News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ali Khamenei Mati Syahid, Iran Tetapkan Berkabung Nasional 40 Hari Usai Serangan AS–Israel

Ali Khamenei mati syahid dalam serangan AS dan Israel. Iran tetapkan berkabung nasional 40 hari dan libur kerja, konflik Timur Tengah kian memanas.
Minggu, 1 Maret 2026 - 09:46 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mati syahid dalam serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2). Atas peristiwa tersebut, Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta libur kerja selama satu pekan di seluruh negeri.

Pengumuman ini disampaikan pemerintah Iran dan dilaporkan kantor berita Fars pada Minggu (1/3). Televisi pemerintah Iran sebelumnya juga telah mengonfirmasi kematian Ali Khamenei dalam serangan tersebut, yang disebut sebagai agresi langsung terhadap kedaulatan Republik Islam Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan masa berkabung 40 hari menegaskan posisi Ali Khamenei sebagai simbol sentral negara dan revolusi Iran. Pemerintah menyebut wafatnya Khamenei sebagai kesyahidan, istilah yang digunakan Iran untuk menyebut gugurnya tokoh penting dalam perjuangan dan perlawanan.

Serangan AS–Israel Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran

Ali Khamenei dilaporkan gugur setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan militer terkoordinasi ke sejumlah target strategis di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut menghantam fasilitas militer, gedung pemerintahan, serta kawasan yang memiliki nilai politik dan keamanan tinggi.

Media pemerintah Iran menyebut agresi tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di kalangan warga sipil. Kematian Ali Khamenei dalam serangan ini menjadi peristiwa paling krusial dalam eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Pemerintah Iran menilai serangan tersebut sebagai tindakan kejahatan besar dan pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Wafatnya Khamenei disebut akan membawa dampak luas, baik di tingkat domestik maupun geopolitik kawasan Timur Tengah.

Berkabung Nasional dan Libur Kerja

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai bentuk penghormatan negara, Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Selama periode tersebut, berbagai kegiatan kenegaraan dibatasi, bendera nasional dikibarkan setengah tiang, serta upacara doa dan penghormatan digelar di berbagai kota.

Selain itu, pemerintah Iran juga memberlakukan libur kerja selama satu pekan. Kebijakan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat mengikuti rangkaian doa, penghormatan, dan kegiatan keagamaan untuk mengenang kesyahidan Ali Khamenei.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.
AKBP ADS Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Kini Dijabat AKBP Indra Maulana

AKBP ADS Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Kini Dijabat AKBP Indra Maulana

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10) lalu.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
League Cup 2026-2027 Segera Dimulai, Begini Aturan 3 Pemain Asing yang Buat Tim Tak Sembarangan Bongkar Pasang

League Cup 2026-2027 Segera Dimulai, Begini Aturan 3 Pemain Asing yang Buat Tim Tak Sembarangan Bongkar Pasang

Kompetisi League Cup 2026/2027 akan segera dimulai pekan ini. Di balik kompetisi baru tersebut, terdapat aturan menarik terkait regulasi slot pemain asing.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral