News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menolak Israel dan Dimusuhi IOC Bukan Kali Pertama bagi Indonesia, di Era Soekarno Pernah Bikin Tandingan yaitu GANEFO, Ini Sejarahnya

Sanksi IOC atas penolakan atlet Israel mengingatkan publik pada sejarah serupa di era Soekarno, saat Indonesia juga dimusuhi IOC dan menanggapi dengan mendirikan ajang tandingan bernama Ganefo.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 22:24 WIB
Presiden Soekarno menggagas GANEFO.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / istimewa / antara / perpustakaanonline

Pada tahun 1963, Indonesia kembali menjadi tuan rumah ajang olahraga besar yang berbeda dari sebelumnya.

“47 negara berpartisipasi, lebih dari 2700 atlet datang dari seluruh dunia, sebagian besar negara yang baru merdeka, dan negara-negara sosialis di Eropa. Dan paling penting: Palestina,” jelas Gayatri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Palestina adalah peserta resmi di GANEFO. Ini adalah 'lingkaran penuh' untuk Indonesia, dari sudut pandang anti-imperialis dan komitmen terhadap Palestina,” sambungnya.

Gayatri pun mengapresiasi sikap tegas Indonesia saat ini dan menyerukan agar semangat itu dihidupkan kembali.

“Jadi saya menyambut Indonesia, Bapak Erick Thohir, untuk mendirikan GANEFO 2.0,” ujarnya.

Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Atlet senam artistik Israel Artem Dolgopyat batal tampil di Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dolgopyat_artem

 

Tahap awal penyelenggaraan GANEFO dimulai dengan Konferensi Pendahuluan GANEFO I di Jakarta pada 27–29 April 1963. Dari 17 negara yang diundang, 12 negara hadir, termasuk Republik Rakyat Tiongkok dan Uni Soviet.

Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa GANEFO akan menjunjung semangat Dasasila Bandung—mendorong perdamaian, solidaritas, dan kerja sama antarnegara berkembang melalui olahraga.

Presiden Soekarno kemudian menerbitkan Keputusan Presiden No. 74 Tahun 1963 untuk membentuk Komite Nasional GANEFO, dengan tugas memobilisasi partisipasi negara-negara Nefos (New Emerging Forces), mempersiapkan penyelenggaraan teknis, serta menggalang dana dari rakyat dan Dana Revolusi.

GANEFO I resmi dibuka oleh Presiden Soekarno pada 10 November 1963 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan semboyan legendaris: “Onward! No Retreat!” (Maju Terus, Pantang Mundur).

Acara berlangsung meriah selama 12 hari, dihadiri lebih dari 100.000 penonton, dan mempertandingkan 20 cabang olahraga seperti atletik, renang, gulat, dan tenis meja.

Hasilnya, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) keluar sebagai juara umum, disusul Uni Soviet di posisi kedua dengan 27 medali emas, dan Indonesia di peringkat ketiga dengan 21 emas—mayoritas dari cabang atletik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan GANEFO tidak hanya menjadi simbol kemenangan teknis, tetapi juga diplomatik. Dunia menyaksikan munculnya poros baru negara-negara berkembang yang berani menentang dominasi kekuatan lama.

Usai GANEFO I, Indonesia menggelar Kongres Dewan GANEFO pada 24–25 November 1963, dan ditunjuk sebagai Ketua Dewan Eksekutif, sementara Kairo, Mesir ditetapkan sebagai tuan rumah GANEFO II (1967).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Weton 3 Mei 2026: 5 Weton Ini Bakal 'Dihantam' Rezeki Nomplok dari Arah yang Tak Diduga-duga

Ramalan Weton 3 Mei 2026: 5 Weton Ini Bakal 'Dihantam' Rezeki Nomplok dari Arah yang Tak Diduga-duga

Apakah weton Anda termasuk yang akan mendapatkan kejutan manis? Inilah lima weton yang diprediksi paling beruntung pada tanggal 3 Mei 2026.
Bagaimana Industri Tumbuh dari Kesejahteraan dan Peran Besar Pekerja dalam Industri ala Gobel di May Day 2026

Bagaimana Industri Tumbuh dari Kesejahteraan dan Peran Besar Pekerja dalam Industri ala Gobel di May Day 2026

Keberhasilan industri justru ditopang oleh hubungan industrial yang sehat di mana pekerja tidak hanya dilihat sebagai tenaga produksi, tetapi sebagai mitra strategis
Lebih dari 9.000 Pelari Asal Berbagai Daerah di Indonesia akan Ramaikan Jogja 10K di Malioboro

Lebih dari 9.000 Pelari Asal Berbagai Daerah di Indonesia akan Ramaikan Jogja 10K di Malioboro

Lebih dari 9.000 pelari akan memadati Malioboro pada acara Jogja 10K yang digelar pada Minggu, 3 Mei 2026. Tak sedikit dari mereka berasal dari luar Pulau Jawa.
Rayakan Promosi ke Premier League Musim Depan, Ipswich Town 'Pajang' Wajah Elkan Baggott di Instagram

Rayakan Promosi ke Premier League Musim Depan, Ipswich Town 'Pajang' Wajah Elkan Baggott di Instagram

Tujuh kali tak masuk skuad Ipswich Town, bek Timnas Indonesia Elkan Baggott tiba-tiba muncul di momen perayaan promosi klubnya ke Premier League musim depan.
Ancaman Besar dari KNVB: 133 Laga Terancam Diulang Gara-Gara Kasus Dean James?

Ancaman Besar dari KNVB: 133 Laga Terancam Diulang Gara-Gara Kasus Dean James?

Masalah paspor bermula ketika NAC Breda menuding Dean James sebagai pemain ilegal dalam pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Meski sudah diputuskan hasilnya ternyata
Timnas Indonesia Dapat Kabar Menyenangkan, Media Vietnam Sebut Garuda Bakal Keuntungan Besar di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Dapat Kabar Menyenangkan, Media Vietnam Sebut Garuda Bakal Keuntungan Besar di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia disebut bakal dapat dua keuntungan besar di FIFA ASEAN Cup 2026. Begini kata media Vietnam.

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro mengungkapkan alasan dibalik keputusan Megawati Hangestri akhirnya mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk ajang internasional.
Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tiba-tiba bertemu dengan Sekjen KNVB Gijs de Jong jelang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang. Ada pembahasan Timnas Indonesia vs Belanda?
Selengkapnya

Viral