GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penembakan di Brown University: 2 Mahasiswa Tewas, Pelaku Masih Diburu Aparat

Penembakan di Brown University menewaskan dua mahasiswa dan melukai sembilan orang. Pelaku masih diburu, kampus Ivy League itu dilanda duka.
Minggu, 14 Desember 2025 - 12:09 WIB
Ilustrasi penembakan pistol pakai peluru karet
Sumber :
  • ANTARA/Pixabay

Providence, tvOnenews.com – Aksi penembakan massal terjadi di lingkungan Brown University, sebuah universitas riset ternama Ivy League di Providence, Rhode Island, Amerika Serikat. Insiden berdarah ini menewaskan dua mahasiswa dan melukai sedikitnya sembilan orang lainnya. Hingga Sabtu malam waktu setempat, aparat keamanan masih memburu pelaku yang melarikan diri usai kejadian.

Mengutip dari CNN, penembakan terjadi di gedung Barus and Holley, bangunan tujuh lantai yang menjadi pusat kegiatan akademik jurusan teknik dan fisika. Saat insiden berlangsung, sejumlah mahasiswa diketahui tengah mengikuti sesi ulasan ujian akhir semester di salah satu ruang kelas. Suasana kampus yang biasanya tenang berubah mencekam ketika suara tembakan terdengar dari dalam gedung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Brown University, Christina Paxson, dalam konferensi pers menyatakan bahwa sebagian besar korban merupakan mahasiswa. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara delapan mahasiswa lainnya mengalami luka tembak dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Seorang korban tambahan dilaporkan mengalami luka akibat serpihan peluru dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya.

Rumah Sakit Rhode Island mengonfirmasi menerima sembilan pasien dengan luka tembak. Enam orang berada dalam kondisi kritis namun stabil, satu pasien dalam kondisi kritis, dan dua lainnya dalam kondisi stabil. Rumah sakit tersebut sempat memberlakukan lockdown internal namun tetap melayani pasien gawat darurat.

Sementara itu, aparat kepolisian Providence bersama otoritas negara bagian dan federal melancarkan perburuan besar-besaran terhadap pelaku. Lebih dari 400 personel gabungan dikerahkan, termasuk FBI dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF). Area sekitar kampus Brown University ditutup sementara dan mahasiswa diminta tetap berada di dalam ruangan selama proses pengamanan berlangsung.

Pihak kepolisian menyebut pelaku diperkirakan berusia sekitar 30-an tahun dan mengenakan pakaian gelap. Rekaman kamera pengawas menunjukkan seorang pria yang diduga sebagai pelaku meninggalkan gedung Barus and Holley dan berjalan menyusuri Hope Street sebelum menghilang. Wajah pelaku tidak terlihat jelas dalam rekaman tersebut, dan polisi menduga ia sempat mengenakan masker bermotif kamuflase abu-abu.

FBI telah membuka situs khusus bagi masyarakat untuk mengirimkan foto maupun video yang diduga berkaitan dengan pelaku penembakan. Selain itu, Kepolisian Providence juga menyediakan nomor telepon khusus bagi warga yang memiliki informasi penting terkait insiden tersebut.

Sejumlah mahasiswa menceritakan detik-detik mencekam saat kampus diberlakukan lockdown. Ethan Schenker, mahasiswa Brown University, mengaku berada di perpustakaan kampus ketika menerima pesan darurat yang meminta seluruh civitas akademika berlindung. Ia menggambarkan suasana penuh ketegangan saat aparat keamanan memeriksa ruang demi ruang.

Mahasiswa lain, Shiney Mayanja, mengaku sempat membarikade pintu ruangan dengan meja dan mematikan lampu bersama teman-temannya setelah menerima peringatan penembakan. Mereka baru menyadari keseriusan situasi saat melihat mahasiswa lain berlarian dan lampu kendaraan polisi menyala di sekitar kampus.

Wali Kota Providence, Brett Smiley, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada indikasi ancaman lanjutan terhadap masyarakat luas. Ia tidak merekomendasikan pembatalan acara publik maupun kegiatan keagamaan, meski proses pencarian pelaku masih berlangsung. Namun demikian, warga tetap diminta waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.

Insiden ini menjadi penembakan di lingkungan sekolah pertama di Rhode Island sejak setidaknya tahun 2008. Data menunjukkan, lebih dari 70 kasus penembakan di sekolah telah terjadi di Amerika Serikat sepanjang tahun ini, menambah panjang daftar tragedi kekerasan bersenjata di institusi pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan telah menerima laporan lengkap terkait penembakan di Brown University. Pemerintah federal menyatakan siap memberikan dukungan penuh untuk membantu aparat setempat mengungkap identitas pelaku dan membawa yang bersangkutan ke hadapan hukum.

Hingga berita ini diturunkan, kampus Brown University masih berada dalam status pengamanan ketat. Aparat terus menyisir area sekitar kampus sambil memastikan keselamatan mahasiswa dan staf, sementara duka mendalam menyelimuti komunitas akademik akibat tragedi yang terjadi di tengah masa ujian akhir dan menjelang libur Natal. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Sebuah rumah milik warga di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa (12/5).
Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Perselisihan dan polemik internal mewarnai kegiatan organisasi Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) wilayah Jawa Timur.
Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Media Vietnam beri reaksi setelah Timnas Indonesia U-17 dipastikan tersingkir dari Piala Asia U-17 2026. Di sisi lain, China justru mendapatkan sanjungan karena keberhasilan meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos memperlihatkan sikap centilnya yang bikin gemas saat melewati hutan tempat tinggal masyarakat Suku Togutil.
Jadwal Thailand Open 2026, Rabu 13 Mei: Ada 10 Wakil Indonesia Main, Anthony Sinisuka Ginting vs Shi Yu Qi

Jadwal Thailand Open 2026, Rabu 13 Mei: Ada 10 Wakil Indonesia Main, Anthony Sinisuka Ginting vs Shi Yu Qi

Jadwal Thailand Open 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan beraksi termasuk Anthony Sinisuka Ginting akan menjalani laga berat melawan Shi Yu Qi.
Tak Dapat Diatasi Aparat, Dedi Mulyadi Punya Cara Jitu Tertibkan Kios Liar di Bandung Bikin Pedagang Full Senyum

Tak Dapat Diatasi Aparat, Dedi Mulyadi Punya Cara Jitu Tertibkan Kios Liar di Bandung Bikin Pedagang Full Senyum

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi punya cara jitu untuk penertiban kios liar yang berada di Bandung, khususnya di jalan Hasan Sadikin. Pedagang ditertibkan KDM

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral