News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Situasi Iran Mencekam, DPR Desak Kemlu Segera Ambil Langkah Antisipasi Lindungi WNI

Aksi demonstrasi rusuh yang menjalar ke sejumlah kota besar di Iran memunculkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di sana.
Minggu, 11 Januari 2026 - 16:56 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang demonstrasi rusuh yang menjalar ke sejumlah kota besar di Iran memunculkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sana.

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono, situasi keamanan yang kian tidak menentu itu menuntut kesiapsiagaan nyata negara, bukan sekadar pemantauan situasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dave menegaskan, kondisi di Iran harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk memastikan perlindungan WNI berjalan optimal.

Ia mengingatkan bahwa perlindungan WNI di luar negeri merupakan mandat konstitusional yang tidak boleh diabaikan, terutama di tengah eskalasi keamanan.

“Situasi yang terjadi di Iran tentu menjadi perhatian serius kita semua, khususnya terkait keselamatan dan keamanan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sana. Komisi I DPR RI senantiasa menekankan bahwa perlindungan WNI di luar negeri merupakan mandat konstitusional yang harus dijalankan secara optimal oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan diplomatik kita,” ujar Dave Laksono, Minggu (11/1/2026).

Dave menilai, dalam situasi yang penuh gejolak, pemerintah tidak boleh bersikap reaktif.

Ia mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) segera mengambil langkah antisipatif dan koordinatif yang konkret, terutama melalui peran aktif KBRI Teheran.

“Dalam kondisi yang penuh gejolak seperti sekarang, kami menyerukan agar Kemlu segera melakukan langkah-langkah antisipatif dan koordinatif. KBRI di Teheran perlu aktif melakukan pemantauan situasi secara real-time serta membuka saluran komunikasi darurat bagi seluruh WNI,” tegasnya.

Menurut Dave, inventarisasi jumlah dan lokasi WNI menjadi langkah mendesak yang tidak bisa ditunda. Tanpa data yang akurat, negara dinilai akan kesulitan merespons cepat jika situasi memburuk.

“Inventarisasi jumlah dan lokasi WNI perlu segera dilakukan untuk mengidentifikasi potensi risiko secara cepat. Apabila eskalasi semakin meningkat, opsi evakuasi terukur juga harus dipersiapkan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan prosedur diplomatik yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya mitigasi keamanan yang disosialisasikan secara aktif kepada WNI, bukan hanya bersifat imbauan formal.

Dave menilai, dalam situasi krisis, komunikasi yang lemah berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Kami juga menekankan pentingnya sosialisasi mitigasi keamanan kepada WNI, seperti imbauan untuk menghindari titik-titik keramaian, menjaga dokumen perjalanan tetap aman, serta selalu berkoordinasi dengan KBRI,” kata Dave.

Dave menegaskan, langkah-langkah tersebut merupakan ukuran kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah dinamika keamanan global yang tidak menentu.

“Langkah-langkah ini bukan hanya bentuk tanggung jawab negara, tetapi juga wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi setiap warga negara Indonesia di manapun mereka berada,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memastikan Komisi I DPR RI akan terus mengawasi kesiapan dan respons Kemlu serta KBRI dalam menangani situasi di Iran. Menurutnya, keselamatan WNI harus ditempatkan sebagai prioritas utama, bukan opsi terakhir.

“Keselamatan WNI adalah prioritas utama, dan negara harus senantiasa hadir dalam menghadapi dinamika keamanan internasional yang berpotensi mengancam mereka,” pungkas Dave. (rpi/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji: Anatomi Dakwaan Gus Alex Dipertanyakan, Kuasa Hukum Ragukan Unsur Kerugian Negara

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji: Anatomi Dakwaan Gus Alex Dipertanyakan, Kuasa Hukum Ragukan Unsur Kerugian Negara

Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (11/8).
Ambeien Bikin BAB Tak Nyaman? dr. Zaidul Akbar Ungkap 3 Herbal yang Bisa Bantu Meredakan

Ambeien Bikin BAB Tak Nyaman? dr. Zaidul Akbar Ungkap 3 Herbal yang Bisa Bantu Meredakan

Ambeien bikin BAB tak nyaman? dr. Zaidul Akbar mengungkap tiga herbal yang bisa membantu meredakan keluhan, dari lidah buaya, rumput laut, hingga minyak zaitun.
DPR Ingatkan Menag Hati-Hati soal Dana Wakaf Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal

DPR Ingatkan Menag Hati-Hati soal Dana Wakaf Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq mengingatkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar untuk berhati-hati terkait masuknhya dana wakaf Masjid Istiqlal ke BEI.
Islam Makhachev Kaget Dengar Bayaran GOAT UFC saat Masih Aktif: Sekarang, Aku Merasa Kasihan Padamu

Islam Makhachev Kaget Dengar Bayaran GOAT UFC saat Masih Aktif: Sekarang, Aku Merasa Kasihan Padamu

Islam Makhachev terkejut setelah mengetahui bayaran Demetrious Johnson selama berkarier di UFC. Meski dikenal sebagai salah satu GOAT, Johnson mengaku tak.
Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Ketamin

Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan Ketamin

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah (Pemda) dalam memperkuat pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi terkait penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya, termasuk ketamin.
Operasi Ambeien Bisa Sebabkan Kematian? Ini Penjelasan Medis di Tengah Sorotan Kasus Dewi Sartika

Operasi Ambeien Bisa Sebabkan Kematian? Ini Penjelasan Medis di Tengah Sorotan Kasus Dewi Sartika

Kematian Dewi Sartika Sitinjak, perempuan 24 tahun asal Samosir setelah menjalani operasi ambeien di Batam menjadi perhatian publik. Bagaimana penjelasan medis?

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Selengkapnya

Viral