Mengenal Sosok yang Wakili Indonesia di Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei di Iran
- Istimewa via VIVA
tvOnenews.com – Prosesi pemakaman kenegaraan untuk melepas kepergian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan berlangsung di bawah pengawalan militer dan penjagaan yang super ketat.
Di tengah ketegangan geopolitik yang memuncak, Iran secara selektif hanya mengizinkan delegasi negara tertentu untuk hadir, di mana Pemerintah Indonesia menjadi salah satu yang resmi mengirimkan perwakilannya.
Berdasarkan data yang dihimpun, Teheran mengambil sikap tegas dengan memboikot serta enggan memberikan undangan kepada negara-negara sekutu Amerika Serikat (AS) dan blok Barat.
- Istimewa via VIVA
Kementerian Luar Negeri Iran mengharamkan kehadiran negara yang dinilai mengambil posisi "tidak pantas" atau terkesan membela agresi militer AS dan Israel yang berujung pada gugurnya sang Ayatollah.
Tak hanya itu, Washington dilaporkan sempat melancarkan kampanye diplomatik bawah tanah untuk menekan sejumlah negara di Eropa Timur dan Asia Timur agar ikut memboikot acara tersebut.
Meski ditekan blok Barat, prosesi penghormatan terakhir yang berpusat di Teheran ini tetap diserbu oleh puluhan delegasi negara sahabat.
Terhitung ada lebih dari 90 negara yang hadir mengirimkan pejabat tingginya, termasuk perwakilan dari Rusia, Pakistan, China, hingga negara-negara Timur Tengah.
Dari puluhan delegasi tersebut, sosok Rolliansyah "Roy" Soemirat hadir sebagai utusan resmi untuk mewakili Pemerintah Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang membenarkan bahwa Jakarta telah menerima undangan resmi dan sangat mengapresiasi ikatan diplomatik yang ditunjukkan oleh pihak Teheran.
Profil Rolliansyah "Roy" Soemirat: Diplomat Ulung Mantan Utusan PBB
Penunjukan Rolliansyah "Roy" Soemirat sebagai perwakilan Indonesia bukanlah tanpa alasan.
Sosok yang saat ini mengemban dwi-tugas strategis sebagai Duta Besar Indonesia untuk Iran sekaligus Juru Bicara Kemlu RI ini merupakan diplomat karier senior dengan rekam jejak mentereng di panggung internasional.
Mengawali kiprahnya di Kemlu RI pada Maret 2000 di Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata, Roy Soemirat langsung melesat dengan penugasan di Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk PBB di New York sebagai Sekretaris Ketiga dan Pertama.
- istimewa
Bahkan, saat Indonesia menduduki kursi Dewan Keamanan PBB pada tahun 2008, Roy dipercaya memegang mandat krusial sebagai Perwakilan Pengganti Indonesia di Dewan Keamanan PBB.
Load more