Ini Dampak Mengerikan Terhadap Harga Minyak Usai Trump Bekuk Presiden Venezuela Maduro
- istimewa - antaranews
Jakarta, tvOnenews.com - Usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bekuk Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, begitu menyedot perhatian publik hingga menuai komentar Brian Jacobsen, Kepala Ahli Strategi Ekonomi di Annex Wealth Management.
Pasalnya, dampak dari penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh Presiden AS, Trump begitu mengerikan terhadap Harga minyak.
Dalam hal ini, Brian Jacobsen menyebutkan dampaknya bisa meningkatkan harga minyak utamanya bensin dan inflasi di AS.
Harga minyak penting bagi ekonomi AS karena mempengaruhi tagihan bahan bakar dan dapat berpengaruh terhadap data inflasi yang dipantau oleh Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed).
Diktehaui, minyak mentah Brent ditutup pada US$ 60,75 per barel pada Jumat (2/1) dan West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir pada US$ 57,32.
Pasokan minyak Venezuela sudah berubah setelah Trump mengumumkan blokade kapal tanker minyak yang masuk dan keluar negara itu pada Desember 2025 dan AS menyita dua kargo minyak Venezuela.
Langkah-langkah tersebut memangkas ekspor Venezuela menjadi sekitar setengah dari 950.000 barel per hari (bpd).
Kemudian kata Kepala Ahli Strategi Ekonomi di Annex Wealth Management, Brian Jacobsen, pada Minggu (4/1) menyampaikan, "Mengingat betapa cepatnya hal ini terjadi, pasar minyak mungkin menjadi satu-satunya pasar yang merespons."
Kenaikan harga minyak yang berkelanjutan di SPBU cenderung menekan anggaran rumah tangga dan dapat berdampak pada biaya barang yang diangkut melalui truk, kereta api dan udara.
Bahan bakar juga merupakan biaya utama bagi maskapai penerbangan dan perusahaan logistik sehingga memengaruhi segala hal mulai dari tarif pengiriman hingga biaya pengiriman.
Bagi para produsen, biaya energi yang lebih tinggi dapat meningkatkan biaya operasional.
Di luar bahan bakar, kejadian ini menambah guncangan geopolitik baru.
Lonjakan ketidakpastian ini bisa menyebabkan perusahaan menunda perekrutan dan investasi hingga biaya dan permintaan lainnya.
Untuk diketahui, Venezuela memiliki sekitar 303 miliar barel cadangan minyak atau sekitar 17% dari total global.
Namun produksi terus menurun, yakni rata-rata sekitar 1,1 juta barel per hari tahun lalu, setelah bertahun-tahun salah urus, kurangnya investasi dan sanksi AS.
Load more