Mencekam! Update Terbaru Korban Agresi AS-Israel ke Iran: Seribuan Orang Gugur, Teheran Balas Hantam
- Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
Jakarta, tvOnenews.com - Eskalasi konflik di Iran pasca-serangan udara Amerika Serikat dan Israel dilaporkan kian tragis.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Iranian Foundation of Martyrs and Veterans Affairs melalui kantor berita Tasnim, jumlah korban meninggal dunia kini telah mencapai 1.045 orang.
Angka ini menunjukkan lonjakan yang signifikan dibandingkan data sebelumnya. Pada Selasa (3/3), Bulan Sabit Merah Iran sempat melaporkan angka kematian di angka 787 jiwa. Namun, seiring proses evakuasi dan pendataan di lapangan, jumlah tersebut terus bertambah.
Laporan tersebut merinci bahwa korban jiwa tidak hanya berasal dari kalangan bersenjata saja. Menurut keterangannya, "para korban dilaporkan mencakup warga sipil dan personel militer."
Tragedi berdarah ini bermula pada 28 Februari lalu, ketika pasukan Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangkaian serangan udara terkoordinasi ke berbagai target strategis di wilayah Iran, termasuk wilayah ibu kota Teheran.
Gempuran tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang parah serta jatuhnya banyak korban dari kalangan penduduk setempat.
Peristiwa ini juga menjadi pukulan telak bagi Republik Islam tersebut, lantaran televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.
Sebagai bentuk respons atas serangan tersebut, Teheran langsung mengambil langkah balasan.
Iran dilaporkan telah meluncurkan gelombang serangan rudal yang ditujukan ke wilayah kedaulatan Israel serta sejumlah fasilitas militer milik Amerika Serikat yang tersebar di kawasan Timur Tengah. (ant/dpi)
Load more