News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik AS-Venezuela Otomatis Dongkrak Harga Minyak Dunia? Begini Kata Pengamat

Pengamat Energi Unpad menjawab pertanyaan soal kondisi harga minyak setelah konflik yang tengah terjadi antara Amerika Serikat dan Venezuela. Begini katanya.
Senin, 5 Januari 2026 - 15:44 WIB
Ilustrasi Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Energi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad), Yayan Satyakti menjawab soal kondisi harga minyak setelah konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Ternyata, ia melihat bahwa ketegangan antara Amerika dan Venezuela tidak akan serta merta memicu lonjakan harga minyak global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya menilai faktor produksi minyak Venezuela yang relatif kecil membuat dampaknya terhadap pasar energi dunia terbatas.

“Kalau misalkan kita lihat disrupsinya di sini, karena produksi dari Venezuela itu hanya kurang dari satu juta barrel per hari ya. Hanya 0,96 juta barrel per hari,” ujar Yayan saat dihubungi tvOnenews.com, Senin (5/1/2026).

Yayan menjelaskan, berdasarkan proyeksi Energy Information Agency (EIA), Amerika Serikat justru tengah mengarahkan strategi untuk menekan harga minyak global. Dalam total energy outlook, harga minyak mentah diproyeksikan turun dari kisaran US$ 69 per barel menjadi sekitar US$ 55 per barel pada 2026.

“Artinya bahwa memang harga minyak ini menurut energy outlook, sekarang itu kan US$69, 2026 itu harus US$55,” katanya.

Ia menambahkan, produksi minyak mentah Amerika Serikat memang turun tipis dari 13,6 juta barel per hari pada 2025 menjadi sekitar 13,5 juta barel per hari. Namun penurunan tersebut dinilai tidak signifikan untuk mengguncang pasar.

“Nah, kemudian yang menarik bahwa strategi khususnya Amerika Serikat untuk memang sengaja menurunkan harga minyak, kalau misalkan mereka memiliki strategi apa yang disebut sebagai American Energy Dominance,” ucap Yayan.

Menurut Yayan, kebijakan energi AS erat kaitannya dengan agenda ekonomi Presiden Donald Trump yang menargetkan penurunan inflasi melalui harga energi yang lebih murah. Sektor bahan bakar fosil masih menjadi penopang utama rantai pasok dan aktivitas ekonomi AS.

“Karena menurut Trump jika ingin inflasi itu turun maka harga minyak itu harus turun,” jelasnya.

Terkait Venezuela, Yayan menilai dinamika politik dan konflik dengan AS lebih bersifat regional. Secara historis, produksi minyak Venezuela pernah mencapai 3,15 juta barel per hari pada awal 2000-an, namun merosot tajam setelah perusahaan-perusahaan AS seperti Chevron dan ExxonMobil hengkang.

“Produksi minyak Venezuela itu terus turun, yang tadinya itu 3,15 juta barrel per day (hari) itu menjadi hanya pada tahun 2019 itu sekitar 0,85 juta barrel per day,” ujarnya.

Meski produksi sempat meningkat pada 2024 melalui kerja sama dengan Repsol dan Eni, Yayan menilai potensi gangguan akibat transisi politik di Venezuela hanya akan berdampak jangka pendek.

Yayan menegaskan, pasar minyak global saat ini lebih dipengaruhi oleh kebijakan strategis Amerika Serikat dibandingkan konflik bilateral AS-Venezuela. Dengan produksi Venezuela yang terbatas, gejolak politik di negara tersebut dinilai tidak cukup kuat untuk mendorong lonjakan harga minyak dunia.

Sebelumnya, AS melakukan penangkapan terhadap Maduro dan istrinya. Keduanya lalu dikeluarkan dari Venezuela.

Trump juga mengklaim bahwa operasi tersebut sangat presisi dan tidak menimbulkan korban dari pihak AS.

Kementerian Luar Negeri Venezuela pun telah mengumumkan akan mengajukan banding ke organisasi internasional terkait tindakan AS.

Mereka juga meminta supaya Dewan Keamanan PBB menggelar rapat darurat untuk membahas serangan AS tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hanya ada satu presiden di negara ini, namanya Nicolas Maduro Moros," kata Wapres Venezuela.

Selain itu, di Caracas juga terjadi ledakan besar. Diduga hal ini berkaitan dengan aksi pasukan elite AS. (agr/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laga Sengit Final Four Proliga Surabaya, Electric PLN Mobile Tumbangkan Pertamina Enduro 3-2

Laga Sengit Final Four Proliga Surabaya, Electric PLN Mobile Tumbangkan Pertamina Enduro 3-2

Jakarta Electric PLN Mobile sukses menaklukkan rival kuatnya, Jakarta Pertamina Enduro, lewat duel lima set yang menegangkan dengan skor 3-2 di Surabaya.
Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kecelakaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Raya Sulawesi, Jakarta Utara, Jumat (3/4/2026).
Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung dan Ratchaburi FC usai insiden kericuhan suporter di 16 besar ACL 2. Denda besar diberikan, ini rinciannya.
Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Mark Lee resmi keluar dari NCT dan SM Entertainment setelah hampir satu dekade. Ia akan mengakhiri kontrak pada 8 April dan memulai babak baru dalam kariernya.
Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyebut wujud dari impian Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sudah tercapai berkat kehadiran SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

AFC menjatuhkan sanksi cukup berat kepada Persib Bandung akibat ulah suporter di laga kontra Ratchaburi FC, sementara sanksi tambahan masih berpotensi menyusul.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral