. Tank-tank Israel dilaporkan menembaki warga sipil Palestina yang sedang mengungsi menuju Kota Gaza. Insiden ini terekam kamera dan disiarkan langsung oleh Al Jazeera. Koresponden mereka menyebut tank menembak dari jarak sangat dekat, menambah ketegangan di tengah upaya menuju gencatan senjata.

Sementara itu, tekanan diplomatik internasional terus meningkat. Pada 29 September 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan rencana 20 poin untuk mengakhiri konflik di Gaza. Rencana tersebut menyerukan gencatan senjata segera dan pembebasan sandera dalam waktu 72 jam, serta membentuk komite teknokratis apolitis Palestina yang akan mengelola Gaza di bawah pengawasan dewan internasional yang dipimpin oleh Trump sendiri.

Sehari sebelumnya, Trump juga menyatakan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani tahap pertama perjanjian damai Gaza, yang mencakup pembebasan sandera dan penarikan pasukan Israel ke garis tertentu. Namun hingga kini, Hamas membantah telah menandatangani kesepakatan apapun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebuntuan soal daftar tahanan ini menunjukkan betapa rumitnya proses menuju perdamaian permanen di Gaza. Di satu sisi, Hamas menuntut pembebasan tokoh-tokoh penting yang dianggap pahlawan perjuangan, sementara Israel masih menolak memberikan kelonggaran bagi nama-nama besar yang dianggap berisiko.

Situasi ini membuat dunia internasional kembali waswas. Harapan akan terciptanya ketenangan di Gaza tampak masih jauh dari kenyataan. Pertanyaannya kini — apakah gencatan senjata benar-benar akan terwujud, atau kembali tertunda di meja negosiasi? (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Trending Topic: Dedi Mulyadi Bawa Kabar Gembira, Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat, hingga Omongan Khabib Nurmagomedov Terbukti

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari kebiajakan baru Dedi Mulyadi hingga omongan Khabib Nurmagomedov.
Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral