Terungkap Protokol Darurat di Global Sumud Flotilla, Jurnalis Republika Sudah Siapkan Video SOS Sebelum Dicegat Israel
- Istimewa
Pesan tersebut meminta seluruh pihak mendesak intervensi diplomatik untuk memastikan keselamatan para relawan.
“Contact your embassies, consulate, elected officials, and governments. Demand urgent intervention to protect the participants, crew, and volunteers,” kata Stevy membacakan pesan dari grup tersebut.
Hingga kini, posisi pasti Bambang Noroyono dan Thoudy Badai masih belum dapat dipastikan.
Republika menyebut belum diketahui apakah para peserta masih berada di kapal, dipindahkan ke kapal perang Israel, atau dibawa menuju wilayah tertentu.
Pihak Republika juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI guna mencari kepastian terkait kondisi kedua jurnalis tersebut.
Di sisi lain, intersepsi terhadap armada kemanusiaan GSF kembali memunculkan sorotan internasional terhadap keselamatan relawan sipil yang membawa bantuan menuju Gaza di tengah konflik yang terus memanas. (nsp)
Load more