News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Baru Digelar setelah Empat Bulan Meninggal?

Prosesi pemakaman kenegaraan untuk melepas kepergian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan berlangsung di bawah pengawalan -
Minggu, 5 Juli 2026 - 20:03 WIB
Sejumlah pemimpin dunia hadiri pemakaman mendiang Ayatollah Khamenei di Iran
Sumber :
  • Istimewa via VIVA

tvOnenews.com – Prosesi pemakaman kenegaraan untuk melepas kepergian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan berlangsung di bawah pengawalan militer dan penjagaan yang super ketat.

Di tengah ketegangan geopolitik yang memuncak, Iran secara selektif hanya mengizinkan delegasi negara tertentu untuk hadir, di mana Pemerintah Indonesia menjadi salah satu yang resmi mengirimkan perwakilannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data yang dihimpun, Teheran mengambil sikap tegas dengan memboikot serta enggan memberikan undangan kepada negara-negara sekutu Amerika Serikat (AS) dan blok Barat.

Tangis haru warnai kediaman Duta Besar Republik Islam Iran atas wafatnya pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di jalan Madiun No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2026)
Tangis haru warnai kediaman Duta Besar Republik Islam Iran atas wafatnya pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di jalan Madiun No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2026)
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Kementerian Luar Negeri Iran mengharamkan kehadiran negara yang dinilai mengambil posisi "tidak pantas" atau terkesan membela agresi militer AS dan Israel yang berujung pada gugurnya sang Ayatollah.

Tak hanya itu, Washington dilaporkan sempat melancarkan kampanye diplomatik bawah tanah untuk menekan sejumlah negara di Eropa Timur dan Asia Timur agar ikut memboikot acara tersebut.

Meski ditekan blok Barat, prosesi penghormatan terakhir yang berpusat di Teheran ini tetap diserbu oleh puluhan delegasi negara sahabat.

Terhitung ada lebih dari 90 negara yang hadir mengirimkan pejabat tingginya, termasuk perwakilan dari Rusia, Pakistan, China, hingga negara-negara Timur Tengah.

Dari puluhan delegasi tersebut, sosok Rolliansyah Soemirat hadir sebagai utusan resmi untuk mewakili Pemerintah Indonesia.

Rolliansyah Soemirat yang merupakan Duta Besar (Dubes) RI untuk Iran, ditunjuk secara khusus guna memberikan penghormatan terakhir dalam rangkaian prosesi pemakaman kenegaraan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang membenarkan bahwa Jakarta telah menerima undangan resmi dan sangat mengapresiasi ikatan diplomatik yang ditunjukkan oleh pihak Teheran.

Arak-arakan Akbar 6 Hari di Dua Negara, AS Dipaksa Menunggu

Jutaan warga Republik Islam dilaporkan telah membanjiri jalanan untuk mengantarkan mantan Pemimpin Tertinggi itu ke tempat peristirahatan terakhirnya yang dijadwalkan pada 9 Juli 2026 mendatang.

Ritual duka ini sekaligus dikemas sebagai panggung unjuk kekuatan regional bahwa rezim Iran sama sekali tidak runtuh pasca-serangan bom empat bulan lalu.

Jasad Ali Khamenei direncanakan akan menempuh rute arak-arakan suci selama enam hari melintasi enam titik bersejarah di dua negara, yakni Iran dan Irak.

Rute panjang tersebut dimulai dari Grand Mossala Teheran sebagai pusat kekuasaan, bergeser ke Qom sebagai jantung ulama Syiah, lalu menyeberang ke Irak menuju kota kemartiran Karbala serta kota suci Najaf.

Perjalanan spiritual ini nantinya akan berakhir di kota kelahiran Khamenei, Mashhad, untuk dimakamkan selamanya di dekat makam suci Imam Reza.

Jeda panjang selama empat bulan antara kematian dan pemakaman—yang sangat tidak lazim dalam tradisi Islam—menjadi bukti autentik betapa situasi di Iran sempat luar biasa genting akibat gempuran bom yang terus terjadi selama berminggu-minggu.

Namun, Teheran berhasil mengemas ulang narasi lewat lambang kepalan tangan berslogan "Kita harus bangkit" sebagai simbol persatuan nasional dan kompetensi birokrasi di bawah tekanan musuh.

Imbas dari megahnya prosesi berkabung ini, Amerika Serikat terpaksa harus menelan pil pahit. Washington yang sudah tidak sabar untuk menyudahi perang kini dipaksa gigit jari dan menunggu di luar pintu negosiasi.

Pembicaraan lanjutan dipastikan tertunda total dan baru akan digelar setelah seluruh rangkaian pemakaman tuntas pasca-9 Juli 2026.

Melalui mediator dari Qatar dan Pakistan, Iran juga menutup rapat ruang tawar dan tetap menolak keras untuk duduk satu meja secara langsung dengan utusan Gedung Putih.

Papan reklame yang menampilkan mendiang mantan pemimpin Iran Ali Khamenei dan putranya, Mojtaba Khamenei.
Papan reklame yang menampilkan mendiang mantan pemimpin Iran Ali Khamenei dan putranya, Mojtaba Khamenei.
Sumber :
  • Antara

Tensi Memanas: Israel Tebar Ancaman Pembunuhan ke Pemimpin Baru

Di tengah situasi berkabung yang emosional, percikan perang baru justru kembali diletupkan oleh Israel.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz secara provokatif melontarkan ancaman pembunuhan terbuka yang membidik Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, sebagai target operasi militer selanjutnya.

Ancaman maut tersebut langsung direspons secara keras oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Araghchi langsung menagih komitmen kesepakatan internasional kepada Amerika Serikat agar mampu mengontrol tindakan liar sekutunya di Tel Aviv tersebut selama masa gencatan senjata berlangsung.

Melalui lautan manusia dan prosesi kolosal enam hari di dua negara ini, Iran sukses mengirimkan pesan berdarah dan terang-benderang ke Washington dan Tel Aviv: Kepala boleh saja tumbang, namun tubuh rezim tetap berdiri tegak, berduka, dan sama sekali tidak akan bertekuk luthut.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Red Sparks Umumkan Jadwal KOVO Cup 2026, Langsung Lawan Megawati Hangestri Cs?

Resmi! Red Sparks Umumkan Jadwal KOVO Cup 2026, Langsung Lawan Megawati Hangestri Cs?

Red Sparks resmi merilis jadwal KOVO Cup 2026. Mantan klub Megawati Hangestri itu langsung akan menjalani tantang melawan para tim tangguh.
Update Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: 55 Ribu Tiket Terjual

Update Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: 55 Ribu Tiket Terjual

Animo tinggi menyertai duel Timnas Indonesia kontra Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Sebanyak 55 lembar tiket telah terjual untuk partai puncak.
Update Kondisi Dede Sunandar Usai Kolaps Kena Tinju Vicky Prasetyo: Ini Pertandingan Real

Update Kondisi Dede Sunandar Usai Kolaps Kena Tinju Vicky Prasetyo: Ini Pertandingan Real

Dede Sunandar akhirnya siuman setelah kolaps usai ditinju Vicky Prasetyo. Ia pun menjelaskan kalau pertandingan antar selebriti tersebut adalah real adanya.
Kepala Dibenturkan ke Dinding-Punggung Dipukul, Ayah Kandung di Cakung Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas saat Istri Kerja

Kepala Dibenturkan ke Dinding-Punggung Dipukul, Ayah Kandung di Cakung Aniaya Bayi 11 Bulan hingga Tewas saat Istri Kerja

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penganiayaan bayi berinisial REA (11 bulan) hingga tewas yang dilakukan oleh ayah kandungnya berinisial RPP (30) di Jakarta Timur.
Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi

Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi

Viral toko roti berlabel gluten free diduga menipu pelanggan. Toko roti yang dilaporkan ke Polisi pada 2025, kini kasusnya masuk ke tahap penyidikan.
Merasa Dirugikan, Media Vietnam Curigai Kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia Sekaligus

Merasa Dirugikan, Media Vietnam Curigai Kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia Sekaligus

Media Vietnam mencurigai kemenangan Timnas Indonesia dan Malaysia secara sekaligus di FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka merasa bahwa itu merugikan bagi pemain Timnas Vietnam.

Trending

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda Soroti Mitchell Baker usai Cetak Pancagol untuk Timnas Indonesia di Laga Kontra Bangladesh

Media Belanda menyoroti performa Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia di laga kontra Bangladesh. Sang striker berusia 19 tahun mencetak pancagol alias lima gol di laga itu.
Selengkapnya

Viral