News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Donald Trump Panik Selat Hormuz Ditutup Iran, AS Izinkan Rusia Pasok Minyak Global

Amerika Serikat (AS) mulai terlihat panik usai Iran menutup jalur perdagangan energi dunia yakni Selatan Hormuz.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:42 WIB
Ilustrasi Jalur Pasokan Minyak di Selat Hormuz
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Amerika Serikat (AS) mulai terlihat panik usai Iran menutup jalur perdagangan energi dunia yakni Selatan Hormuz.

Pasalnya, AS mulai panik dengan pasokan minyak global usai Selat Hormuz ditutup oleh Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Presiden AS, Donald Trump sampai mempertimbangkan kebijakan mencabut sanksi tambahan minyak Rusia untuk mereda kekurangan pasokan global.

Dilansir dari Antara, pernyataan tersebut muncul setelah keputusan AS mengeluarkan pengecualian sementara selama 30 hari yang memungkinkan kilang minyak India membeli minyak Rusia dalam upaya menjaga pasokan global.

“India selama ini menjadi pihak yang sangat kooperatif. Kami telah meminta mereka untuk menghentikan pembelian minyak Rusia yang dikenai sanksi pada musim gugur ini, dan mereka melakukannya,” kata Menteri Keuangan AS, Scott Bessent.

Ia menambahkan bahwa India sebelumnya berencana mengganti pembelian tersebut dengan minyak mentah dari AS, namun Departemen Keuangan memberikan izin impor minyak Rusia untuk membantu mengatasi kekurangan pasokan.

Bessent mengatakan Departemen Keuangan AS sedang meninjau kemungkinan melepas tambahan pengiriman minyak mentah Rusia yang dikenai sanksi ke pasar.

“Kami mungkin akan mencabut sanksi terhadap minyak Rusia lainnya. Ada ratusan juta barel minyak mentah yang dikenai sanksi berada di laut. Dengan mencabut sanksi tersebut, Departemen Keuangan dapat menciptakan pasokan," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintahan Donald Trump berencana terus mengumumkan langkah-langkah yang bertujuan mengurangi tekanan di pasar energi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mengganggu pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur penting bagi perdagangan energi dunia.

Lalu lintas di jalur perairan tersebut melambat tajam setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta serangan balasan dari Teheran, yang turut mendorong kenaikan harga minyak dan memicu kekhawatiran terhadap pasokan global.(ant/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Selengkapnya

Viral