Boeing KC-135 Stratotanker Milik AS Hilang di Sekitar Qatar, Sempat Kirim Sinyal Darurat 7700
- REUTERS/Courtesy Mark Lynham
Qatar, tvOnenews.com - Sebuah pesawat militer Amerika Serikat jenis Boeing KC-135 Stratotanker dilaporkan hilang dari pantauan radar setelah sempat mengirim sinyal darurat saat terbang di kawasan Teluk Persia dekat Qatar.
Insiden Boeing KC-135 Stratotanker tersebut langsung menjadi perhatian internasional karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Berdasarkan data pelacakan penerbangan Flightradar24 yang dikutip NDTV, Boeing KC-135 Stratotanker itu diketahui lepas landas dari Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UAE).
Pesawat Boeing KC-135 Stratotanker tersebut kemudian terlihat melakukan manuver memutar di udara sebelum akhirnya mulai menurunkan ketinggian untuk percobaan pendaratan darurat.
Tak lama setelah mengirim kode darurat “7700”, jejak Boeing KC-135 Stratotanker dilaporkan hilang di wilayah udara sekitar Qatar.
Boeing KC-135 Stratotanker Sempat Kirim Kode Darurat
Kode “7700” yang dikirim Boeing KC-135 Stratotanker merupakan sinyal darurat umum yang biasa digunakan pilot ketika menghadapi situasi serius di udara.
Namun hingga kini, penyebab keadaan darurat yang dialami Boeing KC-135 Stratotanker tersebut masih belum diketahui secara pasti.
Belum ada konfirmasi resmi dari militer AS yang menjelaskan apakah Boeing KC-135 Stratotanker mengalami gangguan teknis, masalah operasional, atau kemungkinan faktor lain di tengah situasi kawasan yang sedang memanas.
Data pelacakan yang sama juga dilaporkan oleh Fars News Agency, media yang kerap dikaitkan dengan Garda Revolusi Iran.
Laporan tersebut semakin memicu perhatian publik internasional terhadap keberadaan Boeing KC-135 Stratotanker yang hilang di sekitar Qatar.
Boeing KC-135 Stratotanker Dukung Operasi Militer AS
Pesawat Boeing KC-135 Stratotanker diketahui memiliki peran penting dalam operasi militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Boeing KC-135 Stratotanker merupakan pesawat pengisian bahan bakar di udara atau aerial refueling aircraft yang digunakan untuk mendukung jet tempur, pesawat pembom, hingga armada militer lainnya.
Keberadaan Boeing KC-135 Stratotanker sangat vital karena memungkinkan pesawat tempur AS memperpanjang durasi terbang dan memperluas jangkauan operasi militer tanpa harus mendarat untuk mengisi bahan bakar.
Selain sebagai pesawat tanker udara, Boeing KC-135 Stratotanker juga dapat digunakan untuk mengangkut kargo, personel militer, hingga menjalankan misi evakuasi medis.
Pesawat Boeing KC-135 Stratotanker sendiri telah digunakan Angkatan Udara Amerika Serikat selama lebih dari enam dekade dan menjadi salah satu tulang punggung operasi udara militer AS.
Ketegangan Timur Tengah Jadi Sorotan
Hilangnya Boeing KC-135 Stratotanker terjadi ketika kawasan Timur Tengah masih berada dalam tensi tinggi akibat konflik regional yang terus berkembang.
Meski belum ada bukti yang mengaitkan hilangnya Boeing KC-135 Stratotanker dengan aksi permusuhan, insiden ini memicu berbagai spekulasi di tengah meningkatnya aktivitas militer di kawasan Teluk Persia.
Sebelumnya, pada Maret lalu, kelompok Islamic Resistance in Iraq mengklaim telah menembak jatuh pesawat KC-135 milik Amerika Serikat di wilayah barat Irak.
Kelompok tersebut menyebut tindakan itu dilakukan untuk mempertahankan kedaulatan dan wilayah udara Irak, sebagaimana dilaporkan Reuters.
Namun hingga kini belum ada hubungan resmi yang mengaitkan klaim tersebut dengan insiden Boeing KC-135 Stratotanker di sekitar Qatar.
Status Boeing KC-135 Stratotanker Masih Belum Diketahui
Sampai saat ini, militer AS maupun otoritas Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait status Boeing KC-135 Stratotanker yang hilang tersebut.
Belum diketahui apakah Boeing KC-135 Stratotanker berhasil melakukan pendaratan darurat, mengalami gangguan komunikasi, atau menghadapi kondisi lain yang menyebabkan sinyal pesawat menghilang.
Insiden Boeing KC-135 Stratotanker ini terus menjadi perhatian karena menyangkut salah satu aset strategis militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Publik internasional kini menunggu penjelasan resmi terkait keberadaan dan kondisi Boeing KC-135 Stratotanker setelah hilang dari radar di sekitar wilayah udara Qatar. (nsp)
Load more