News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trump Kasih Sinyal Perang Belum Usai, Operasi Militer AS ke Iran Disebut Masih Berlanjut

Donald Trump memberi sinyal operasi militer AS terhadap Iran masih berlanjut meski gencatan senjata telah diumumkan sebelumnya.
Jumat, 15 Mei 2026 - 17:30 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • REUTERS/Kylie Cooper

Amerika Serikat, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu perhatian dunia internasional setelah memberi sinyal bahwa operasi militer terhadap Iran belum sepenuhnya berakhir.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut “penghancuran militer Iran” masih berlanjut. Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi kawasan Timur Tengah yang masih memanas meski sebelumnya sempat diumumkan gencatan senjata antara Washington dan Teheran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Amerika Serikat telah menunjukkan kepada dunia selama 16 bulan luar biasa pemerintahan Trump, yang mencakup pasar saham dan dana pensiun 401K pada level tertinggi sepanjang masa, kemenangan militer dan hubungan yang berkembang di Venezuela, penghancuran militer Iran (bersambung!),” tulis Trump dalam unggahannya.

Pernyataan itu dinilai menjadi sinyal terbaru bahwa pemerintahan Trump masih membuka kemungkinan operasi militer lanjutan terhadap Iran.

Konflik AS-Iran Memanas sejak Februari 2026

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat tajam setelah Washington bersama Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran pada 28 Februari 2026.

Serangan tersebut kemudian berkembang menjadi konflik berskala besar di kawasan Timur Tengah. Iran merespons dengan serangan drone dan rudal ke sejumlah target serta melakukan pengetatan di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi minyak dunia.

Pada 7 April 2026, Amerika Serikat dan Iran sempat mengumumkan gencatan senjata. Namun situasi tidak sepenuhnya mereda.

Amerika Serikat tetap memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara Iran menerapkan aturan transit khusus terhadap kapal yang melintas di Selat Hormuz. 

Bahkan dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah laporan menyebut gencatan senjata berada dalam kondisi rapuh dan berpotensi kembali pecah sewaktu-waktu.

Trump Disebut Pertimbangkan Operasi Baru

Laporan sejumlah media internasional menyebut pemerintahan Trump tengah mempertimbangkan opsi operasi militer lanjutan setelah negosiasi dengan Iran mengalami kebuntuan.

Axios melaporkan Trump dan tim keamanan nasional AS sempat membahas kemungkinan melanjutkan tekanan militer terhadap Iran, termasuk operasi di kawasan Selat Hormuz. 

Sementara itu, Panglima Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper mengklaim kemampuan militer Iran telah mengalami penurunan signifikan akibat operasi gabungan AS dan Israel. 

Dalam keterangannya di hadapan Senat AS, Cooper menyebut kemampuan serangan Iran kini berada pada level “sangat moderat” dibanding sebelumnya.

Iran Peringatkan AS agar Tak Lakukan Serangan Lagi

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan agar tidak ada lagi serangan terhadap negaranya.

Teheran menilai langkah militer lanjutan tidak akan efektif dan hanya memperburuk situasi kawasan.

Iran juga terus mengecam blokade yang dilakukan Amerika Serikat terhadap pelabuhan dan jalur perdagangan mereka di kawasan Teluk.

Ketegangan antara kedua negara membuat situasi geopolitik Timur Tengah kembali menjadi sorotan global, terutama karena dampaknya terhadap keamanan energi dan distribusi minyak dunia melalui Selat Hormuz.

Kongres AS Mulai Soroti Langkah Trump

Di dalam negeri, kebijakan Trump terkait Iran juga mulai menuai perdebatan politik.

Dewan Perwakilan Rakyat AS baru-baru ini gagal meloloskan resolusi yang bertujuan membatasi kewenangan Trump untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran tanpa persetujuan Kongres. 

Perdebatan tersebut muncul karena sebagian anggota parlemen menilai operasi militer berkepanjangan berpotensi menyeret Amerika Serikat ke konflik lebih luas di Timur Tengah.

Meski demikian, Gedung Putih tetap mempertahankan posisi bahwa langkah militer yang dilakukan masih berada dalam kewenangan presiden sebagai panglima tertinggi militer AS.

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memasang target tinggi untuk Asian Games 2026. Timnas Panjat Tebing Indonesia membidik sedikitnya tiga medali, termasuk dua emas.
Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Seorang anggota DPRD DI Yogyakarta mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat dalam desil empat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.
6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

Aktivitas enam gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi dalam waktu berdekatan sempat memunculkan dugaan adanya teori konspirasi.
Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menilai data desil belum selalu menggambarkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral