Trump Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata Usai Insiden Penembakan di Selat Hormuz
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melayangkan tuduhan serius terhadap Iran atas insiden penembakan yang terjadi di kawasan Selat Hormuz pada Sabtu (18/4).
Trump menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata yang tengah berjalan.
Melalui unggahannya di platform Truth Social pada Minggu (19/4), Trump mengungkapkan kekesalannya atas langkah militer Teheran yang menyasar kapal-kapal asing.
"Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin (Sabtu) di Selat Hormuz. Pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kami! Banyak di antaranya ditujukan ke kapal Prancis dan kapal kargo dari Inggris. Itu tidak baik, bukan?" tulis Trump.
Kabar mengenai gangguan di jalur air tersebut sebelumnya juga dilaporkan oleh Reuters. Mengutip sumber dari keamanan maritim dan industri perkapalan, setidaknya terdapat dua kapal komersial yang diserang saat berupaya melintasi Selat Hormuz.
Serangan ini pecah tak lama setelah pemerintah Iran mengumumkan kembalinya kontrol militer atas wilayah perairan tersebut.
Ketegangan antara kedua negara ini sebenarnya telah memuncak sejak akhir Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel meluncurkan operasi militer ke wilayah Iran yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta jatuhnya korban dari pihak sipil.
Sempat muncul secercah harapan perdamaian saat Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April.
Namun, upaya negosiasi lanjutan yang digelar di Islamabad, Pakistan, pada 11 April lalu berakhir buntu tanpa menghasilkan kesepakatan konkret.
Meskipun status peperangan secara resmi belum diumumkan kembali, pihak Amerika Serikat telah mengambil langkah tegas dengan memblokade sejumlah pelabuhan di Iran.
Di tengah situasi yang kian genting, para mediator internasional terus berupaya mencari jalan tengah untuk menyelenggarakan putaran negosiasi baru demi mencegah konflik yang lebih luas. (ant/dpi)
Load more