News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengintip Kekuatan Tempur Garda Revolusi Iran yang Siap Hadapi Serangan Amerika Serikat

Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dengan Iran kembali memanas buntut unjuk rasa besar yang guncang beberapa kota di Iran sejak akhir Desember 2025. 
Kamis, 15 Januari 2026 - 17:55 WIB
Unjuk rasa di Lapangan Enghelab, Iran, pada 12 Januari 2026.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran kembali memanas menyusul gelombang unjuk rasa besar yang mengguncang berbagai kota di Iran sejak akhir Desember 2025 lalu. 

Dipicu oleh anjloknya nilai tukar rial dan kondisi ekonomi yang kian terpuruk, aksi protes yang bermula di Grand Bazaar Teheran itu kini berubah menjadi ajang saling tuduh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Iran secara tegas dikabarkan menuding AS dan Israel berada di balik kerusuhan tersebut, menyebutnya sebagai agenda "aksi terorisme" untuk menggoyang stabilitas nasional.

Di tengah situasi yang mencekam dengan laporan ribuan korban jiwa dan belasan ribu orang ditahan, mata dunia kembali tertuju pada kekuatan utama yang menjaga rezim Teheran: Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC.

Terkini, Komandan IRGC mengatakan bahwa Iran siap merespons tegas para musuhnya, yakni Israel dan Amerika Serikat, yang ia tuding berada di balik gelombang protes di Iran.

"Tingkat kesiapan tertinggi untuk merespons secara tegas setiap salah perhitungan musuh,” kata Komandan Mohammad Pakpour dalam pernyataan tertulis, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (15/1).

Berdasarkan informasi dari Britannica, IRGC atau yang dikenal sebagai Pasdaran lahir dari rahim Revolusi Iran pada 1979 dan dibentuk oleh Ayatollah Khomeini melalui dekrit khusus. 

Awalnya, pasukan ini dirancang sebagai penyeimbang militer reguler (Artesh) yang kala itu dianggap masih setia kepada Shah. 

Seiring berjalannya waktu, keberadaan IRGC dipermanenkan dalam konstitusi sebagai penjaga ideologi dan kedaulatan revolusi.

Berbeda dengan militer konvensional, IRGC memiliki struktur komando yang sangat luas dan mandiri. Mereka memiliki unit darat, laut, hingga angkatan udara sendiri, ditambah unit intelijen serta pasukan khusus yang ahli dalam operasi asimetris.

Kekuatan Personel dan Alutsista Strategis

Kekuatan manusia Iran sangat bergantung pada korps ini. Berdasarkan informasi dari Aljazeera, IRGC diperkirakan memiliki sekitar 190.000 personel aktif. Namun, angka ini bisa membengkak hingga lebih dari 600.000 jika menyertakan pasukan cadangan.

Lebih dari sekadar jumlah pasukan, IRGC adalah pemegang kunci teknologi paling mematikan Iran. 

Mereka diduga turut mengawasi langsung program rudal balistik serta pengembangan nuklir negara tersebut. 

Selain itu, pengaruh regional Iran di Timur Tengah banyak digerakkan melalui dukungan IRGC terhadap berbagai kelompok proksi di luar negeri.

Keistimewaan IRGC terletak pada integrasinya yang sangat dalam dengan struktur politik dan ekonomi Iran. 

Hal inilah yang mendorong Amerika Serikat, pada tahun 2019, menetapkan IRGC sebagai organisasi "teroris" asing. 

Langkah tersebut mencatatkan sejarah sebagai pertama kalinya Washington menyematkan label teroris kepada bagian resmi dari pemerintahan negara lain.

Mobilisasi Rakyat melalui Basij

Sebagai tulang punggung pertahanan strategis, IRGC juga memiliki jaringan paramiliter luas bernama Basij. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok milisi ini dapat dimobilisasi kapan saja, baik untuk meredam kerusuhan di dalam negeri seperti yang terjadi saat ini, maupun untuk memperkuat operasi militer regional.

Dengan kombinasi antara fanatisme ideologis, penguasaan teknologi rudal, dan pengaruh ekonomi yang besar, IRGC tetap menjadi kekuatan paling berpengaruh yang memastikan Teheran tetap berdiri tegak di tengah gempuran sanksi dan tekanan internasional. (dpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Lansia Korban Penganiayaan di Bandung

Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Lansia Korban Penganiayaan di Bandung

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka mendalam sekaligus keprihatinannya atas kasus meninggalnya seorang lansia akibat penganiayaan oleh pemuda di
RSUD dr. Loekmono Hadi Bebaskan Biaya bagi Korban Banjir di Kudus

RSUD dr. Loekmono Hadi Bebaskan Biaya bagi Korban Banjir di Kudus

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, membebaskan biaya perawatan bagi warga Kabupaten Kudus yang menderita berbagai jenis penyakit akibat dampak bencana banjir.
Catatan Mengerikan Persib Bandung! Bojan Hodak: Perrahanan Kami yang Terbaik di Super League

Catatan Mengerikan Persib Bandung! Bojan Hodak: Perrahanan Kami yang Terbaik di Super League

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengaku sangat puas dengan performa lini pertahanan skuadnya seusai melewati paruh pertama Super League 2025/2026.
Sidang Uji Materil UU TNI, MK Diminta Hentikan Impunitas Peradilan Militer

Sidang Uji Materil UU TNI, MK Diminta Hentikan Impunitas Peradilan Militer

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang uji materil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-undang nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI pada 14 Januari 2026.
Ogah Biarkan Federico Barba Pergi Begitu Saja, Netizen ke Persib Bandung: Lawan, Sib!

Ogah Biarkan Federico Barba Pergi Begitu Saja, Netizen ke Persib Bandung: Lawan, Sib!

Federico Barba jadi sorotan lantaran ia dirumorkan akan hengkang dari Persib Bandung. Padahal, ia baru saja bergabung dengan Maung Bandung pada awal musim.
Bencana Sumatera Rusak 238.783 Rumah, Komisi VIII DPR Harap Pemerintah Kebut Rehabilitasi 

Bencana Sumatera Rusak 238.783 Rumah, Komisi VIII DPR Harap Pemerintah Kebut Rehabilitasi 

Komisi VIII DPR RI terus mendorong agar rehabilitasi dan rekonstruksi dijalankan secara terintegrasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Viral di media sosial video pengeroyokan guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi bernama Agus Saputra oleh sejumah siswanya. Ini pengakuan sang guru..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT