News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa “Pemilik” Selat Hormuz? Jalur Minyak Dunia yang Kini Jadi Arena Latihan Iran, Rusia, dan Tiongkok

Selat Hormuz jadi lokasi latihan Iran, Rusia, dan Tiongkok. Siapa sebenarnya pemilik jalur strategis yang dilalui 20 persen pasokan minyak dunia ini?
Jumat, 20 Februari 2026 - 08:35 WIB
Selat Hormuz Lalu Lintas Minyak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran menggelar latihan militer laut di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi urat nadi distribusi energi global. Latihan bertajuk Smart Control of the Hormuz Strait itu tidak hanya melibatkan Iran, tetapi juga diikuti Rusia dan Tiongkok, menambah sorotan dunia terhadap kawasan yang setiap hari dilalui jutaan barel minyak.

Latihan yang digelar oleh Islamic Revolutionary Guard Corps berlangsung di tengah tekanan Amerika Serikat dan dinamika perundingan tidak langsung antara Teheran dan Washington. Aktivitas militer tersebut bahkan sempat diiringi uji coba rudal serta peringatan kepada pelaut tentang adanya latihan tembakan langsung di wilayah perairan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar di tingkat global: siapa sebenarnya “memiliki” Selat Hormuz?

Bukan Milik Satu Negara

Secara geografis, Selat Hormuz berada di antara Iran di sisi utara dan Oman di sisi selatan. Kedua negara memiliki garis pantai yang langsung berbatasan dengan selat sempit tersebut, yang pada titik tersempitnya hanya memiliki lebar sekitar 33 kilometer.

Dalam hukum laut internasional, negara pantai berhak atas wilayah laut teritorial hingga 12 mil laut dari garis pantainya. Karena jarak selat yang relatif sempit, wilayah laut Iran dan Oman saling bertemu dan tumpang tindih, sehingga yurisdiksi hukum atas kawasan itu secara teknis berada di bawah keduanya.

Artinya, secara geografis Iran dan Oman memiliki kendali langsung atas wilayah pesisir Selat Hormuz. Namun, kendali ini bukan berarti kepemilikan eksklusif.

Jalur Internasional yang Dilindungi Hukum Laut

Selat Hormuz dikategorikan sebagai international strait atau selat internasional berdasarkan Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNCLOS). Status ini menjadikan selat tersebut sebagai jalur pelayaran global yang harus tetap terbuka bagi semua negara.

Dalam aturan UNCLOS, kapal komersial maupun militer memiliki hak “transit passage” atau hak lintas transit. Hak ini memungkinkan kapal melintas tanpa gangguan selama tidak mengancam keamanan negara pantai.

Dengan ketentuan tersebut, Iran maupun Oman tidak dapat secara sepihak menutup Selat Hormuz bagi pelayaran internasional. Penutupan total akan dianggap melanggar hukum internasional dan berpotensi memicu krisis global.

Inilah yang membuat Selat Hormuz berbeda dari perairan nasional biasa. Ia bukan milik satu negara, melainkan jalur strategis dunia yang penggunaannya dilindungi oleh hukum maritim internasional.

Jalur Vital 20 Persen Pasokan Energi Dunia

Selat Hormuz memiliki arti ekonomi yang luar biasa. Sekitar 20 persen konsumsi minyak global—setara kurang lebih 20 juta barel per hari—melewati koridor sempit ini. Selain itu, lebih dari seperempat perdagangan gas alam cair (LNG) dunia juga melintasi jalur yang sama.

Minyak dan gas tersebut berasal dari negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Kuwait, Irak, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Iran, sebelum dikirim ke pasar Asia, Eropa, hingga Amerika.

Karena sebagian besar ekspor energi kawasan tidak memiliki jalur alternatif, stabilitas Selat Hormuz menjadi faktor kunci bagi harga energi dunia. Gangguan sekecil apa pun di wilayah ini dapat langsung memicu lonjakan harga minyak global.

Iran Punya Posisi Geografis Paling Dominan

Meski tidak “memiliki” selat secara penuh, Iran memegang posisi strategis yang sangat kuat. Negara itu menguasai seluruh garis pantai utara Selat Hormuz serta sejumlah pulau penting yang berada dekat jalur pelayaran utama.

Keunggulan geografis ini memberi Teheran kemampuan pengawasan militer yang signifikan terhadap lalu lintas kapal. Dalam kondisi konflik, Iran secara teori dapat memantau, memperingatkan, bahkan mengganggu navigasi di kawasan tersebut—meski tindakan ekstrem berisiko melanggar hukum internasional.

Faktor inilah yang membuat setiap aktivitas militer Iran di Selat Hormuz selalu mendapat perhatian besar dari dunia.

Latihan Gabungan Iran, Rusia, dan Tiongkok

Latihan militer terbaru juga melibatkan Rusia dan Tiongkok sebagai bagian dari kerja sama keamanan maritim yang telah berlangsung rutin sejak 2019. Kapal perang Rusia dilaporkan tiba di Pelabuhan Bandar Abbas untuk berpartisipasi dalam latihan gabungan.

Selama latihan, pasukan melakukan simulasi manuver laut, navigasi bersama, komunikasi militer, hingga pengamanan jalur pelayaran sipil. Komando pasukan dilakukan secara bergantian antara Iran dan Rusia.

Kehadiran tiga kekuatan besar ini mempertegas dimensi geopolitik Selat Hormuz, yang tidak hanya penting secara ekonomi, tetapi juga menjadi titik strategis dalam rivalitas global.

Jalur Dagang yang Sudah Penting Sejak Zaman Kuno

Sejak berabad-abad lalu, Selat Hormuz telah menjadi jalur perdagangan utama yang menghubungkan Asia dengan Timur Tengah. Pada masa lampau, komoditas seperti sutra, keramik, gading, dan tekstil dari Tiongkok melewati kawasan ini sebelum mencapai pasar Barat.

Di era modern, peran historis itu bertransformasi menjadi jalur distribusi energi terbesar di dunia, menjadikannya salah satu choke point maritim paling vital bagi ekonomi global.

Bukan Sekadar Selat, Tapi Titik Keseimbangan Dunia

Selat Hormuz bukan hanya jalur air sempit di peta. Ia adalah titik temu antara hukum internasional, kepentingan energi, dan kekuatan militer global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iran dan Oman memang memiliki kendali geografis, tetapi status internasional selat tersebut menjadikannya milik bersama komunitas dunia. Setiap aktivitas di sana—baik latihan militer maupun ketegangan politik—selalu berdampak jauh melampaui kawasan Teluk.

Karena itulah, setiap kali Selat Hormuz memanas, dunia ikut menahan napas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena hingga Kasat Reskrim, Iptu Agung Sedewo dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral