News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Demo Berujung Anarki di Prancis: 1.500 Toko Hancur, Polisi Kewalahan

Gelombang unjuk rasa menentang kenaikan biaya hidup di Prancis pada Sabtu (17/10) berujung pada kekacauan besar. 
Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:27 WIB
Gelombang unjuk rasa menentang kenaikan biaya hidup di Prancis pada Sabtu (17/10) berujung pada kekacauan besar.
Sumber :
  • REUTERS/Abdul Saboor TPX IMAGES OF THE DAY

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang unjuk rasa menentang kenaikan biaya hidup di Prancis pada Sabtu (17/10) berujung pada kekacauan besar. 

Aksi yang awalnya bertujuan menyuarakan aspirasi ekonomi itu berubah menjadi kerusuhan yang memicu penjarahan dan perusakan fasilitas umum secara masif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CEO Carrefour sekaligus Ketua Federasi Perdagangan dan Distribusi Prancis, Alexandre Bompard, mengungkapkan bahwa kerugian di sektor ritel mencapai angka yang fantastis.

“Kami mengalami penjarahan sepanjang hari, ditambah dengan kerusakan fisik pada gerai. Khusus untuk Carrefour saja, kerugiannya mencapai puluhan juta euro. Jika diakumulasi, seluruh sektor ritel di Prancis diperkirakan merugi hingga ratusan juta euro,” ujar Bompard kepada BFMTV.

Data mencatat, sekitar 1.500 gerai ritel di berbagai wilayah Prancis menjadi korban vandalisme, di mana 50 di antaranya adalah toko milik Carrefour.

Di sisi lain, respons aparat keamanan mendapat sorotan tajam. Wakil Wali Kota Paris, Lamia El Aaraje, mengakui bahwa kepolisian setempat tidak memiliki cukup personel maupun sumber daya untuk membendung eskalasi kerusuhan.

“Sumber daya yang tersedia di ibu kota jelas tidak mencukupi,” keluh El Aaraje kepada Franceinfo. 

Ia menambahkan bahwa banyak warga Paris yang panik dan menghubungi pemerintah kota karena tidak melihat kehadiran polisi di tengah insiden yang tak terkendali. 

Keluhan serupa juga datang dari para wali kota di wilayah lain, seperti Marseille, Lyon, dan Limoges.

Kondisi lapangan yang memanas membuat bentrokan antara massa dan polisi tak terelakkan. 

Para perusuh, yang mayoritas diisi oleh kelompok pemuda radikal, tampak membakar mobil serta halte transportasi umum. 

Pihak kepolisian terpaksa merespons dengan gas air mata, meriam air, hingga granat kejut.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, mengonfirmasi bahwa situasi ini memakan korban cukup besar. 

Sebanyak 1.800 orang telah ditangkap, sementara lebih dari 500 anggota kepolisian dan petugas pemadam kebakaran dilaporkan mengalami luka-luka.

Tercatat total ada sekitar 550.000 pengunjuk rasa yang turun ke jalan di seluruh Prancis, dengan 110.000 di antaranya terkonsentrasi di Paris. (ant/dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Borong Empat Medali di BWF WJC 2026, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI

Indonesia Borong Empat Medali di BWF WJC 2026, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI

Kabar membanggakan datang dari arena bulu tangkis dunia. Tim junior Indonesia sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang BWF World Junior Championships 2026 yang diselenggarakan di Cairo International Stadium, Mesir, pada 12–17 Oktober 2026.
Suka Fotografi dengan HP? Ini 6 Fitur Kamera iPhone 18 Pro yang Patut Dicoba

Suka Fotografi dengan HP? Ini 6 Fitur Kamera iPhone 18 Pro yang Patut Dicoba

Kenali 6 fitur kamera iPhone 18 Pro yang menarik untuk dieksplorasi, mulai dari aperture variabel, pelacakan fokus cerdas, hingga efek sinematik untuk menghasilkan foto dan video lebih berkesan.
Kronologi Anak Berkebutuhan Khusus Tewas Diduga Dibully di Surabaya, Ayah Korban Menangis: Anak Saya Salah Apa?

Kronologi Anak Berkebutuhan Khusus Tewas Diduga Dibully di Surabaya, Ayah Korban Menangis: Anak Saya Salah Apa?

Kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), anak berkebutuhan khusus penyandang Down syndrome dan cerebral palsy di Surabaya, menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Bidik Pasar ASEAN hingga Dubai, Perusahaan Ini Manfaatkan TEI 2026

Bidik Pasar ASEAN hingga Dubai, Perusahaan Ini Manfaatkan TEI 2026

Berbekal sekitar 5.000 karyawan, perusahaan outsourcing Indonesia mulai menjajaki peluang ekspansi ke ASEAN hingga Dubai melalui ajang TEI 2026 di Tangerang.
Kondisi Mobil Terduga Pelaku usai Tabrakan Maut di Mampang Prapatan yang Menewaskan Remaja 15 Tahun

Kondisi Mobil Terduga Pelaku usai Tabrakan Maut di Mampang Prapatan yang Menewaskan Remaja 15 Tahun

Kondisi fisik dari mobil Pajero berwarna hitam milik terduga pelaku penabrakan di Mampang Prapatan tampak mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan.
Bursa Transfer AC Milan: Incar Bek Monster Korea Selatan Rp600 Miliar, Rossoneri Siap Bersaing dengan Arsenal dan Aston Villa

Bursa Transfer AC Milan: Incar Bek Monster Korea Selatan Rp600 Miliar, Rossoneri Siap Bersaing dengan Arsenal dan Aston Villa

AC Milan mulai menyiapkan alternatif untuk memperkuat lini belakang pada bursa transfer Januari mendatang. Bek Bayern Munchen, Kim Min-jae, jadi incaran serius.

Trending

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang remaja berusia 15 tahun. Peristiwa itu melibatkan sebuah mobil yang diduga dikendarai oleh seorang anak pensiunan TNI.
Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Viral di media sosial, oknum dosen Universitas Tomakaka diduga lakukan plagiarisme jurnal, pemilik karya Asli tuntut permintaan maaf.
Survei Terbaru PPI Tunjukkan 65,4 Persen Responden Puas dengan Pemerintah Prabowo

Survei Terbaru PPI Tunjukkan 65,4 Persen Responden Puas dengan Pemerintah Prabowo

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan pihaknya menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95%, dan margin of error kurang lebih 2,83%.
Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

Menperin mengapresiasi JIIPE di Gresik yang menyerap 70 persen tenaga kerja lokal. Simak perkembangan investasi, hilirisasi, dan infrastruktur kawasan industri
Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, dan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, berbicara setelah kekalahan ketiga di Brasil.
Kronologi Remaja 15 Tahun di Mampang Tewas Diduga Ditabrak Anak Pensiunan TNI, Keluarga Korban Enggan Damai

Kronologi Remaja 15 Tahun di Mampang Tewas Diduga Ditabrak Anak Pensiunan TNI, Keluarga Korban Enggan Damai

Tabrakan maut yang diduga melibatkan anak purnawirawan TNI tersebut terjadi di Mampangm Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026), tepatnya sekitar pukul 00.30 WIB.
Selengkapnya

Viral