News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebrakan Rusia dan Ukraina: Lakukan Langkah Tak Terduga setelah Aplikasi Peringatan Darurat Kena Serangan Siber

Rusia dan Ukraina sama-sama melaporkan adanya serangan siber menyasar aplikasi seluler peringatan darurat milik masing-masing negara pada Senin (2/11/2026).
Selasa, 3 November 2026 - 06:23 WIB
Ilustrasi - Seorang peretas melakukan serangan siber
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Rusia dan Ukraina sama-sama melaporkan adanya serangan siber yang menyasar aplikasi seluler peringatan darurat milik masing-masing negara pada Senin (2/11/2026) pagi waktu setempat.

Kejadian ini menambah ketegangan hubungan kedua negara, terlebih setelah periode gencatan senjata terpanjang dalam konflik Rusia-Ukraina resmi berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aplikasi Peringatan Darurat Rusia-Ukraina Jadi Sasaran Peretas

Dilansir dari Anadolu, Selasa (3/11/2026), Kementerian Penanggulangan Darurat Rusia mengungkapkan bahwa aplikasi peringatan darurat mereka mengalami "serangan siber berskala besar".

Pelaku diduga memanfaatkan sistem tersebut untuk menyebarluaskan pemberitahuan palsu mengenai ancaman serangan drone dan berbagai potensi bahaya lainnya kepada masyarakat.

Sebelum laporan Rusia muncul, Ukraina juga mengumumkan adanya dugaan pembobolan terhadap sistem peringatan serangan udara.

Dikutip dari The Nation, peristiwa itu diketahui setelah aplikasi Air Alert menampilkan pemberitahuan keliru berupa pesan berbahasa Rusia mengenai ancaman radiasi yang sebenarnya tidak berdasar.

Padahal aplikasi tersebut menjadi salah satu sarana penting bagi masyarakat Ukraina untuk menerima informasi mengenai potensi serangan udara yang disebut berupa rudal Oreshnik maupun ancaman keamanan lainnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Pusat Komunikasi Strategis Ukraina mengingatkan warganya supaya lebih berhati-hati dalam menerima informasi. Masyarakat diminta tidak membuka tautan mencurigakan dari pihak yang tidak dikenal serta menghindari penyebaran kabar yang belum dipastikan kebenarannya.

Serangan Siber Terjadi Usai Gencatan Senjata Berakhir

Insiden peretasan ini berlangsung di tengah situasi konflik yang kembali memanas setelah gencatan senjata di wilayah Kherson, Ukraina bagian timur, berakhir pada Minggu (1/11/2026). Kesepakatan yang dimulai pada 27 Oktober tersebut menjadi periode penghentian pertempuran terpanjang antara kedua pihak.

Namun, Rusia sebelumnya menolak usulan Ukraina untuk memperpanjang masa gencatan senjata tersebut. Komisaris Parlemen Ukraina untuk Hak Asasi Manusia, Dmytro Lubinets mengatakan, "Gencatan senjata yang berlaku dari 27 Oktober hingga 1 November telah berakhir."

Ia menilai kesepakatan sementara itu merupakan bagian penting dari upaya kemanusiaan yang melibatkan Rusia dan Ukraina.

Sementara itu, Rusia belum secara terbuka menunjuk pihak tertentu sebagai pelaku serangan siber. Sebaliknya, Pusat Komunikasi Strategis Ukraina (SPRAVDI) menuding Moskow berada di balik peretasan aplikasi peringatan darurat milik negaranya.

Adapun sistem peringatan publik Rusia masih beroperasi normal. Jika mengacu secara keseluruhan, kementerian memastikan tidak terdampak serangan siber tersebut.

Masyarakat Rusia masih bisa memperoleh informasi darurat lewat sejumlah saluran, mulai dari sirene, pengeras suara, pesan singkat (SMS) hingga siaran televisi serta radio.

Akibat kasus serangan siber tersebut, para ahli telekomunikasi terus memulihkan operasional aplikasi agar terus beroperasi secara normal meskipun situasinya saat ini masih terkendali.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.
Herri Pras Ungkap Satu Syarat Jika Tantangan Ingin Diterima: Buktikan Kalau Saya Salah!

Herri Pras Ungkap Satu Syarat Jika Tantangan Ingin Diterima: Buktikan Kalau Saya Salah!

YouTuber Herri Pras mengungkap satu syarat yang harus dipenuhi jika tantangan orang-orang yang menantangnya ingin diterima.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Selengkapnya

Viral