News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trump Tolak Proposal Damai Iran, Selat Hormuz Jadi Titik Panas Negosiasi

Trump menolak proposal damai Iran terkait pembukaan Selat Hormuz. Teheran menegaskan diplomasi menjadi jalan keluar untuk mengakhiri konflik.
Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sumber :
  • Antara

Amerika Serikat, tvOnenews.com - Upaya mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menghadapi jalan terjal. Presiden AS Donald Trump menyatakan menolak proposal perdamaian yang diajukan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sekaligus menghentikan pertempuran.

Proposal tersebut sebelumnya disampaikan Iran dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Teheran menyebut rencana itu telah disampaikan kepada pihak AS melalui mediator Qatar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Trump pada Sabtu (26/9/2026) menyatakan tidak menerima proposal tersebut. Ia bahkan menilai desakan Iran untuk segera mencapai kesepakatan terkait Selat Hormuz didorong kondisi yang sulit dihadapi Teheran.

"Mereka ingin segera membuat kesepakatan untuk membuka Selat Hormuz karena mereka sedang mengalami kekalahan telak," ujar Trump di Gedung Putih.

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar

Pernyataan Trump langsung mendapat respons dari Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa penyelesaian konflik tetap harus ditempuh melalui jalur diplomasi.

Menurut Araghchi, Iran telah menyampaikan persyaratan yang jelas terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Pembukaan jalur perairan tersebut disebut bergantung pada terpenuhinya syarat-syarat yang diajukan Iran.

"Syarat-syarat kami jelas, dan setiap langkah menuju pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada dipenuhinya syarat-syarat tersebut," tulis Araghchi di media sosial, seperti dilansir Reuters, Minggu (27/9/2026).

Araghchi menegaskan hanya solusi melalui perundingan yang dapat membawa kedua pihak keluar dari kebuntuan.

"Hanya solusi melalui perundingan yang dapat membawa mereka keluar dari kebuntuan ini," sambungnya.

Meski Trump telah menyatakan penolakan, Araghchi mengatakan mediator yang memfasilitasi komunikasi Iran dan AS belum secara resmi menyampaikan keputusan tersebut kepada Teheran.

"Kami sedang menunggu para mediator menyampaikan pandangan pasti kepada kami, dan kami akan mengambil keputusan berdasarkan hal tersebut," tulis Araghchi.

Proposal Iran dan Hitung Mundur 7 Hari

Dalam proposal yang disampaikan kepada AS, Iran menyebut kesepakatan dapat memicu hitung mundur selama tujuh hari sebelum Selat Hormuz kembali dibuka.

Pada periode tersebut, terdapat pula rencana jeda dalam pertempuran yang berlangsung di kawasan.

Araghchi sebelumnya mengatakan bahwa apabila AS menunjukkan keseriusan untuk mencapai kesepakatan dan membuka kembali Selat Hormuz, persiapan untuk menjalankan kesepakatan tersebut sudah tersedia.

"Jika ada keseriusan dari pihak AS untuk mencapai kesepakatan dan membuka kembali Selat Hormuz, segalanya kini sudah siap," ujar Araghchi.

Jika AS menerima proposal tersebut, pihak-pihak yang bertikai dapat melanjutkan pembicaraan yang lebih luas mengenai sejumlah isu yang telah disepakati bersama.

Salah satu isu yang berpotensi kembali dibahas adalah program nuklir Iran.

Program Nuklir Masih Jadi Persoalan

Program nuklir menjadi salah satu persoalan utama dalam hubungan AS dan Iran. Trump telah menyatakan bahwa Teheran tidak boleh memiliki bom nuklir.

Di sisi lain, seorang pejabat senior Iran mengatakan negaranya tidak akan memberikan kelenturan terkait program nuklir meskipun AS menerima kesepakatan perdamaian.

Iran juga disebut tidak akan memberikan konsesi terkait hak-haknya, termasuk mengenai pengayaan uranium maupun pengiriman uranium yang telah diperkaya tinggi ke luar negeri.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya mengatakan Teheran tetap siap membicarakan program nuklir dan isu lainnya. Namun, ia menegaskan Iran tidak akan menerima tekanan maupun paksaan.

"Iran tidak mencari perang, tetapi akan membela diri dari tekanan, ancaman, dan serangan," kata Pezeshkian.

Ia juga menyebut Iran telah menyepakati prinsip bahwa negaranya tidak boleh mengembangkan senjata nuklir.

Konflik Sudah Berlangsung 7 Bulan

Tarik-ulur proposal perdamaian tersebut terjadi ketika perang AS dan Iran telah berlangsung selama sekitar tujuh bulan. Konflik bermula pada 28 Februari setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Sejak saat itu, pertempuran berlangsung secara bergantian antara masa jeda dan serangan lanjutan. Konflik tersebut telah menewaskan ribuan orang, melemahkan kekuatan konvensional Iran, serta semakin menekan kondisi ekonominya.

Iran bersama sekutunya juga memperluas serangan ke sejumlah wilayah di kawasan.

Iran melakukan serangan terhadap sekutu AS di kawasan Teluk menggunakan pesawat nirawak atau drone dan rudal. Sementara itu, kelompok Houthi yang menjadi sekutu Iran di Yaman menargetkan kepentingan Arab Saudi.

Selat Hormuz Jadi Titik Penting

Persoalan Selat Hormuz menjadi bagian penting dalam tarik-ulur diplomasi antara AS dan Iran. Jalur perairan tersebut menjadi salah satu kepentingan utama dalam pembicaraan karena perang telah mengganggu aliran minyak melalui jalur pelayaran tersebut dan memberikan dampak terhadap ekonomi global.

Iran juga menjalin komunikasi dengan Arab Saudi terkait Selat Hormuz.

Di sisi lain, seorang pejabat AS menyebut diskusi dengan Iran melalui mediator berlangsung secara positif dan konstruktif. Namun, belum tercapai kesepakatan yang mengakhiri konflik.

Situasi tersebut membuat pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian pertempuran tetap menjadi bagian penting dalam pembahasan diplomasi antara Washington dan Teheran. Iran menyatakan masih menunggu tanggapan resmi melalui mediator sebelum menentukan langkah berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miliki Harta Fantastis, KPK Bidik Anggota Polri Terkait Kasus di Bekasi

Miliki Harta Fantastis, KPK Bidik Anggota Polri Terkait Kasus di Bekasi

KPK terus melakukan pendalaman terkait proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya

Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sebanyak 13 desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara kembali terendam banjir akibat meluapnya air sungai pascadiguyur hujan deras sejak kemarin malam, Sabtu (26/9/2026).
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Minum Air Putih yang Baik Bagi Kesehatan Ternyata Ada Aturannya, Begini Penjelasan yang Benar

Minum Air Putih yang Baik Bagi Kesehatan Ternyata Ada Aturannya, Begini Penjelasan yang Benar

Air putih menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan tubuh secara optimal. tak sedikit orang yang belum memahami cara mengonsumsi air putih yang sebenarnya
Film Gak Ada Matinya: Ayah yang Sudah Meninggal Tiba-Tiba Hidup Lagi, Ada Asuransi Rp2 Miliar

Film Gak Ada Matinya: Ayah yang Sudah Meninggal Tiba-Tiba Hidup Lagi, Ada Asuransi Rp2 Miliar

Film Gak Ada Matinya mengisahkan Binsar yang berharap uang asuransi Rp2 miliar setelah ayahnya meninggal, tetapi sang ayah justru hidup kembali. Cerita bermula
Bisa Depak Malaysia, 4 Hal Ini akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Mengalahkan Harimau Malaya di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisa Depak Malaysia, 4 Hal Ini akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Mengalahkan Harimau Malaya di FIFA ASEAN Cup 2026

Hal-hal apa saja yang akan terjadi apabila Timnas Indonesia mampu menundukkan Malaysia pada laga krusial di turnamen FIFA ASEAN CUP 2026? Berikut penjelasannya.

Trending

Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya

Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sebanyak 13 desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara kembali terendam banjir akibat meluapnya air sungai pascadiguyur hujan deras sejak kemarin malam, Sabtu (26/9/2026).
Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral link video syur selebgram Banyuwangi Bilqis, kuasa hukum pihak keluarga layangkan somasi terbuka.
Viral Link Video Asusila Bilqis Banyuwangi, Selebgram 'Miss Cendut' Ambil Langkah Hukum

Viral Link Video Asusila Bilqis Banyuwangi, Selebgram 'Miss Cendut' Ambil Langkah Hukum

Jagat media sosial dihebohkan dengan mencuatnya narasi yang mengaitkan nama selebgram asal Banyuwangi, Bilqis Luvena Danendra alias Miss Cendut dengan video ber
4 Fakta Kasus Video Syur Banyuwangi Bilqis yang Viral: Tersangka Ditangani Pihak Kepolisian

4 Fakta Kasus Video Syur Banyuwangi Bilqis yang Viral: Tersangka Ditangani Pihak Kepolisian

Berikut 4 fakta kasus video syur yang melibatkan selebgram Banyuwangi Bilqis yang viral di media sosial: Tersangka ditangani pihak kepolisian.
Viral Link Full Bilqis Banyuwangi di Tiktok dan X, Praktisi Siber Wanti-Wanti Bahaya Klik Bikin Rekening Ludes

Viral Link Full Bilqis Banyuwangi di Tiktok dan X, Praktisi Siber Wanti-Wanti Bahaya Klik Bikin Rekening Ludes

Media sosial dihebohkan dengan mencuatnya narasi yang mengaitkan nama selebgram sekaligus konten kreator asal Banyuwangi Bilqis Luvena Danendra atau Miss Cendut
Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Striker naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva, menyamakan panasnya rivalitas dengan Timnas Indonesia seperti duel Brasil kontra Argentina.
Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Bukti popularitas Megawati Hangestri sebagai atlet asing di V-League adalah ketika sopir taksi di Korea Selatan mengenalinya bahkan sampai minta tanda tangan.
Selengkapnya

Viral